(2) * Hikma Ellya
(3) Nurlaila Nurlaila
(4) Nukhak Nufita Sari
(5) Rila Rahma Apriani
(6) Ronny Mulyawan
(7) Eka Susanti
*corresponding author
AbstractPondok Pesantren Ibnu Mas’ud Putri merupakan salah satu pondok pesantren modern yang berada di Provinsi Kalimantan Selatan. Pembakaran sampah organik masih sering dilakukan mitra saat ini dengan alasan efisiensi waktu, tenaga, dan biaya. Kebiasaan tersebut akan memberikan dampak negative bagi lingkungan. selain meningkatkan gas rumah kaca, pembakaran dapat merugikan tanaman di sekitar lingkungan mitra karena tidak mendapatkan pengembalian bahan organik pada media tumbuh yang memang memiliki status kesuburan tanah rendah. Permasalahan mitra terdiri dari pengetahuan dan keterampilan dalam pengelolaan sampah organik yang ramah lingkungan masih belum optimal, terbatasnya tenaga dan waktu mitra dalam pengelolaan sampah karena kegiatan harian yang sangat padat, serta konservasi tanah di sekitar lingkungan mitra yang belum optimal. Solusi permasalahan yang dilakukan pada kegiatan pengabdian adalah sosialisasi dan pelatihan pengelolaan sampah organik yang ramah lingkungan serta penerapan sistem biopori di sekitar area ponpes mitra. Kegiatan dilakukan selama kurang lebih delapan bulan. Kegiatan pengabdian terdiri dari tahapan persiapan, sosialisasi mengenai pengelolaan sampah dan sistem biopori, pelatihan pengolahan sampah organik dengan menggunakan biodekomposer, pelatihan dalam penerapan sistem biopori, pendampingan pengembangan sistem biopori, serta monitoring dan evaluasi kegiatan. Sosialisasi yang dilakukan tentang pengelolaan sampah organik dan system biopori di Pondok Pesantren Ibnu Mas’ud Puteri dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan masyarakat pondok. Pendampingan penerapan system biopori mendapat respon positif dari mitra sehingga santriwati dan pengelola pondok terlibat aktif dalam pembuatan sistem biopori.
Keywordsbiopori, karbon sink, lingkungan, gas rumah kaca
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jpm.v6i1.162-168 |
Article metricsAbstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Daksina, B.F., A. M. Makalew, dan Langai, B.F. 2021. Evaluasi Kesuburan Tanah Ultisol pada Pertanaman Karet di Kecamatan Cempaka Kota banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan. Agroekotek view 4 (1) : 60-71.
Ibnu Mas’ud Putri. https://ibnumasudputri.com/ Diakses pada tanggal 1 Februari 2022.
Karuniastuti, N. 2020. Teknologi Biopori untuk Mengurangi Banjir dan Tumpukan Sampah Organik. Forum Teknologi 4 (2) : 60-68.
Nurda, F., Ridhahani, H. Ma’ruf, Hamdan. 2019. Pengelolaan Program Pembinaan karakter pada Pondok Pesantren di Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Antasari Journal of Islamic Education 2(3) : 15-31.
Pratama, R. 2019. Efek Rumah Kaca Terhadap Bumi. Buletin Utama Teknik 14 (2) : 120-126.
Tolib, A. 2015. Pendidikan di Pondok Pesantren Modern. Risalah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam 1 (1) : 60-66.
Wiedarti, S., M. A. Y. Lubis, dan O. Komala. 2015. Aktivitas Degradasi Sampah Organik dalam Biopori. Ekologia 15 (1) : 1-15.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2023 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.






Download