(2) Anas Munandar Matondang
(3) Nurhasanah Pardede
(4) Safran Efendi Pasaribu
(5) Muhammad Darwis
*corresponding author
SariRational emotive behavior theraphy yaitu mencari solusi untuk fokus pada aspek berpikir, penilaian, keputusan arah dari pada berurusan dengan perasaan. Tujuan utama konseling individual menggunakan rebt adalah untuk menolong klien memahami hidup mereka dapat produktif dan logis. Teknik rational emotive behavior theraphy dalam menangani korban bullying kecemasan sosial yaitu untuk menangani pemikiran korban yang tidak logis dan dirubah menjadi logis dan rasional. Salah satu akibat dari perilaku bullying yaitu kecemasan sosial, maka dari itu korban bullying harus segera ditangani. Terapi berlangsung selama lima kali pertemuan denga waktu 45 menit setiap pertemuan. Subjek penelitian merupakan mahasiswi semester dua. Metode dalam studi ini yaitu kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi hasil konseling. Hasil penelitian ini yaitu penggunaan rational emotive behavior therapy dengan tiga teknik dapat menangani kecemasan korban bullying pada mahasiswi. Hal ini terbukti dari perubahan setelah dilaksanakannya layanan konseling mahasiswi dapat berpikir secara logis dan ingin kembali kuliah. Kata KunciKonseling, Rational emotive behavior therapy, Korban bullying
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/ristekdik.2025.v10i1.096-102 |
Article metrics10.31604/ristekdik.2025.v10i1.096-102 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
Referensi
Artyarini, Oktapiani E, Fatimah S. (2018). “Penerapan Teknik Role Playing dalam Mengurangi Perilaku Bullying Pada Peserta Didik Mtsâ€. Fokus. 1(2). 94-122.
Bradley T. Erford. (2016). “40 Teknik Yang Harus Diketahui Konselorâ€. Yogyakarta: Pustaka Belajar.
Febriana B. (2017). “Penurunan Kecemasan Remaja Korban Bullying Melalui Terapi Kognitifâ€. Indonesian Journal Of Nursing Practices. 1(2): 1-8.
Hardiyanti F A, Lathifah M. (2020). “Konseling Kelompok restructuring cognitive efektif untuk mereduksi kecemasan sosial siswa kelas X SMAâ€. Jurnal Bimbingan dan Konseling. 4(2): 161-168.
Juliana A, Saputri I. (2020). “Keadaan psikologis anak korban bullying di desa padang bulan muara soroâ€. Jurnal Bimbingan dan Konseling. 5(2): 234-239.
Kohar A M, Mujahid A. (2017). “Bimbingan Dan Konseling Dengan Pendekatan Rational Emotive Behavior Therapyâ€. Al-Balagh Jurnal Dakwah dan Komunikasi. 2(1): 118.
Nova Erlina, Devi Novita S. (2016). “Pengaruh Pendekatan Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) Terhadap Peningkatan Kecerdasan Emosional Pada Peserta didik Kelas
VIII SMP N 6 Bandar Lampung Tahun Ajaran 2015/2016â€. Jurnal Bimbingan dan Konseling. 03(2): 303-316.
Oktapiani N, P Putri A. (2018). “Gangguan kecemasan sosial dengan menggunakan pendekatan teknik rasional emotif terapiâ€. Vol. 1, No. 6.
Onyekuru, B. U., Ugwu C J. (2017). “Bullying as a correlate of anxiety among secondary school students in imo state: the counseling implicationâ€. American Journal Of Education Research. 5: 103-108.
Samsudi A M, Muhid A. (2020). “Efek
Bullying Terhadap Proses Belajar
RISTEKDIK (Jurnal Bimbingan dan Konseling), 10 (1), 2025, 96-102
Siswaâ€. SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme. 2(2). 122-133.
Sari K D, Wardani K L. (2018). “Analisa Kemampuan Mengontrol Marah Ditinjau Dari Penerapan REBT (Rational Emotive Behavior Therapy) Pada Kliem Skizofrenia Di UPT Bina Laras Kras Kediti†STRADA Jurnal Ilmiah Kesehatan. 7(2): 59.
Syah Erwan M. (2017). “Rational Emotive Behavior Therapy Untuk Menurunkan Kecemasan Korban Bullying Pada Siswa SMAâ€. Tajdidukasi. 7(2): 155-164.
Thahir A, Rizkiyani D. (2016). “Pengaruh konseling rational emotive behavioral therapy dalam mengurangi kecemasan peserta didik kelas VII SMP Gajah Mada Bandar Lampungâ€. Jurnal. 03(2): 197-206.
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
##submission.copyrightStatement##







Download