PENGARUH LANGSUNG PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PESISIR TERHADAP KEAMANAN MARITIM DI PULAU LEGUNDI, KABUPATEN PESAWARAN, PROVINSI LAMPUNG

Ridwan Ridwan

Abstract


Perompakan, illegal fishing, illegal logginh, penyelundupan, kecelakaan laut, pencurian harta karun merupakan gangguan keamanan laut dan memerlukan adanya antisipasi. Wilayah ini terletak dekat dengan Selat Sunda adalah wilayah yang rawan akan tindak kejahatan dan Pulau Legundi pulau Legundi berada di sebelah timur perairan Krakatau dan perairan teluk lampung di sebelah utara dan berbatasan dengan samudera hindia di sebelah Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Hasil kusioner dianalisis dengan menggunakan regresi linear berganda. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh langsung pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat pesisir terhadap keamanan maritim. Populasi penelitian ini adalah masyarakat Pulau Legundi dengan jumlah sampel 245 orang. Korelasi Ikatan antara variable pembangunan infrastruktur( X1) dengan Keamanan Maritim( Y). lemah. serta positif. serta besar nilai signifikansi Pembangunan. Infrastruktur( X1) sebesar 0, 385˃ 0, 05 serta t hitung- 0, 871˂ t table 1, 969, berarti H1 ditolak, tidak ada pengaruh langsung serta negatif( nilai constan- 0, 013) pembangunan infrastruktur( X1) terhadap keamanan maritim( Y). Ikatan. korelasi antara variable pemberdayaan warga pesisir( X2) dengan keamanan maritim( Y) korelasi kokoh serta positif serta besar nilai signifikansi pemberdayaan. warga pesisir( X2) sebesar 0, 00˂ 0, 05 serta t hitung 10, 395˃ t table 1, 969, berarti H1 diterima, ada pengaruh langsung serta positif( nilai constan 0, 306) pemberdayaan warga pesisir( X2) terhadap keamanan maritim( Y).


Keywords


Pembangunan Infrastruktur, Pemberdayaan Masyarakat Pesisir, Keamanan Maritim

Full Text:

PDF

References


Danial, D., Sitamala, A., & Belardo, B. “Keamanan Dan Pertahanan Di Selat Sunda, Studi ALK”I. Jurnal Idea Hukum, 2020

,969, berarti H1 diterima, terdapat pengaruh langsung dan positif (nilai constan 0,306) pemberdayaan masyarakat pesisir (X2) terhadap keamanan maritime (Y). berdasarkan nilai beta besarnya Pengaruh Pemberdayaan Masyarakat

Grigg, N.,"Infrastructure Engineering and Management”, John Wiley & Sons, Inc., New York.2020

Hatu, R., Pemberdayaan Dan Pendampingan Sosial Dalam Masyarakat (Suatu Kajian Teortis). Jurnal inovasi,2010

Lasabuda, R. “Pembangunan wilayah pesisir dan lautan dalam perspektif Negara Kepulauan

NUSANTARA : Jurnal Ilmu Penegtahuan Sosial,

Republik Indonesia”. Jurnal Ilmiah Platax, 92-101.2013

Mahkopa, I., & Intan, D. “Pemberdayaan Masyarakat Nelayan Oleh Kelompok Nelayan Di Desa Lontar Kecamatan Kemii Kab.Tanggerang” Doctoral dissertation, UIN Raden Intan Lampung.2020

Nikijuluw, Victor PH. " Populasi dan sosial ekonomi masyarakat pesisir serta strategi pemberdayaan mereka dalam konteks pengelolaan sumberdaya pesisir secara terpadu”. Pusat Kajian Sumberdaya pesisir dan lautan, Institut Pertanian Bogor. Bogor. 2001

Peraturan Pemerintah RI No.37 tahun 2002.

Peraturan menteri desa No.126 Tahun 2017.

Pramudyanto, B. “Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan di Wilayah Pesisir”. Jurnal Lingkar Widyaiswara, 21-40.2014

Profil Desa Pulau Legundi Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung tahun 2018.

Satria, A. (2015).”Pengantar sosiologi masyarakat pesisir”. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.2015

Sugiyono, “Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif”. Afabeta. Bandung. 2014

Sobaruddin, D. P., Armawi, A., & Martono, E. “Model Traffic Separation Scheme (TSS) Di Alur Laut Kepulauan Indonesia (AlKI) I Di Selat Sunda Dalam Mewujudkan Ketahanan Wilayah”. Jurnal Ketahanan Nasional, 104- 122.2017

Sudarmanto, E., Revida, E., Zaman, N., Simarmata,

M. M., Purba, S., Syafrizal, S., ... & Susilawaty, A.”Konsep Dasar Pengabdian Kepada Masyarakat: Pembangunan dan Pemberdayaan”. Yayasan Kita Menulis.2020

TNP2K. Tim Nasional PercepataN Penanggulangan Kemiskinan.2011

UNCLOS. Pasal 44 Tahun 1982.

UU.NO.6 Tahun 2014

Waluyo, A. “Permodelan Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Secara Terpadu yang Berbasis Masyarakat (Studi Kasus di Pulau Raas Kabupaten Sumenep Madura)”. Jurnal Kelautan: Indonesian Journal of Marine Science and Technology, 75-85.2014

Yakti, P. D. “Poros Maritim Dunia Sebagai Pendekatan Strategi Maritim Indonesia: Antara Perubahan atau Kesinambungan Strategi? “(Doctoral dissertation, Universitas Airlangga).2017




DOI: http://dx.doi.org/10.31604/jips.v9i4.2022.1290-1297

Article Metrics

Abstract view : 149 times
PDF - 166 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.