PENGARUH APLIKASI KOMPOS TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT DAN INTERVAL PEMBERIAN AIR TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (ELAEIS GUINEENSIS JACQ) DIPRE NURSERYPENGARUH APLIKASI KOMPOS TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT DAN INTERVAL PEMBERIAN AIR TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (ELAEIS GUINEENSIS JACQ) DIPRE NURSERY

Puan Habibah, Indra Dwipa, Benni Satria

Abstract


Kompos tandan kosong kelapa sawit (TKKS) mengandung unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan dosis kompos TKKS dan interval waktu penyiraman terbaik pada pertumbuhan bibit kelapa sawit di Pre nursery Penelitian ini telah dilaksanakan dari bulan Agustus sampai November 2021 di kebun percobaan masyarakat Kampung Lubuk Dalam, Kecamatan Lubuk Dalam, Kabupaten Siak, Riau menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 2 faktor Faktor pertama yaitu, dosis Kompos TKKS 0,75, 150, 225, 300 gpolybag dan faktor kedua terdiri dari 3 taraf yaitu, 1 hari sekali diaplikasikan dalam kombinasi faktorial dengan interval waktu penyiraman 1 hari sekali, 2 hari sekali dan 3 kali sehari Data hasil pengamatan dianalisis secara statistik dengan analisis varians (ANOVA) menggunakan uji F taraf 5%. Hasil uji F yang menunjukan pengaruh nyata diujilanjut dengan menggunakan Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%. Dari hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa Aplikasi kompos TKKS dengan dosis 225g polybag dengan interval waktu penyiraman 2 hari sekali dapat meningkatkan tinggi bibit dan bobot segar akar Interval penyiraman hanya meningkatkan bobot segar bibit

Keywords


kelapa sawit, kompos tandan kosong kelapa sawit, interval penyiraman kelapa sawit

Full Text:

PDF

References


Agung, A Adi prasetyo, dan Hermansyah, A, 2019. Penggunaan Kompos Tandan Kosong

Kelapa Sawit Sebagai Substitusi Pupuk NPK Dalam Pembibitan Awal Kelapa Sawit. J. Ilmu -

ilmu Pertanian Indonesia. 21 (2)

Andri, R, K dan Wawan, 2017. Pengaruh Pemberian Beberapa Dosis Kompos (Green botane)

Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) di Pembibitan Utama. J

Online. Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Riau. 4 (2)

Ariyanti, M, Dewi, R, I, dan Maxiselly, Y. 2018. Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis

Jacq) Dengan Komposisi Media Tanam dan Interval Penyiraman yang Berbeda di

Pembibitan Utama. J. Pen. Kelapa Sawit. 26 (1).

Asra G, S Toga, dan Rahmawati, N. 2015. Respons Pemberian Tandan KosonngKelapa Sawit dan

Zeloit Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit Pre nursery. 1. (3).

Badan Pusat Statistik Riau. https:riaubpsgoidindicator542201 produksi perkebunanhtml diakses 10

Mei 2021.

Dwiyana, S R, Sampoerno, dan Ardian, 2015. Waktu dan Volume Pemberian Air Pada Bibit Kelapa

Sawit (Elaeis guineensisJacq) di main nursery. J. JOM Faperta. 2(1).

Elfiati, D Dan E, B, dan M, Siregar, 2010. Pemanfaatan Kompos Tandan Kosong Kelapa Sawit

Sebagai Campuran Media Tumbuh dan Pemberian Mikoriza pada Pembibitan Mindi (Melia

azedarach l). J. Hidrolitan 1(3).

Fauzi, A dan F, Puspita, 2017. Pemberian Kompos TKKS dan Pupuk P Terhadap Pertumbuhan Bibit

Kelapa Sawit (Elaeis guinenses Jacq) di Pembibitan Utama 2(4)

Firmansyah, A M, 2011. Peraturan Tentang Pupuk, Klasifikasi Pupuk Alternatif dan Peranan

Pupuk Organik Dalam Peningkatan Produksi Pertanian Palangkaraya: Makalah pad Apresiasi

Pengembangan Pupuk Organik di Dinas Pertanian Dan Peternakan Provinsi Kalimantan

Tengah.

Hakim, N, M Y Nyakpa, A M Lubis, Sutopo, G N Rusdi, G B Hong dan H H Bailey, 1986. Dasar-Dasar

Ilmu Tanah Universitas Lampung Bandar Lampung.

Halid, E, Darmawan, dan Randi, P, 2015. Respon Pertumbuhan Bibit Kelapa sawit (Elaeis

guineensis Jacq) Terhadap Pupuk NPK 161:6:16. J. Agroplantae 1(1).

Handayanto, 1998. Pengelolaan Kesuburan Tanah Secara Biologi Untuk Menuju Sistem Pertanian

Sustainable Habitat (104)1:9

Hardjowigeno, 2002. Kriteria Penilaian Mutu Bibit dalam Wadah yang Siap Tanam untuk Rehabilitasi

Hutan dan Lahan Buletin Litbang Kehutanan, Puslitbang Hutan dan Konservasi Alam 4(3).

Hartatik, W, dan Setyorini, D, 2012. Pemanfaatan Pupuk Organik Untuk Meningkatkan Kesuburan

Tanah dan Kualitas Tanaman Balai Penelitian Tanah, Balitbangtan, Kementerian Pertanian, Bogor

Harahap, FS, Arman, I, Wicaksono, M, Mico, WT, Rauf, A and Walida, H, 2019. Pemberian Bahan

Organik Pada Lahan Miring Kelapa Sawit Terhadap Analisis Kimia Tanah. Agrica Ekstensia 13(2)

Hidayatullah dan Sudiarso, 2019. Respon Mediadan Interval Penyiraman Terhadap Pertumbuhan

Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) di Pre Nursery. J Produksi Tanaman 11(7)

Ichsan, C N, Erida N, Saljuna, 2012. Respon Aplikasi Dosis Kompos dan Interval Penyiraman Pada

Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq). J Agrista 16(2)

Jumin, H B, 2014. Ekologi tanaman Rajawali Jakarta 56 hal

Kurniawan, D, 2020. Pengaruh Interval Penyiraman dan Pemberian Mikoriza Terhadap Pertumbuhan

Bibit Kakao Pada Berbagai Media Tanaman. J Agroteknologi dan Perkebunan 3(1)

Nasution, H, Hanum C, dan Lahay R, 2014. Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq)

Pada Berbagai Perbandingan Media Tanam Sludge dan Tandan Kosong Kelapa Sawit TKKS

di Pre nursery 4(2)

Nursanti, I, 2010. Tanggap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) Terhadap

Aplikasi Pupuk Organik Berbeda Dosis. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi 13-17

Pakpahan, S, Sampoerno dan Yoseva, S, 2015. Pemanfaatan Kompos Solid dan Mikroorganisme

Selulotik dalam Media Tanah PMK Pada Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) di

Pembibitan Utama. J Faperta 2(2)

Purnomo, R, Mudji, S Dan Heddy, S, 2013. The Effect Of Various Dosages Of Organic And Inorganic Fertilizers On Plant Growth And Yield Of Cucumber (Cucumis sativus L). J Produksi Tanaman 1(3).

Puan Habibah, Indra Dwipa, Benni Satria : Pengaruh Aplikasi Kompos Tandan Kosong Kelapa Sawit Dan Interval Pemberian Air Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq)

di Pre Nurser. (Hal.202 – 209)

Sarief, E S, 1986. Kesuburan dan Pemupukan Tanah Pertanian Pustaka Buana Bandung.

Sudarso, Nelvia, dan K. Amrul, 2015. PemberianZat Pengatur Tumbuh Alami Pada Bibit Kelapa Sawit

(Elaeis guineensis Jacq) di Mainnursery. J JOM Faperta,2(2)

Siregar, R S, Zuraidah dan Zuyasna, 2017. Pengaruh Kadar Air Kapasitas Lapang Terhadap

Pertumbuhan Beberapa Genotipe M3 Kedelai (Glycine max L Merr) J Floratek 12(1)

Utama, A R, Ardian, Yulia, A E, 2015. Pengaruh Campuran Subsoil Ultisol dengan Kompos TKKS

Sebagai Media Tanam dan Volume Penyiraman Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit

(Elaeis guineensis Jacq) di Pembibitan Utama. J Faperta 2(2)

Utami, 2017. Dampak Ekonomi dan Lingkungan Ekspansi Perkebunan Kelapa Sawit Studi Kasus:

Desa Panyabungan, KecamatanMerlung, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi

Warsito, J, Sabang, M, dan Mustafa, K, 2016. Pembuatan Pupuk Organik dari Limbah Tandan

Kosong Kelapa Sawit. J AkadKim 5(1)

Widiaastuti dan Tri Panji, 2007. Pemanfaatan Tandan Kosong Kelapa Sawit sisa Jamur Merang (Volvariella volvacea) (TKSJ) Sebagai Pupuk Organik Pada Pembibitan Kelapa Sawit Menara

Perkebunan 75 (2)




DOI: http://dx.doi.org/10.31604/jap.v7i1.6842

Article Metrics

Abstract view : 103 times
PDF - 33 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal AGROHITA
Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Jl. Stn Mhd Arief N0 32 Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara

ISSN Online : 2615-336X   ISSN Cetak : 2541-5956

 Lisensi Creative Commons

Jurnal AGROHITA disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.