PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN TANAMAN BAYAM PADA HIDROPONIK SISTEM WICK AKIBAT SUBSTITUSI POC KULIT PISANG

Audi Ramadhan Wicaksana, Endang Dwi Purbayanti, Susilo Budiyanto

Abstract


Penelitian ini akan dilaksanakan menggunakan percobaan monofaktor dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang diulang sebanyak 4 kali. Kandungan nilai N larutan penelitian yang dilakukan sebesar 20 ml dengan POC 250 ml. AB Mix yang digunakan adalah cair. Perlakuan yang  diberikan yaitu substitusi nutrisi AB Mix dengan POC kulit pisang, yang teridiri dari 4 taraf yaitu P0 = AB Mix 100 % (20 ml), P1 = AB Mix 75 % (15 ml) + POC kulit pisang 25% (62.5 ml), P2 = AB mix 50% (10 ml) + POC kulit pisang 50% (125 ml), P3 = AB Mix 25% (5 ml) + POC kulit pisang  75% (187.5 ml), P4 = Tanpa AB Mix (0%) + POC kulit pisang 100% (250 ml). Data yang diperoleh dianalisis secara statistik dengan menggunakan sidik ragam atau analysis of variance (ANOVA), kemudian dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan (Duncan’s Multiple Range Test = DMRT) pada taraf 5% untuk melihat beda antar perlakuan. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa perlakuan tanaman bayam hijau pada pemberian poc kulit pisang 25% dan ab mix 75% merupakan hasil yang terbaik.


Keywords


AB Mix; hidroponik; kulit pisang.

References


Dewanto, F. G., Londok, J. J. M. R., Tuturoong, R. A. V. & Kaunang, W. B. 2013. Pemanfaatan Limbah Kulit Pisang Sebagai Pupuk organik cair (POC) dan Aplikasinya Terhadap Pertumbuhan Tanaman Kangkung Darat (Ipomea reptans poir).Jurnal Akademika Kimia 6(4),216-226.

Fefiani, Y.; Arman.2014. Aplikasi Pemupukan Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Dua Varietas Bayam (Amaranthus Sp).J. Agrium 2014, 18, 202–207.

Hasirani, D.K., Kalsim. dan Kusendro, A., 2013. Kajian Serbuk Sabut Kelapa (Cocopeat) Sebagai Media Tanam (Study Of Cocopeat As Planting Media). Jurnal Teknologi Pertanian. IPB. 8 hlm. Istiqomah, S., 2017. Menanam Hidroponik.

Kartina N, Wibowo BP, Rumanti IR, dan Satoto. 2017. Korelasi hasil panen dan komponen hasil bayam. Jurnal Pertanian Tanaman Pangan. 1(1):11-19.

Marlina, I.,S. Triyono, A. Tusi 2015. Pengaruh media tanam granul dari tanah liat terhadap pertumbuhan sayuran hidroponik sistem sumbu. Jurnal teknik pertanian Lampung Vol.4(2): 1-5.

Masood, T., R. Gul, F. Munsif, F. Jalal, Z. Hussain, N. Noreen, H. Khan, Nasiruddin & H. Khan. 2014. Effect Of Different Phosphorus Levels On The Yield And Yield Components Of Maize. Sarhad J. Agric, 27(2): 167-170.

Mursito, D. dan Kawiji. 2014. Pengaruh kerapatan tanam dan kedalaman olah tanah terhadap hasil Bayam hijau. Agrosains. 4:1-6.

Nugraha, R. U., 2014. Sumber Hara Sebagai Pengganti AB mix Pada Budidaya Sayuran Daun Secara Hidroponik. Dalam Aris S., Evie R. Dan Herlina F. Fermentasi Limbah Cair Tahu Menggunakan EM4 Sebagai Alternatif Nutrisi Hidroponik dan Aplikasinya pada Bayam Hijau (Amaranthus).

Laboratorium Sumberdaya Lahan Universitas Pembangunan Nasional Surabaya.

Nurdiana., Lubis, Z. And Vonnisa, M., 2013. Penentuan Kekuatan Tarik Material Komposit Epoxy dengan Pengisi Serat Rockwool Secara Eksperimen. Jurnal Dinamis. Institut Teknologi Medan. Vol. 1, No. 13.

Plenet, D., A. Mollier, & S. Pellerin. 2020. Growth analysis of maize field crops under phosphorus deficiency. II. Radiation-use efficiency, biomass accumulation and yield components. Plant and Soil, 224: 259-272.

Purwaningrahayu, R.D. 2016. Karakter morfofisiologi dan agronomi kedelai toleran salinitas. Iptek Tanaman Pangan, 11(1): 35-48.

Rohmatika, D., Supriyana., dan Djamaluddin R. 2016. Perbandingan Pengaruh Pemberian Ekstrak Bayam Hijau dengan Preparat Fe. J. KesmaDasKa, 1(1): 60–68.

Said, A., 2017. Budidaya Mentimun dan Tanaman Semusim Secara Hidroponik. Azka Press. Jakarta. Sahat, S. dan Hidayat, M.I., 1996. Bayam Sayuran. BPTS, Jakarta.

Salisbury, F.B., dan Ross, C.W., 2015. Fisiologi Tumbuhan. Diterjemahkan oleh Diah R. Lukman dan Sumaryono. Institut Teknologi Bandung.

Sesuai dengan yang diacu dalam tubuh tulisan dan menggunakan pustaka primer minimal 80% dari jurnal. Cara penulisan pustaka untuk buku, jurnal dan prosiding harap merujuk pada Pedoman

Silvina F. Dan Syafrinal. 2018. Penggunaan Berbagai Medium Tanam dan Konsentrasi Pupuk Organik Cair Pada Pertumbuhan dan Produksi Bayam hijau Secara Hidroponik. J. Sagu 7 (1): 7-12.

Syakur, A. 2018. Pendekatan satuan panas (heat unit) untuk penentuan fase pertumbuhan dan perkembangan tanaman bayam di dalam rumah tanaman (greenhouse). J. Agroland. 19(2): 96-101.

Wijayanti, S. 2016. Pengaruh Jenis Media Tanam terhadap pertumbuhan anthurium (Anthurium sp). J. Budidaya Pertanian.1(2): 18-27.

Zuryanti, D.; Rahayu, A.; Rochman, N.2016. Pertumbuhan Produksi dan Kualitas Pertumbuhan, Produksi dan Kualitas Bayam (Amaranthus tricolor) pada Berbagai Dosis Pupuk Kandang Ayam dan Kalium Nitrat (KNO3).J. Agronida 2016, 2(2), 98– 105.




DOI: http://dx.doi.org/10.31604/jap.v8i1.8953

Article Metrics

Abstract view : 2990 times
PDF (Bahasa Indonesia) - 1558 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal AGROHITA
Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Jl. Stn Mhd Arief N0 32 Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara

ISSN Online : 2615-336X   ISSN Cetak : 2541-5956

 Lisensi Creative Commons

Jurnal AGROHITA disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.