ANALISIS SOSIOLOGI SASTRA PADA DONGENG "RAJA PALSU" KARYA PRIH SUHARTO

(1) * Alvira Widari Mail (Universitas Negeri Medan, Indonesia)
(2) Putri Ayu Lestari Mail (Universitas Negeri Medan, Indonesia)
(3) Zuhriah Umi Kalsum Mail (Universitas Negeri Medan, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Karya sastra sangat bermanfaat bagi kehidupan, karena karya sastra dapat memberi kesadaran kepada pembaca tentang kebenaran hidup, walaupun dituliskan dalam bentuk fiksi. Karya sastra sendiri berawal dari permasalahan sosial masyarakat sehingga saat menikmati suatu karya sastra sering dijumpai nilai-nilai sosial yang terkandung di dalamnya. Salah satu pendekatan sastra yang dapat mengkaji kehidupan masyarakat adalah sosiologi sastra. Kajian sosiologi selalu mengaitkan antara karya dengan masyarakat pendukungnya, masyarakat sumbernya, masyarakat tujuannya, dan masyarakat pengarangnya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk memecahkan masalah-masalah yang aktual. Adapun nilai moral yang ditemukan dalam dongeng raja palsu karya prih suharto yaitu keserakahan, berpikir cerdik, dan mengakui kesalahan. 

Keywords


Nilai sosiologis; dongeng; nilai moral.

   

DOI

https://doi.org/10.31604/linguistik.v7i1.110-116
      

Article metrics

10.31604/linguistik.v7i1.110-116 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Asfandiyar, Andi Yudha. 2007. Cara Pintar Mendongeng. Jakarta: Mizan

Damono, S. D. 1978. Sosiologi Sastra Sebuah Pengantar Ringkas. Jakarta:

Harahap, E. M., & Parapat, L. H. (2018). Penggunaan Model Pembelajaran Contextual Teaching And Learning Terhadap Hasil Belajar Kritik Sastra Mahasiswa Umts Padangsidimpuan. Linguistik: Jurnal Bahasa dan Sastra, 2(1), 50-59.

Depdiknas. 2001. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Griswold, Wendy. 1992. The writing on the Mud Wall: Nigerian Novels and the Imaginary Village. American Sociological Review, 57(6):709–724.

Huck, Charlote S, dkk. 1987. Children’s Literature in The Elementery School. New York: Holt, Rinechart and Wiston.

Mathew, Miles dan Michael Huberman. 1994. Analisis Data Kualitatif Buku Sumber Tentang Metode-metode Baru. Jakarta: UIP.

Nurgiyantoro, Burhan. 2000. Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press

Pradopo, Rachmat Djoko. 1993. Pengkajian Puisi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. Retrieved from.

Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Depdikbud.

Singer, A. E. 2011. A Novel Approach: The Sociology of Literature, Children’s Books, and Social Inequality. International Journal of Qualitative Methods.

Soekanto, Soerjono. 1969. Sosiologi. Jakarta: Universitas Indonesia Press

Sugiono. 2012. Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta

Parapat, L. H., & Aritonang, D. R. (2019). Nilai Budaya Lokal “Pemberian Marga†Di Desa Paringgonan Dalam Prespektif Semantik Sebagai Bahan Ajar Sastra. Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 4(2), 460-469.

Parapat, L. H., & Harahap, E. M. (2018). PENDEKATAN WACANA KRITIK KARAKTER SASTRAWAN KOTA MEDAN MELALUI KARYA SASTRA “PUISI. LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra, 3(1), 46-53.

Raharjo, Yusuf Muflikh, dkk. 2017. Kajian Sosiologi Sastra dan Pendidikan Karakter dalam Novel Nun Pada Sebuah Cermin Karya Afifah Afra Serta Relevansinnya dengan Materi Ajar di SMA. Jurnal Pendidikan Indonesia, 6(1):16-26

Ratna, dkk. 2012. Keefektifan Penerapan Teknik Bercerita Berpasangan dalam Pembelajaran Apresiasi Dongeng yang Diperdengarkan. Jurnal Reposetory UPI

Ratna, Nyoman Kutha. 2015. Teori, Metode, dan Teknik Penelitian Sastra.

Yogyakarta: Pustaka pelajar.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Linguistik: Jurnal Bahasa dan Sastra

issn online : 2548-9402 | issn cetak : 2541-3775
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Jl.Stn Mhd Arief No 32 Padangsidimpuan, Sumatera Utara
Email: jurnal.linguistik@um-tapsel.ac.id

RTP SLOT