STRATEGI GURU DALAM MENGEMBANGKAN KEMANDIRIAN ANAK USIA DINI DIKELAS: STUDI FENOMENOLOGI DI TK/PAUD YATTOIBAH HUTA GODANG MUDA

(1) * Anisyah Putri Mail (Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, Indonesia)
(2) Khoiriah Barokah Mail (Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, Indonesia)
(3) Rini Yanti Hasanah Mail (Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, Indonesia)
(4) Adek Kholijah Siregar Mail (Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, Indonesia)
(5) Rini Agustini Mail (Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam mengembangkan kemandirian anak usia dini di TK/PAUD Yattoibah Huta Godang Muda. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menggunakan strategi pembiasaan rutinitas, pemberian tanggung jawab sederhana, metode bermain terstruktur, dukungan verbal positif, dan pemberian kesempatan untuk mencoba mandiri. Strategi ini efektif meningkatkan keberanian, kepercayaan diri, dan kemampuan mengurus diri anak. Namun, perkembangan kemandirian anak belum merata karena dipengaruhi faktor penghambat dari lingkungan keluarga, seperti kebiasaan anak dibantu berlebihan di rumah. Kesimpulan penelitian menekankan pentingnya konsistensi strategi guru serta kerja sama antara sekolah dan orang tua untuk menciptakan keselarasan pembiasaan, agar pengembangan kemandirian anak dapat optimal.


Keywords


Kemandirian Anak; Strategi Guru; Anak Usia Dini

   

DOI

https://doi.org/10.31604/ipj.v3i2.23059
      

Article metrics

10.31604/ipj.v3i2.23059 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Bredekamp, S., & Copple, C. (2005). Developmentally Appropriate Practice in Early Childhood Programs. Washington, DC: NAEYC.

Erikson, E. H. (1963). Childhood and Society. New York: W. W. Norton & Company.

Hurlock, E. B. (1998). Perkembangan Anak. Jakarta: Erlangga.

Lestari, D. (2019). Dukungan emosional guru dalam perkembangan kemandirian anak usia 4–6 tahun. Early Childhood Education Journal, 3(3), 201–209.

Manit, R., Dewi, S., & Arka, N. (2023). Pemberian tanggung jawab sederhana dalam pembentukan karakter anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 44–52.

Meilyana, F., Putra, R., & Hartati, S. (2023). Pemberian kesempatan dalam meningkatkan kemandirian anak usia dini. Jurnal Obsesi, 8(1), 311–322.

Montessori, M. (1967). The Absorbent Mind. New York: Dell Publishing.

Moleong, L. J. (2012). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Ningtyas, R. (2022). Metode bermain terstruktur dalam pembentukan kemandirian anak TK. Jurnal Pendidikan Anak, 5(1), 55–63.

Prastowo, A. (2014). Metode Penelitian Kualitatif dalam Perspektif Rancangan Penelitian. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Sari, P. (2020). Konsistensi guru dalam membentuk kemandirian anak usia dini. Jurnal Obsesi, 4(1), 123–132.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Yuliana, R. (2021). Pembiasaan dalam membangun kemandirian anak usia dini di PAUD. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 112–120.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.