(2) Malikul Sholeh As-salim
(3) Nurhaini Nurhaini
(4) * Nisa Tsaniaturrahmah
(5) Nazaruddin Nazaruddin
(6) Nur Fadhilah Dalimunte
(7) Ramadan Lubis
*corresponding author
SariArtikel ini bertujuan untuk menganalisis dimensi psikologis yang muncul dalam pelaksanaan ibadah puasa dan haji. Pendekatan penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan studi kasus terhadap seorang dosen UIN Sumatera Utara yang rutin berpuasa sunnah dan telah menunaikan ibadah haji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibadah puasa daud berperan dalam pembentukan disiplin, pengendalian diri, peningkatan kesadaran spiritual, serta penguatan empati sosial. Sedangkan ibadah haji memberikan pengalaman spiritual transformasional, penguatan makna psikologis melalui setiap rangkaian ritual, serta meningkatkan empati dan toleransi sosial. Kedua ibadah tersebut juga berperan signifikan dalam pembinaan kesehatan mental, mengurangi rasa cemas, membangun ketenangan batin, serta menumbuhkan pemahaman dan kesadaran spiritual yang lebih mendalam. Penelitian ini menegaskan bahwa ibadah bukan hanya dimensi ritual, tetapi juga sarana pendidikan psikologis yang penting bagi perkembangan karakter dan kesehatan jiwa individu.
Kata KunciPsikologi; Puasa; Haji
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/ristekdik.2025.v10i12.1330-1338 |
Article metrics10.31604/ristekdik.2025.v10i12.1330-1338 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
Referensi
Aqila,I, 2021, Puasa Yang Menajubkan (Studi Fenomenologis Pengalaman Individu yang Menjalankan Puasa Daud). Jurnal EMPATI, 9(2), 163–189.
Fahmi Nidlom, 2012, Mujizat Puasa Wajib dan Sunnah. Surabaya: DELTA PRIMA PRESS.
IAIN Kediri, 2023, Bab II: Pengertian Haji. Tesis landasan teori Haji.
Ikhda Izzatul Aqiilah, 2020, Puasa Yang Menakjubkan (Studi Fenomologis Pengalaman Individu Menjalankan Puasa Daud), Vol 9, No 2. Hlm 96-99.
Jalaluddin, 2016, Psikologi Agama dan IbaaAqila,I, 2021, Puasa Yang Menajubkan (Studi Fenomenologis Pengalaman Individu yang Menjalankan Puasa Daud). Jurnal EMPATI, 9(2), 163–189.
Fahmi Nidlom, 2012, Mujizat Puasa Wajib dan Sunnah. Surabaya: DELTA PRIMA PRESS.
IAIN Kediri, 2023, Bab II: Pengertian Haji. Tesis landasan teori Haji.
Ikhda Izzatul Aqiilah, 2020, Puasa Yang Menakjubkan (Studi Fenomologis Pengalaman Individu Menjalankan Puasa Daud), Vol 9, No 2. Hlm 96-99.
Jalaluddin, 2016, Psikologi Agama dan Ibadah kehidupan Muslim. Jakarta: Rajawali Pers.
Lubis Ramadan, 2019, Psikologi Agama. Medan: Perdana Mulya Sarana.
Maryani, 2021, Esensi Ibadah dan Pengamalannya Perspektif Hukum Islam, Vol 7, No 1, hlm 2.
Nasrullah M, A, 2015, Filsafat Puasa dan Haji: Tinjauan Sosial dan Spiritual. Bandung Remaja Rosdakarya. hlm 50-60.
Qardhawi, 2002, Fiqh Ibadah Terj. Abdul Hayyie al-Kattani, dkk. Jakarta: Pustaka Al-Kautsar, hlm. 235–238.
Rusly Ahmad, 2012, Ilmu Kesehatan Mental. Medan: Larispa Indonesia.
Sitorus Masganti, 2014, Psikologi Agama. Medan: Perdana Publishing.
Yusuf, 2007, Fiqh Haji dan Umrah (Terj. Samson Rahman). Jakarta: Pustaka Al-Kautsar, hlm. 45–52.
dah kehidupan Muslim. Jakarta: Rajawali Pers.
Lubis Ramadan, 2019, Psikologi Agama. Medan: Perdana Mulya Sarana.
Maryani, 2021, Esensi Ibadah dan Pengamalannya Perspektif Hukum Islam, Vol 7, No 1, hlm 2.
Nasrullah M, A, 2015, Filsafat Puasa dan Haji: Tinjauan Sosial dan Spiritual. Bandung Remaja Rosdakarya. hlm 50-60.
Qardhawi, 2002, Fiqh Ibadah Terj. Abdul Hayyie al-Kattani, dkk. Jakarta: Pustaka Al-Kautsar, hlm. 235–238.
Rusly Ahmad, 2012, Ilmu Kesehatan Mental. Medan: Larispa Indonesia.
Sitorus Masganti, 2014, Psikologi Agama. Medan: Perdana Publishing.
Yusuf, 2007, Fiqh Haji dan Umrah (Terj. Samson Rahman). Jakarta: Pustaka Al-Kautsar, hlm. 45–52.
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
##submission.copyrightStatement##







Download