ANALISIS PEMANFAATAN WEBSITE PEMERINTAH UNTUK PENINGKATAN KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK DI KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW TIMUR

(1) * Mohamat Rezhah Mamonto Mail (Universitas Islam Syekh-Yusuf, Indonesia)
(2) Dafyar Eliadi Hardian Mail (Universitas Islam Syekh-Yusuf, Indonesia)
(3) Teuku Fajar Shadiq Mail (Universitas Islam Syekh-Yusuf, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan website pemerintah daerah dalam mewujudkan transparansi, akuntabilitas, aksesibilitas, dan partisipasi publik di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, khususnya pada Dinas Komunikasi dan Informatika. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap informan kunci serta konten digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan website telah berjalan cukup baik dalam menyediakan informasi berkala dan regulasi, namun masih menghadapi kendala kesenjangan infrastruktur jaringan internet di pedesaan serta rendahnya literasi digital masyarakat. Dampak terhadap partisipasi publik masih bersifat tahap awal interaksi dan pelengkap sarana konvensional. Disarankan agar Pemerintah Daerah meningkatkan pemerataan akses infrastruktur digital, melaksanakan sosialisasi intensif mengenai fitur partisipasi publik, serta mengoptimalkan pelatihan kapasitas bagi sumber daya manusia pengelola konten agar informasi yang disajikan lebih inklusif dan berkelanjutan.


Keywords


aksesibilitas; akuntabilitas; e-government; keterbukaan informasi; transparansi.

   

DOI

https://doi.org/10.31604/justitia.v9i2.%25p
      

Article metrics

10.31604/justitia.v9i2.%p Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Argyris, C. (1964). Integrating the Individual and the Organization. New York: Wiley.

Arnstein, S. R. (1969). A Ladder of Citizen Participation. Journal of the American Institute of Planners, 35(4), 216–224. https://doi.org/10.1080/01944366908977225

Azhari, M. R., Mustari, N., & Syukri. (2024). Implementasi Sistem Keterbukaan Informasi Publik terhadap Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan Desa Horinara, Kecamatan Kelubagolit, Kabupaten Flores Timur. Jurnal Administrasi Publik Indonesia, 12(1), 45-56.

Davis, F. D. (1989). Perceived Usefulness, Perceived Ease of Use, and User Acceptance of Information Technology. MIS Quarterly, 13(3), 319–340. http://dx.doi.org/10.2307/249008

Denhardt, R. B., & Denhardt, J. V. (2003). The New Public Service: Serving, Not Steering. Armonk, NY: M.E. Sharpe.

Djabbari, M. H., dkk. (2024). Implementasi E-Government dalam Pelayanan Publik Berbasis Website di Desa Tondowolio, Kabupaten Kolaka. Jurnal Administrasi Modern, 8(2), 112-125.

Dwiyanto, A. (2006). Mewujudkan Good Governance Melalui Pelayanan Publik. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Indrajit, R. E. (2002). Electronic Government: Strategi Pembangunan dan Pengembangan Sistem Pelayanan Publik Berbasis Teknologi Digital. Jakarta: Elex Media Komputindo.

Kementerian PAN-RB & STIA LAN. (2025). Meningkatkan Keterbukaan Publik: Strategi Humas Pemerintahan dalam Pengelolaan Website dan Media Digital. Laporan Penelitian Institusional, Jakarta.

Layne, K., & Lee, J. (2001). Developing fully functional e-government: A four-stage model. Government Information Quarterly, 18(2), 122–136. https://doi.org/10.1016/S0740-624X(01)00066-1

Maryam, H., Sjafari, A., & Riswanda. (2022). Manajemen Pelayanan Keterbukaan Informasi Publik pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Cilegon. Jurnal Demokrasi dan Kebijakan Publik, 3(1), 45–58. https://doi.org/10.30656/jdkp.v3i2.4142

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook. Thousand Oaks: SAGE Publications.

Muninggar, R. A., & Rahardiansah, T. (2024). Pemberdayaan Hukum Pembayaran Digital melalui Penggunaan Teknologi Quick Response Code Indonesian Standar di Masyarakat. Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia, 6(3), 394-417. https://doi.org/10.14710/jphi.v6i3.394-417

Prasetyo, D. Y. (2020). Analisis penerimaan informasi pengguna website dengan menggunakan technology acceptance model (studi kasus: dpmd.inhilkab.go.id). Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Bappeda Kabupaten Indragiri Hilir, 6(3), 178-187. https://doi.org/10.47521/selodangmayang.v6i3.174

Simon, H. A. (1997). Administrative Behavior: A Study of Decision-Making Processes in Administrative Organizations (4th ed.). New York: Free Press.

Syafiie, I. K. (2003). Ilmu Administrasi Publik. Jakarta: Rineka Cipta.

Venkatesh, V., & Davis, F. D. (2000). A theoretical extension of the technology acceptance model: Four longitudinal field studies. Management Science, 46(2), 186–204. http://dx.doi.org/10.1287/mnsc.46.2.186.11926

Weber, M. (1947). The Theory of Social and Economic Organization. New York: Oxford University Press.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Jurnal Justitia : Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora