ANALISIS MAKNA LEKSIKAL MARHATA SINAMOT PADA BUDAYA PERKAWINAN BATAK TOBA

(1) * Ester Romaito Malau Mail (Medan state university, Indonesia)
(2) Ridha Annisa Rangkuti Mail (Universitas Negeri Medan, Indonesia)
(3) Vanessa Amanda Mail (Universitas Negeri Medan, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Fokus penelitian ini bertujuan agar dapat mengetahui tentang analisis makna leksikal marhata sinamot pada budaya perkawinan budaya Batak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode wawancara yang mana menggunakan telaah dan dengan melakukan wawancara terbuka terhadap responden yang bersangkutan dengan tujuan mendapatkan informasi yang akurat, terpercaya dan tidak mengada-ada atau memanipulasi data yang akan di analisis. Marhata Sinamot terbagi menjadi dua yaitu , pertama Marhusip acara yang harus dilakukan yaitu marhussip dimana makna leksikal nya adalah berbisik. Kedua adalah Martumpol dimana dengan makna leksikalnya yaitu pertunangan. Kemudian Marhata Sinamot yang terdiri dari beberapa acara seperti : Marhata Jambar ,Pingan tuhor ,Pasahat Sinamot / marhata sinamot, dan Marhata Sigabe-gabe. Makna peristilahan Marhata Sinamot pada perkawinan batak toba dianalisis berdasarkan makna leksikal.


Keywords


Makna leksikal; sinamot; budaya.

   

DOI

https://doi.org/10.31604/linguistik.v7i1.175-184
      

Article metrics

10.31604/linguistik.v7i1.175-184 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Chaer, abdul, 2009. Semantik Bahasa Indonesia. Jakarta: PT. Rineka Cipta

Hadikusuma, Hilman. (2003). Hukum Waris Adat. Bandung: PT.Citra Aditya Bakti.

Parapat, L. H., & Aritonang, D. R. (2019). Nilai Budaya Lokal “Pemberian Marga†Di Desa Paringgonan Dalam Prespektif Semantik Sebagai Bahan Ajar Sastra. Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 4(2), 460-469.

Parapat, L. H., & Aritonang, D. R. (2020). Nilai Kearifan Lokal Dan Upaya Pemertahanan Budaya “Marsalap Ari†Dalam Menjalin Solidaritas Antar Sesama Di Desa Paringgonan Sebagai Bahan Ajar Pembentukan Karakter Mahasiswa. Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 5(1), 25-28.

Parapat, L. H., Lubis, K., & Huda, R. (2022). PEMBENTUKAN SIMBOL YANG DIGUNAKAN PADA UPACARA ADAT “MANGUPAâ€. JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA, 7(1), 77-80.

Parapat, L. H., Huda, R., & Aritonang, D. R. (2020). STILISTIKA DAN NILAI UPACARA ADAT PERNIKAHAN MASYARAKAT PARINGGONAN SEBAGAI BAHAN AJAR SASTRA & BUDAYA LOKAL. LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra, 5(2), 327-333.

Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Tarigan, 2008. Pengajaran Pragmatik. Bandung: Angkasa

Vergouwen. (1986). Masyarakat dan Hukum Adat Batak Toba. Jakarta : Pustaka Aset

Pardosi, 2008. Fakultas Sastra Universitas Utara, Jurnal Makna Simbolik Umpasa,Sinamot, dan Ulos pada Adat Pekawinan Batak Toba. 4 (2)101:108.

Sastrya Naibaho & Idola P. Putri. 2016. Pola Komunikasi Prosesi Marhata Sinamot pada Pernikahan Adat Batak Toba dalam Membentuk Identitas Budaya Suku Batak Toba di Bandung. Jurnal Sosioteknologi. 3(15) 346-355


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Linguistik: Jurnal Bahasa dan Sastra

issn online : 2548-9402 | issn cetak : 2541-3775
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Jl.Stn Mhd Arief No 32 Padangsidimpuan, Sumatera Utara
Email: jurnal.linguistik@um-tapsel.ac.id

RTP SLOT