(2) Nurhasanah Pardede
(3) Sukatno Sukatno
*corresponding author
SariPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam perilaku orang tua terhadap penerimaan diri anak berkebutuhan khusus, khususnya anak tunarungu, di Kota Sibolga. Fokus utama penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana orang tua merespons, menyesuaikan diri, serta memberikan dukungan terhadap anak yang memiliki keterbatasan pendengaran. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, di mana peneliti berperan langsung dalam mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas dua orang tua dan satu anggota keluarga dari anak tunarungu yang berdomisili di Kelurahan Pulo Rembang, Kota Sibolga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap awal, sebagian besar orang tua mengalami kesulitan dalam menerima kenyataan bahwa anak mereka memiliki keterbatasan pendengaran. Reaksi emosional seperti penolakan, kesedihan, rasa bersalah, bahkan perasaan malu sering muncul akibat tekanan sosial dan kurangnya informasi mengenai kondisi anak tunarungu. Namun, seiring berjalannya waktu, dukungan dari pasangan, keluarga besar, serta lingkungan sosial menjadi faktor penting yang membantu proses penerimaan tersebut. Orang tua yang mampu beradaptasi dan menerima kondisi anak secara tulus menunjukkan perubahan perilaku positif, seperti meningkatnya perhatian emosional, kesabaran dalam pengasuhan, serta keterlibatan aktif dalam kegiatan belajar dan terapi anak. Kata KunciPerilaku Orang Tua; Penerimaan Diri; Anak Berkebutuhan Khusus; Tunarungu; Sibolga
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/ristekdik.2026.v11i2.126-135 |
Article metrics10.31604/ristekdik.2026.v11i2.126-135 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
Referensi
Andayani, I. D. A. Y. (2019). KEWAJIBAN HUKUM ORANG TUA DALAM MENCEGAH PERKAWINAN ANAK DIBAWAH UMUR. Jurnal Yustitia, 13(1), 35-44.
Arsini, Y., Zahra, M., & Rambe, R. (2023). Pentingnya peran orang tua terhadap perkembangan psikologis anak. MUDABBIR Journal Research and Education Studies, 3(2), 36-49.
Aziz, M. (2016). Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Bandung: Refika Aditama.
Bandura, A. (1977). Social Learning Theory.
Baumrind, D. (1967). Child care practices anteceding three patterns of preschool behavior. Genetic Psychology Monographs, 75, 43–88.
Cahya, E. (2013). Pendidikan Inklusif dan Anak Berkebutuhan Khusus. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Hening Hangesty Anurraga, Peran Orang Tua Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik Usia 6-12 Tahun Jurnal Pendidikan Luar Sekolah (2018)
Hurlock, E. B. (2002). Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta: Erlangga.
Khasanah, A. F. (2024). Hubungan Self Disclosure dengan Komunikasi Interpersonal pada Mahasiswa Tunarungu di Universitas Sebelas Maret.
Kurniawati, D. (2024). Penerimaan dan Resiliansi Ibu dengan Anak Tuna Rungu. Psikodinamika: Jurnal Literasi Psikologi, 4(1).
Makausi, A. R., Tiwa, T. M., & Kumaat, T. D. (2021). PENERIMAAN DIRI ORANGTUA DARI ANAK TUNARUNGU WICARA DI KOTA MANADO. PSIKOPEDIA, 2(2).
Makausi, A. R., Tiwa, T. M., & Kumaat, T. D. (2021). PENERIMAAN DIRI ORANGTUA DARI ANAK TUNARUNGU WICARA DI KOTA MANADO. PSIKOPEDIA, 2(2).
Marschark, M., & Hauser, P. (2012). Understanding Deaf Education: Towards Better Practice
Marschark, M., et al. (2010). Deaf Children and Family Interactions
Moleong, L. J. (2016). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi).
Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Moleong, L. J. (2016). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi).
Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Novrinda, Peran Orang Tua Dalam Pendidikan Anak Usia Dini Ditinjau Dari Latar Belakang Pendidikan Jurnal Potensia PG PAUD, No.1 (Juni 2015)
Oktabella, N. A., PURNAMASARI, M. I., & SETYOWATI, E. (2024). ANALISIS KEMAMPUAN INTERAKSI SOSIAL DAN PROSES PEMBELAJARAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SD NEGERI 2 PENGGUNG (Doctoral dissertation, STKIP PGRI PACITAN).
