Fenomena Vandalisme Pada Fasilitas Di Perkotaan (Studi Kasus Pada Fly Over Harapan Raya & Panam)

Kasmanto Rinaldi, Sindy Ramadani Ardi Murti

Abstract


Vandalisme termasuk perbuatan merusak dan menghancurkan sebuah hasil karya seni atau barang berharga lainnya dengan kata lain menghancurkan dan merusak secara kasar dan  ganas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja faktor penghambat Satpol PP dalam menangani kejahatan dan mengatasi kejahatan Vandalisme di Kota Pekanbaru. Metode penelitian yang digunakan merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan menggambarkan keadaaan yang sebenarnya terkait apa yang terjadi dilokasi penelitian melalui pengumpulan, menganalisa dan mengidentifikasi sehingga didapatkan jawaban dari permasalahan yang telah dirumuskan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perilaku vandalisme terjadi karena adanya faktor lingkungan dan orang tua. Karena hal itu, perlu adanya sosialisasi untuk seluruh masyarakat seputar vandalisme, dengan bantuan koordinasi berbagai kalangan aparat pemerintah dan penegak hukum, maka diharapkan dapat menjadi cara mengatasi vandalisme yang terjadi dengan diadakannya patroli rutin. Beberapa kendala aparat pemerintah dalam menjalan kan tugas dan fungsinya saat terjadinya aksi vandalisme, yaitu karena belum adanya regulasi khusus untuk penanganan pada fasilitas publik dan belum adanya ruang khusus atau tempat berekspresi untuk masyarakat dalam menyalurkan kreativitas terutama grafiti

Full Text:

PDF

References


Analisa, F. C. K. (2018). Dampak Revitalisasi Terhadap Aktivitas Vandalisme di Kawasan Kota Lama Semarang. Jurnal Arsitektur Komposisi, 12(2), 97–103.

Gunawan, A. P. (2014). Genre fotografi yang diminati oleh fotografer di Indonesia. BINUS Journal Publishing, 5(2), 1234–1245. https://doi.org/10.21512/humaniora.v5i2.3266.

Mardiyani, Y., & Murwatiningsih. (2015). Pengaruh Fasilitas dan Promosi Terhadap Keluasan Pengunjung Melalui Keputusan Berkunjung Sebagai Variabel Interrvening Pada Objek Wisata Kota Semarang. MANAGEMENT ANALYSIS JOURNAL, 4(1). https://doi.org/10.15294/MAJ.V4I1.7220.

Moleong, L. J. (2010). Metode Penelitian Kualitatif. Remaja Rosdakarya.

Nazir. (2011). Metode Penelitian. Ghalia Indonesia.

Rinaldi, K. (2023). The Legal Consequences for Victims in Illegal Online Loan Agreements. JURNAL AKTA, 10(3), 163–172.

Rinaldi, K., Afrizal, & Maulana, M. (2022). Pendekatan Attachment Sebagai Salah Satu Upaya Pencegahan Juvenille Delinquency. BHAKTI NAGORI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 163–172. https://doi.org/10.36378/bhakti_nagori.v2i2.2612.

Rinaldi, K., & Andriyus. (2016). Menelaah Kebijakan Dinas Sosial dan Pemakaman Atas Hak-Hak Anak Di Kota Pekanbaru. PUBLIKA: Jurnal Ilmu Administrasi Publik, 2(1), 101–114.

Rinaldi, K., & Askarial. (2022). Penyuluhan Penanaman Pendidikan Moralitas Dan Nilai Pancasila Pada Anak. COMSEP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 170–174. https://doi.org/10.54951/comsep.v3i2.289

Rinaldi, K., & Tutrianto, R. (2023). Polemik Pengendalian Sosial, Kejahatan dan Hukuman Mati (Studi Pada Diskursus Pemberlakuan Penghukuman Mati terhadap Pengedar Narkotika di Indonesia. Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia, 5(3), 523–536.

Rinaldi, K., Tutrianto, R., Ahmad, M. F. bin, & Zulherawan, M. (2023). Analysis of Narcotics Cirulation in Riau Province Inherited and Studied in The View of Criminology Integrative Theory. PENA JUSTISIA: MEDIA KOMUNIKASI DAN KAJIAN HUKUM, 22(3).

Salmah, S. (2015). Perilaku Vandalisme Remaja Di Yogyakarta Youth Vandalism Attitude in Yogyakarta. Media Informasi Penelitian Kesejahteraan Sosial, 39(1), 15–29.

Siregar, Z., Lubis, S., & Andri. (2022). Pendayagunaan Kawasan Bantaran Rel Kereta Api dan Jembatan Layang Untuk Sarana Publik Kota Medan: Pendayagunaan Kawasan Bantaran Rel Kereta Api dan Jembatan Layang Untuk Sarana Publik Kota Medan. Jurnal Koridor, 13(02), 28–35




DOI: http://dx.doi.org/10.31604/jim.v8i2.2024.493-498

Article Metrics

Abstract view : 511 times
PDF - 96 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.