KONTRASTIF KATA PENGHUBUNG PERTENTANGAN DALAM BAHASA INDONESIA DAN BAHASA MANDARIN

(1) * Dewi Kartika Tjong Mail (STBA Persahabatan Internasional Asia, Indonesia)
(2) Sinar Anwar Mail (STBA Persahabatan Internasional Asia, Indonesia)
(3) Anthony Hualangi Mail (STBA Persahabatan Internasional Asia)
(4) Tiurmaya Agustina Mail (STBA Persahabatan Internasional Asia, Indonesia)
(5) Anita - Mail (STBA Persahabatan Internasional Asia, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Abstrak

   Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan persamaan dan perbedaan kata penghubung pertentangan dalam bahasa Indonesia dan bahasa Mandarin. Adapun metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif dan teori analisis kontrastif. Subjek dalam penelitian ini menggunakan 3 buah buku bahasa Indonesia dan 3 buah buku bahasa Mandarin. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam kata penghubung pertentangan bahasa Indonesia “tetapi” dengan bahasa Mandarin “que” terdapat 11 persamaan dan 4 perbedaan, sedangkan kata penghubung “namun” dengan “buguo”terdapat 12 persamaan dan 8 perbedaan.

 

Abstract

The purpose of this study is to describe the similarities and differences between contrastive conjunctions in Indonesian and Mandarin. The method used in this study is descriptive qualitative research and contrastive analysis theory. The subjects in this study used three Indonesian language books and three Mandarin language books. The data collection technique used was documentation. The results of this study indicate that in the Indonesian contrastive conjunction "tapi" and the Mandarin conjunction "que" there are 11 similarities and four differences, while the conjunction "tapi" and "buguo" have 12 similarities and eight differences.


Keywords


Kata Penghubung Pertentangan, Bahasa Indonesia, Bahasa Mandarin, Analisis Kontrastif; Contrastive Conjunctions, Indonesian, Mandarin, Contrastive Analysis

   

DOI

https://doi.org/10.31604/linguistik.v11i2.414-431
      

Article metrics

10.31604/linguistik.v11i2.414-431 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Achmad, H, dkk. 2012. Linguistik Umum. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Alwi,H, dkk. 2003. Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka

Basrowi & Suwandi. 2008. Memahami Penelitian Kualitatif. Jakarta: Rineka Cipta.

Chaer, A. 2003. Psikolinguistik: Kajian Teoritik. Bandung: Rineka Cipta.

. 2008. Linguistik Umum. Bandung: Rineka Cipta.

. 2008. Morfologi Bahasa Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta.

. 2015. Sintaksis Bahasa Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta.

Chandra, Y.N. 2016. Sintaksis Bahasa Mandarin. Jakarta: Mitra Wacana Media.

Dewi, A. 2015. EYD & Sastra Indonesia untuk Dunia Penulisan. Jakarta: Minion Production.

Fang, Y.Q. 2009. A Practical Chinese Grammar. Beijing: Beijing Yuyan Daxue Chubanshe.

Faty. 2014. Perbandingan Kata Keterangan Tingkatan dalam Bahasa Mandarin dan Bahasa Indonesia Skripsi. Medan: STBA PIA.

Finoza, L. 2008. Komposisi Bahasa Indonesia. Jakarta: Diksi.

Jin, L.X. 2005. Duiwai Hanyu Jiaoxue Xuci Bianxi. Beijing: Beijing Daxue Chubanshe

Keraf, G.1994. Komposisi Sebuah Pengantar Kemahiran Bahasa. Flores: Nusa Indah.

Li, D.J & Cheng, M.D. 2007. WaiguorenShiyongHanyuYufa. Beijing: Beijing Yuyan Daxue Chubanshe.

Liu, C. 2011. Biao YinguoGuanxi de GuanlianCiyuYanjiu. Jilin: Dongbei Shifan Daxue.

Lu, F.B. 2006. Duiwai Hanyu Changyong Ciyu Duibi Lishi. Beijing: Beijing Yuyan Daxue Chubanshe.

Musfiqon. 2012. Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: Prestasi Pustaka

Muslich. 2008. Tata Bentuk Bahasa Indonesia. Bandung: Remadja Karya.

Nelvi. 2014. Kesalahan Penggunaan Kata Konjungsi Sebab Akibat dalam Bahasa Mandarin PadaMahasiswa STBA-PIA Skripsi. Medan: STBA-PIA.

Pan, G.W & Tan, H.M. 2006. Duibi Yuyan Xue. Shanghai: Shanghai Jiaoyu Chubanshe.

Pranomo. 1996. Analisis Pengajaran Bahasa. Yogyakarta: Gadjah Mada.

Putrayasa, B.I. 2008. Analisis Kata dan Kalimat. Jakarta: Refika Aditama.

