(2) Malim Soleh Rambe
(3) Harun Arrasyid
*corresponding author
Sari: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi siswa terhadap peran ayah dengan regulasi emosi pada siswa SMA Negeri 1 Sibabangun. Persepsi terhadap peran ayah adalah pandangan individu terhadap bagaimana seorang ayah melaksanakan perannya dalam memberikan perhatian, perlindungan, dukungan emosional, dan pembimbingan kepada anak. Sementara itu, regulasi emosi adalah kemampuan individu dalam mengelola, mengekspresikan, dan mengontrol emosi secara adaptif sesuai dengan tuntutan lingkungan dan situasi sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 1 Sibabangun tahun ajaran 2024/2025, dengan jumlah sampel sebanyak 67 siswa yang diperoleh menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah angket tertutup dengan skala Likert, terdiri dari 30 item untuk variabel persepsi terhadap peran ayah dan 30 item untuk variabel regulasi emosi, yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas.Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara persepsi terhadap peran ayah dengan regulasi emosi. Hal ini ditunjukkan oleh nilai korelasi r = 0,557 yang tergolong dalam kategori hubungan sedang dan nilai signifikansi p = 0,000 (p < 0,05). Artinya, semakin positif persepsi siswa terhadap peran ayah, maka semakin baik pula kemampuan regulasi emosinya. Dengan demikian, kehadiran dan keterlibatan ayah dalam kehidupan anak terbukti berperan penting dalam perkembangan emosional remaja, khususnya dalam mengelola dan mengekspresikan emosi secara sehat. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya peningkatan kesadaran orang tua, khususnya ayah, dalam menjalankan peran secara aktif dan positif demi mendukung perkembangan emosi anak. Selain itu, hasil ini juga menjadi masukan bagi guru Bimbingan dan Konseling untuk memberikan layanan konseling yang menekankan pada peran keluarga dalam pengembangan regulasi emosi siswa Kata KunciPersepsi Terhadap Peran Ayah; Regulasi Emosi; Remaja; Hubungan Korelasional
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/ristekdik.2025.v10i10.1147-1153 |
Article metrics10.31604/ristekdik.2025.v10i10.1147-1153 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
Referensi
Abdullah, S. M. (n.d.). Keterlibatan Ayah Dalam Pengasuhan Anak (Paternal Involvement) : Sebuah Tinjauan Teoritis. Sri Muliati Abdullah.
Andayani, dkk. 2012. Psikologi Keluarga: Peran Ayah Menuju Coparenting. Sidoarjo : Laros.
Arrasyd, H., Asmaryadi, A., & Amri, K. (2019). Hubungan Pengetahuan, Sikap, dengan Partisipasi Pasangan Usia Subur dalam Program KB di Desa Huta Padang Sayur Maincat Kecamatan Kotanopan Kabupaten Mandailing Natal Serta Implikasinya dalam Bimbingan Dan Konseling. Ristekdik: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 4(1), 62-67.
Aryanti, Y. (2017). Peran Ayah Dalam Pengasuhan Anak Usia Dini . Jurnal Pendidikan Dompet Dhuafa, 21.
Asrori, M, dkk. 2008. Psikologi Remaja. Perkembangan Peserta Didik. Jakarta: Bumi Aksara.
Deci Nansi, Fajar Tri Utami. (2016). Hubungan Antara Regulasi Emosi dengan Perilaku Disiplin Santri Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Qodarullah Langkan. Jurnal Psikologi Islami, 16-28 .
Dewi Siti Aisyah, N. R. (2019). Peran Ayah (Fathering) Dalam Perkembangan Sosial. Jurnal Wahana Karay Ilmiah_Pascasarjana (S2) PAI Unsika, 294.
Gross, J.J. & Thompson, R.A. 2007. Emotion Regulation. Conceptual Foundations. Handbook of Emotion Regulation, edited by James J. Gross. New York, Guilford Publications
Hadley, W., Houck, C., Brown, L. K., Spitalnick, J. S., Ferrer, M., & Barker, D. (2019). Moving Beyond Role-Play: Evaluating the Use of Virtual Reality to Teach Emotion Regulation for the Prevention of Adolescent Risk Behavior Within a Randomized Pilot Trial. Journal of Pediatric Psychology.
Hamid, Darmadi. 2014. Metodologi Penelitian Pendidikan dan Sosial. Bandung: Alfabeta
Hurlock, E.B. 2002. Psikologi Perkembangan Suatu Pendekatan Rentang Kehidupan. Edisi Kelima. Jakarta: Erlangga.
Quraisy, A. (2020). Normalitas data menggunakan uji kolmogorov-smirnov dan saphiro-wilk: studi kasus penghasilan orang tua mahasiswa prodi pendidikan matematika unismuh makassar. Jurnal J-HEST Pendidikan Kesehatan Iptek Ekonomi , 3 (1), 7-11.
Rambe, M. S., Amri, K., Harahap, E. M., & Ansari, R. (2024). Information Services with a Muhasabah Approach to Increasing the Career Maturity of Adolescent. Bulletin of Science Education, 4(2), 75-86.
Reivich, K. & Shatte, A. 2002. The Resilience Factor. New York : Broadway Books
Ressefendi. (2010). Metode penelitian. NASPA Journal, 26-36.
Rubiani, A., & Sembiring, S. M. (2018). Perbedaan regulasi emosi pada remaja ditinjau dari faktor usia di sekolah yayasan pendidikan islam swasta Amir Hamzah Medan. Jurnal Diversita, 4(2), 99–108.
Sugiyono (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung : Alphabet
Sugiyono, M. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
##submission.copyrightStatement##







Download