GAMBARAN REGULASI DIRI DALAM BELAJAR PADA PESERTA DIDIK KELAS X SMA NEGERI 6 SEMARANG

(1) * Chofifah Nur Mustaghfiroh Surat (Universitas PGRI Semarang, Indonesia)
(2) Eka Sari Setianingsih Surat (2SMA Negeri 6 Semarang, Indonesia)
*corresponding author

Sari


Regulasi belajar diri adalah kapabilitas individu untuk mengatur dan memantau diri sendiri, mulai dari pikiran, emosi, hingga tindakan, demi mencapai tujuan pembelajaran. Regulasi diri ini sangat penting untuk memastikan siswa memiliki kemandirian dalam proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat regulasi diri siswa kelas X SMA N 6 Semarang. Populasi penelitian mencakup 432 siswa, dengan 208 di antaranya menjadi sampel yang dipilih menggunakan metode simple random sampling. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif deskriptif untuk memberikan gambaran yang komprehensif tentang hasilnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat regulasi diri siswa kelas X SMA N 6 Semarang berada pada kategori rendah, dengan skor mencapai 71,63%. Oleh karena itu, penanganan terhadap masalah ini diharapkan dapat dilakukan agar siswa dapat mengatasi kesulitan mereka. Salah satu solusi yang dapat diterapkan adalah pemberian layanan bimbingan dan konseling kepada siswa.

Kata Kunci


Regulasi diri; Peserta Didik; Sekolah Menengah Atas

   

DOI

https://doi.org/10.31604/ristekdik.2024.v9i3.402-407
      

Article metrics

10.31604/ristekdik.2024.v9i3.402-407 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

Referensi


Alwisol. 2009. Psikologi kepribadian edisi

revisi. Malang: UMM Press

Kristiyani, T. (2016). Self Regulated

Learning Konsep, Implikasi, dan Tantangannya bagi Siswa di Indonesia. In Sanata Dharma University Press, Yogyakarta.

Puspitasari, R. A., Rakhmawati, D., &

Lestari, F. W. (2020). Tingkat Regulasi Diri dalam Belajar Siswa SMK. Empati-Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 7(2), 92–109. https://doi.org/10.26877/empati.v7i2.6649

Rosyidi, H. (2015). Psikologi Kepribadian

(Paradigma traits, Kognitif, Behavioristik dan Humanistik). In Jaudar Press: Vol. (Issue 9).

Sugiyono, D. (2013). Metode Penelitian

Kuantitatif, Kualitatif, dan Tindakan.

Wibowo, D. S., & Nurwindasari, R. (2019).

Hubungan Intensitas Penggunaan Instagram Terhadap Regulasi Diri Dan Fear Of Missing Out. Psikologi Sosial Di Era Revolusi Industri 4.0: Peluang & Tantangan, 323–327. http://fppsi.um.ac.id/wp-content/uploads/2019/07/Danan-Satriyo.pdf

Zimmerman, B. J. (1989). A Social

Cognitive View of Self-Regulated Academic Learning. Journal of Educational Psychology, 81(3), 329–339. https://doi.org/10.1037/0022-0663.81.3.329


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##