Ramlan, M. 2005. Sintaksis: Ilmu Bahasa Indonesia. Yogyakarta:Karyono

Riduwan. 2013. Metode dan Teknik Menyusun Tesis. Bandung: Alfabeta.

Rudianto. 2016. Perbandingan Reduplikasi Kata Sifat Dalam Bahasa Mandarin dan Bahasa Jawa Skripsi. Medan: STBA PIA.

Safriandi, A.R. 2010. Keuniversalan Bahasa dalam Hal Penggunaan Preposisi dan Posposisi. https://nahulinguistik.wordpress.com/2010/05/29/keuniversalan-bahasa-dalam-hal-penggunaan-preposisi-dan-posposisi/. Diakses pada tanggal 21 Desember 2016.

Shao, J.M. 2012. Xiandai Hanyu Tonglun Jingbia. Shanghai: Shanghai Jiaoyu Chubanshe

Steven. 2014. Penggunaan Kata “Depan (Qian)”dan “Belakang (Hou) dalam Bahasa Mandarin dan Indonesia Skripsi. Medan: STBA PIA.

Sugiyono. 2014. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sukmadinata, N.S. 2012. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Suparto. 2003. Tata Bahasa Mandarin itu Mudah. Jakarta. Penerbit: Puspa Bahasa.

Tarigan?H.G. 2009. Pengajaran Analisis Kontrastif Bahasa. Bandung: Angkasa.

Trecy. 2016. Metafora Hewan “Anjing” dalam Bahasa Mandarin dan Bahasa Inggris Skripsi. Medan: STBA PIA.

Wahyu. 2013. Bahasa Indonesia Itu Mudah. Jakarta: Rineka Cipta.

Wang, Z.L. 2002. Guanlian Ciyu De Jingluo Lianjie Gongneng. Dalian Minzu Xueyuan Xuebao.

Zhao, Y.X & Pauw, B. 2005. Intisari Tata Bahasa Mandarin. Bandung: Rekayasa Sains.

Zhao,X & Li,Y. 2012. Shangwuguan Xue Hanyu Jinyici Cidian. Beijing: Shangwu yinshu guan.

Zuhdi, Z. 2013. Konflik Batin Tokoh Utama Novel Orang- Orang Proyek Karya Ahmad Tohari dalam Tinjauan Psikologi Sastra dan Relevansinya sebagai Bahan Pembelajaran Sastra di SMA Kelas XI Semester 1Skripsi. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma. Diakses pada tanggal 21 Desember 2016.

Sugiyono. 2017. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta, CV.

Suparto. 2005. Lancar Berbahasa Mandarin. Bandung: Pustaka Internasional.

Sutopo, H.B. 2002. Metodologi Penelitian Kualitatif. Surakarta: UNS Press. Hessel Nogi.S T. 2005. Manajemen Publik. Jakarta: PT. Grasindo.

Swan, M. 2008. The Influence of the Mother Tongue on Tecond Language Vocabulary Acquisition and Use. http://www.mikeswan.co.uk/ Diakses pada tanggal 6 Maret 2020. Syamsuddin, A.R. 1986. Sanggar Bahasa Indonesia. Jakarta: Universitas Terbuka Jakarta. Diakses pada tanggal 27 Februari 2020.

Syarifudin. 2004. Analisis Kesalahan Berbahasa. Jakarta: Rineka Cipta. Diakses Pada tanggal 6 Maret 2020.

Tarigan. 1995. Metodik Khusus Pengajaran Bahasa Indonesia di SD. Bandung: Angkasa. Tarigan, H. G. 2011. Pengajaran Analisis Kesalahan Berbahasa. Bandung:

Angkasa. Diakses Pada tanggal 6 Maret 2020.

Tobing, L. I. 2015. Analisis Kesalahan Penggunaan Kata Keterangan Waktu Jiu dan Cai. Skripsi. Medan: Universitas Sumatera Utara.

Walija. 1996. Bahasa Indonesia Dalam Perbincangan. Jakarta: IKIP Muhammadiyah Jakarta Press. Diakses pada tanggal 27 Februari 2020.

Zalmansyah, A. 2014. Kesalahan Berbahasa Dalam Karangan Siswa Kelas VI SD Al-Kaustar Bandar lampung. Diligib.unila.ac.id/2240/1/COVER%20%20DALAM.pdf. Diakses pada tanggal 1 April 2020.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Linguistik: Jurnal Bahasa dan Sastra

issn online : 2548-9402 | issn cetak : 2541-3775
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Jl.Stn Mhd Arief No 32 Padangsidimpuan, Sumatera Utara
Email: jurnal.linguistik@um-tapsel.ac.id

RTP SLOT