(2) Gracianus Edwin Tue P. Lejap
*corresponding author
SariPenelitian ini bertujuan mengungkap bagaimana konselor sekolah menjalankan perannya dalam menangani perilaku pacaran tidak sehat di era digital pada siswa tingkat Sekolah Menengah Pertama. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus di SMP Negeri 16 Kupang, data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan penelaahan dokumen. Analisis dilakukan dengan model Miles & Huberman yang mencakup proses reduksi data, penyajian informasi, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa bentuk perilaku pacaran tidak sehat yang paling sering muncul adalah kontrol berlebihan melalui media sosial, tuntutan berbagi kata sandi, pemantauan aktivitas digital, konflik yang terjadi di ruang daring, dan tekanan emosional. Dampak dari perilaku tersebut tampak pada ketidakstabilan emosi siswa, kecenderungan menarik diri dari pergaulan, serta menurunnya kehadiran dan motivasi belajar. Temuan lain menunjukkan bahwa pemahaman siswa mengenai hubungan yang sehat masih sangat terbatas. Dalam situasi ini, konselor sekolah memiliki peran kunci melalui program preventif berupa edukasi dan bimbingan klasikal, serta intervensi kuratif seperti asesmen, konseling individu dan kelompok, kunjungan rumah, hingga mediasi restoratif. Penelitian menyimpulkan bahwa intervensi konselor yang terencana dan berkesinambungan mampu meningkatkan pemahaman siswa tentang relasi yang sehat sekaligus menekan dampak negatif pacaran tidak sehat terhadap fungsi sosial dan prestasi akademik mereka
Kata KunciKonselor sekolah, Pacaran tidak sehat, Siswa, Era Digital
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/ristekdik.2025.v10i12.1264-1271 |
Article metrics10.31604/ristekdik.2025.v10i12.1264-1271 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
Referensi
Adiningsih, H. B., Dannisworo, C. A., & Christia, M. (2020). Dating violence perpetration: Masculine ideology and masculine gender role stress as predictors. Humanitas Indonesian Psychological Journal, 17(1), 12–22.
https://doi.org/10.26555/humanitas.v17i1.13553
Alt-Hessenbruch, M. (2022). Data Presentation in Qualitative Research: The Outcomes of the Pattern of Ideas with the Raw Data. International Journal of Qualitative Research. https://doi.org/10.47540/ijqr.v1i3.448
Chugh, R., & Guggisberg, M. (2020). Stalking and Other Forms of Dating Violence : Lessons Learned from You in Relation to Cyber Safety. Journal of Interpersonal Violence, 1–25.
https://doi.org/10.1177/0886260520966674
Daeli, J. S., & Santosa, M. (2024). Studi
Literatur: Toxic Relationship Perilaku Berpacaran Pada Mahasiswa. INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research Volume, 4(2), 5692–5701. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i2.8725
Inayah, A. F., Safitri, D., & Sujarwo. (2023). The Influence of Adolescent Courtship Behavior on Social Sciences Learning Achievement in Jakarta ’ s Junior High School. Journal on Education, 06(01), 6712–6722. https://doi.org/10.31004/joe.v6i1.3899
Izzani, T. A., Octaria, S., Studi, P., Konseling, B., Tarbiyah, F., & Ilmu, D. (2024). Perkembangan Masa Remaja. 3(2), 259–273.
https://doi.org/10.56910/jispendiora.v3i2.1578
Lestari, N. P. R. A., Sendratari, L. P., & Yasa, I. W. P. (2024). Gaya Pacaran Tidak Sehat (Toxic Relationship) Pada Remaja dan Potensinya Sebagai Sumber Belajar Sosiologi di SMA (Studi Kasus di Desa Selabih, Tabanan, Bali). Jurnal Pendidikan Sosiologi, 6(3), 219–235. https://doi.org/10.23887/jpsu.v6i3.97536
Lagerlöf, H., & Øverlien, C. (2022). School as a Context for Youth Intimate Partner Violence : Young Voices on Educational Sabotage. Nordic Journal of Social Research, 13(2), 1–15. https://doi.org/10.18261/njsr.13.2.2
Liu, J. (2018, August 1). An Empirical Study on the Competency Model of College Counselors. International Conference on Virtual Reality. https://doi.org/10.1109/ICVRIS.2018.00093
Ningrum, L. D. K. (2023). Social and Psychological Determinants of Emotion Regulation in Adolescents. Sinergi International Journal of Psychology, 1(3), 163–175.https://doi.org/10.61194/psychology.v1i3.629
Reed, L. A., Tolman, R. M., & Ward, L. M. (2016). Snooping and Sexting : Digital Media as a Context for Dating Aggression and Abuse Among College Students.Sagepub.Com/JournalsPermissions.Nav,1–21.https://doi.org/10.1177/1077801216630143
Saskia, N. N., Idris, F. P., & Sumiaty. (2023). Perilaku Toxic Relationship Terhadap Kesehatan Remaja Di Kota Makassar. Window of Public Health Journal, 4(3), 525–538.
https://doi.org/10.33096/woph.v4i3.829
Salzabillah, A. A. R. S., & Wicaksono, A. S.
(2025). Unhealthy Relationships and Their Impact: Toxic Relationships as a Trigger for Academic Procrastination Hubungan Tidak Sehat Dan Dampaknya : Toxic Relationship Sebagai Pemicu Prokrastinasi Akademik. Jurnal Imiah Psikologi, 13(2), 312–320,
http://dx.doi.org/10.30872/psikoborneo.v13i2%0Ap-ISSN
Setiawan, N. A., & Milati, A. Z. (2022).
Hubungan Antara Harapan dengan Quarter Life Crisis Pada Mahasiswa Yang Mengalami Toxic Relationship. Anfusina: Journal of Psychology, 5(1), 13–24.
https://doi.org/10.24042/ajp.v5i1.13985
Smith, P. R. (2018). Collecting Sufficient
Evidence When Conducting a Case Study. The Qualitative Report. https://doi.org/10.46743/2160-3715/2018.3188
Wahyuni, D. S., Komariah, S., & Sartika, R. (2020). Analisis Faktor Penyebab Kekerasan dalam Hubungan Pacaran pada Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia. Sosietas Jurnal Pendidikan Sosiologi Journal, 10(2), 923–928.
https://doi.org/10.17509/sosietas.v10i2.30115
Wohlin, C., & Rainer, A. (2022). Is it a case study? - A critical analysis and guidance. Journal of Systems and Software. https://doi.org/10.1016/j.jss.2022.111395
Wong, J. S., Bouchard, J., & Lee, C. (2023). The Effectiveness of College Dating Violence Prevention Programs : A Meta-Analysis. Sage Journals Home, 24(2), 684–701.
https://doi.org/10.1177/15248380211036058
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
##submission.copyrightStatement##







Download