PERAN PROFESI PEKERJA SOSIAL DALAM UPAYA MENGURANGI TRAUMA PASCABENCANA ALAM

Yohanes Candra Novian, Syamsul Maarif, Kusuma Kusuma, Wilopo Wilopo

Abstract


Bencana yang disebabkan oleh alam sangat berpengaruh terhadap kondisi mental penduduk terdampak. Penyintas bencana sangat rentan mengalami gangguan stres presisi dan gangguan stres pasca trauma akibat peristiwa traumatis yang  dialaminya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran pekerja sosial dalam kegiatan pengurangan trauma pasca bencana alam dengan menggunakan  metode penelitian kepustakaan kualitatif. Selain berperan sebagai advokat, pekerja sosial juga dapat bertindak sebagai konselor untuk membantu korban bencana pulih dari peristiwa buruk tersebut.  Dengan menggunakan pendekatan kognitif, proses pemulihan khususnya pada anak dapat mengubah perilaku dan cara pandang negatif terhadap peristiwa traumatis yang dialami serta mengurangi stigma  terhadap bencana

Keywords


Penyintas bencana, Trauma, Pascabencana, Kondisi mental.

Full Text:

PDF

References


Aryani. (2008). “Efektifitas Pendekatan Kognitif Behavioral Modification (CBM) Untuk Mengelola Stres Belajar Siswa.” Disertasi Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang.

Destianisa, A. (2012). “Implementasi Metode Pendekatan Kognitif Dalam Pembelajaran Paduan Suara.” Harmonia Journal of Arts Research and Education, 12(2), 160–166.

Hakim, F. A., Banjarnahor, J., Purwanto, R. S., Rahmat, H. K., & Widana, I. D. K. K. (2020). “Pengelolaan Obyek Pariwisata Menghadapi Potensi Bencana di Balikpapan sebagai Penyangga Ibukota Negara Baru.” NUSANTARA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 7(3), 607-612.

Liani, H., Ikirimah, N., Melianingsih, R., & Rayhani, S. (2022). “Urgensi Peran Pekerja Sosial dalam Penanggulangan Bencana Terhadap Kondisi Psikososial Korban Tanah Longsor di Sumedang Jawa Barat.” Jurnal Fajar: Media Komunikasi dan Informasi Pengabdian Kepada Masyarakat, 22(1).

Marufah, N., Rahmat, H. K., & Widana, I. D. K. K. (2020). “Degradasi Moral sebagai Dampak Kejahatan Siber pada Generasi Millenial di Indonesia.” NUSANTARA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 7(1), 191-201.

Miley, K., W. O’Melia. M., & Dubois. B. (2017). Generalist Social Work Practice an Empowering Approach. United States: Pearson Education.

Rahmanisa, R., Rahmat, H. K., Cahaya, I., Annisa, O., & Pratiwi, S. (2021). “Strategi Mengembangkan Resiliensi Individu di Tengah Masa Pandemi COVID-19 Menggunakan Islamic Art Therapy.” Journal of Contemporary Islamic Counselling, 1(1).

Rahmat, H. K., & Alawiyah, D. (2020). “Konseling Traumatik: Sebuah Strategi Guna Mereduksi Dampak Psikologis Korban Bencana Alam.” Jurnal Mimbar: Media Intelektual Muslim dan Bimbingan Rohani, 6(1), 34-44.

Rahmat, H. K., & Budiarto, A. (2021). “Mereduksi Dampak Psikologis Korban Bencana Alam Menggunakan Metode Biblioterapi Sebagai Sebuah Penanganan Trauma Healing.” Journal of Contemporary Islamic Counselling, 1(1).

Rahmat, H. K., Pernanda, S., Casmini, C., Budiarto, A., Pratiwi, S., & Anwar, M. K. (2021). “Urgensi Altruisme Dan Hardiness Pada Relawan Penanggulangan Bencana Alam: Sebuah Studi Kepustakaan.” Acta Islamica Counsenesia: Counselling Research and Applications, 1(1).

Setiawati, Etty. (2016). “Konseling Traumatik: Pendekatan Cognitive Behaviour Therapy.” Jurnal Al-Tazkiah, 5(2).

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2007 Tentang Penanggulangan Bencana.




DOI: http://dx.doi.org/10.31604/jips.v11i4.2024.1791-1795

Article Metrics

Abstract view : 414 times
PDF - 28 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.