Pardede, N., & Asmaryadi, A. (2018). Perilaku Waria (Studi Kasus Remaja) di Mandailing Natal.
Analitika: Jurnal Magister Psikologi UMA, 10(2), 80-86
Rahmawati, D., & Handayani, N. D. (2020). Studi tentang penerimaan orang tua terhadap anak tunarungu di daerah pedesaan. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling, 6(2), 110–118.
Rambe, W. A., Sukatno, S., & Saputri, N. M. I. (2024). HUBUNGAN ADIKSI GAME ONLINE DENGAN PENYESUAIAN DIRI PADA REMAJA DI KELURAHAN SIMATORKIS SISOMA. Ristekdik: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 9(2), 318-325.
Ridha, N. (2017). Proses penelitian, masalah, variabel dan paradigma penelitian. Hikmah, 14(1), 62-70.
Rogers, C. R. (1961). On becoming a person: A therapist's view of psychotherapy. Boston: Houghton Mifflin.
Rumbewas, Peran Orang Tua Dalam Meingkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik di SD Negeri Sarimbi (Maret 2016)
Rusmani, Ilmu Pendidikan (Palembang: Grafika Talindo Press 2011). 98
Saputri, N. M. I. (2009). Sosialisasi Anak Tunarungu (Doctoral dissertation).
Sari, R. N., & Wibowo, A. (2021). Peran dukungan sosial dalam proses penerimaan orang tua terhadap anak berkebutuhan khusus. Jurnal Bimbingan Konseling, 10(1), 45–52.
Semiawan, C. R. (2010). Metode penelitian kualitatif. Grasindo.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Susanto, D., & Jailani, M. S. (2023). Teknik pemeriksaan keabsahan data dalam penelitian ilmiah. QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora, 1(1), 53-61.
Susanto, D., & Jailani, M. S. (2023). Teknik pemeriksaan keabsahan data dalam 61.penelitian ilmiah. QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora, 1(1), 53-
Widiana, D., & Ambarwati, K. D. (2018). Pola Asuh Orangtua yang Memiliki Anak Berkebutuhan Khusus (Tunarungu) di Boyolali. Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 11-18.
Widiana, D., & Ambarwati, K. D. (2018). Pola Asuh Orangtua yang Memiliki Anak Berkebutuhan Khusus (Tunarungu) di Boyolali. Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 11-18.
Wulandari, H., & Nurhaliza, I. (2023). Mengembangkan Potensi Guru Yang Profesional Dalam Proses Belajar Mengajar. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 9(2), 2487–2509.
Yuliani, W. (2018). Metode penelitian deskriptif kualitatif dalam perspektif bimbingan dan konseling. QUANTA: Jurnal Kajian Bimbingan Dan Konseling Dalam Pendidikan, 2(2), 83–91.
Yunita, K. S., & Afrinaldi, A. (2022). Peran Orang Tua Mendidik Anak Usia Dini di Jorong Sungai Kalang 2 Tiumang Dharmasraya. Jurnal Bimbingan Konseling Dan Psikologi, 2(1), 62–72.
Yurik Jahja Psikologi Perkembangan (Jkarta: Kencana Prenada Media Grup 2011). 358
Zaim, M. (2014). Metode penelitian bahasa: Pendekatan struktural.
Intelektual. 1(1), 1-9.
Siti Wardah Annisa1 , Ananda Ade Salsabila2 , Aulia Meylindah Mahmud3. (2024). Perkembangan Emosional Remaja Broken Home. Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora. 4(1), 709-726.
Susanto, D., & Jailani, M. S. (2023). Teknik pemeriksaan keabsahan data dalam penelitian ilmiah. QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora, 1(1), 53-61.
Sri Rahma Dewi1, Fadhilla Yusri2. (2023). Kecerdasan Emosi Pada Remaja. Jurnal Pendidikan. 2(1), 65-71.
Tasya Alifia Izzani, Selva Octaria,Linda. (2024). Perkembangan Masa Remaja. : Jurnal Ilmu Sosial, Pendidikan Dan Humaniora. 3(2), 259-273.
Zaim, M. (2014). Metode penelitian bahasa: Pendekatan struktural.
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
##submission.copyrightStatement##
RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING
ISSN 2541-206X (online) | ISSN: 2527-4244 (print)
Email: ristekdik@um-tapsel.ac.id







Download