(2) Vina Merina Br.Sianipar Sianipar
(3) Renandha Enjelika Siburian Siburian
(4) ENJELI FITRIANI HUTAPEA HUTAPEA
(5) Sasta Revalina Simamora Simamora
(6) Winda FS Pasaribu Pasaribu
*corresponding author
AbstractPenelitian ini memiliki tujuan untuk menginvestigasi struktur cerita yang diterapkan oleh A.J Greimas pada dongeng “Kancil dan Beruang”,yang diambil dari kumpulan fabel Nusantara yang berjudul Kisah Petualangan Seru Kancil dan Teman-temannya,sebuah fabel yang berasal Aceh.Teori yang diusung oleh Greimas dipakai sebagai alat untuk menganalisis skema aktan dan struktur fungsional yang membentuk jalannya cerita.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan fokus pada narasi struktural.Temuan dari penelitian ini mengungkapkan bahwa cerita tersebut terdiri dari enam aktan yang jelas: (1) Subjek: Kancil.(2) Objek: Keselamatan para penghuni hutan.(3)Pengirim:Keadaan berbahaya yang ditimbulkan oleh Beruang.(4)Penerima:Hewan-hewan yang tinggal di hutan.(5) Penolong:Kepintaran Kancil dan Buaya.(6)Penentang:Beruang.Sementara itu,mekanisme fungsional dibagi terbagi menjadi tiga fase,yaitu kondisi awal,perubahan,dan kondisi akhir.Penelitian ini membuktikan bahwa teori naratif yang diajukan oleh Greimas sangat sesuai untuk diterapkan pada sastra lisan dalam bentuk dongeng dan fabel Nusantara.
KeywordsDongeng Nusantara,Fabel,Sruktur Naratif,Skema Aktan,A.J Greimas
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/linguistik.v11i3.%25p |
Article metrics10.31604/linguistik.v11i3.%p Abstract views : 0 |
Cite |
References
Aktan, S., Struktur, D. A. N., Dalam, G., Brianna, N., Bottomwise, D. A. N., & Hirata, K. A. (2024). Muttaqqien_SKEMA+AKTAN+DAN+STRUKTUR+FUNGSIONAL+A.J.+GREIMAS+DALAM+NOVEL+BRIANNA+DAN+BOTTOMWISE+KARYA+ANDREA+HIR. 9(1), 186–198. https://doi.org/10.36709/bastra.v9i1.313
Asma, K., Sebuah, N., Semiotika, K., & Greimas, N. (2025). 1 , 2 , 3 , 4. 10(2), 362–376.
Budaya, F. I., Diponegoro, U., & Tembalang, K. U. (2018). Dongeng, Mendongeng, dan Manfaatnya. 2(1), 99–106.
Data, P., & Anggraini, D. N. (n.d.). i s a h e t u a l a n g a n e r u a n c i l d a n e m a n e m a n n y a.
Karnanta, K. Y. (2015). Perempuan Yang Mengundang Maut : Parafrase, 15(01), 17–26.
Rina Ratih, Purwati Zisca Diana, & Iis Suwartini. (2023). Skema Aktan Dan Struktur Fungsional a.J. Greimas Dalam Cerita Rakyat “Putri Bungsu Dan Ular N’Daung” Dari Bengkulu. Pena Literasi, 154–162.
Setyawan, A., Faqih, F. I., & Farihah, I. (2021). Nilai Edukasi dalam Fabel dari Kumpulan Cerita dan Dongeng Terbaik Indonesia sebagai Landasan Pengembangan Fabel Berkearifan Lokal Madura. Jurnal Ilmiah FONEMA, 4(1), 32–47. https://doi.org/10.25139/fn.v4i1.3295
Sudaryono. (2019). Metodologi penelitian:Kuantatif,Kualitatif,dan Mix (2nd ed.). https://books.google.co.id/books?id=enFzEQAAQBAJ&pg=PA633&dq=Metode+kualitatif&hl=en&newbks=1&newbks_redir=0&source=gb_mobile_search&sa=X&ved=2ahUKEwieubbI-_KTAxXvSGwGHSPKIp8Q6AF6BAgOEAM#v=onepage&q=Metode kualitatif&f=false
Sulistyo, B., Anam, S., Contessa, E., & Nilawijaya, R. (2024). Kalimat Minor Pada Dialog Novel Utara Karya Bayu Permana: Kajian Sastra. JURNAL DIDACTIQUE Bahasa Indonesia, 5(1), 22–29. https://ejournal.univ-tridinanti.ac.id/index.php/Didactique/article/view/433%0Ahttps://ejournal.univ-tridinanti.ac.id/index.php/Didactique/article/download/433/221
Syafutri, H. D., & Hidayati, F. (2016). Dalam Pembelajaran Sastra Anak Fable : an Alternative of Character Educational in the Children ’ S Literature Learning. Balai Bahasa Daerah Istimewa Yogyakarta, 123–134.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Linguistik: Jurnal Bahasa dan Sastra
issn online : 2548-9402 | issn cetak : 2541-3775
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Jl.Stn Mhd Arief No 32 Padangsidimpuan, Sumatera Utara
Email: jurnal.linguistik@um-tapsel.ac.id





