KEANEKARAGAMAN SERANGGA PADA TANAMAN TEBU (SACCHARUM OFFICINARUM) UMUR 3 BULAN DAN 10 BULAN DI DESA SAMBIREJO KECAMATAN PARE KABUPATEN KEDIRI JAWA TIMUR

Erlangga Dwi Fachruddin, Moch Sodiq, Penta Suryaminarsih

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa jauh perbedaan keanekaragaman jenis serangga pada tanaman tebu umur tanam 3 bulan (vegetatif) dan 10 bulan (generatif). Penelitian dilaksanakan Bulan April - Mei 2021. Tempat penelitian di pertanaman tebu Desa Sambirejo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, pada lahan pertama  tanaman tebu berumur 3 bulan memiliki luas 700 m2 dan lahan kedua tanaman tebu yang berumur 10 bulan seluas 2100 m2. Penentuan plot pengamatan menggunakan metode purposive sampling dan pengamatan menggunakan metode mutlak yaitu pengamatan secara langsung (visual) pada plot yang ditentukan, dimana pemilihan lahan tanaman tebu umur 3 bulan dan umur 10 bulan milik satu orang petani. Jarak tanaman yang digunakan yakni 60 cm dan ukuran bedengan pada lahan 100 cm. panjangnya disesuaikan dengan kondisi tanah, tinggi bedengan 30 cm,dan jarak antara bedengan 100 cm. Lahan tanaman tebu petak sampel secara sistematis pada garis diagonal sehingga didapatkan petak sampel sebanyak 5 plot dengan luasan 700 m2. Pengamatan serangga pada lahan tanaman tebu dilakukan 2 kali setiap  minggu, sehingga ada 12 kali pengamatan dalam kurun waktu 50 hari. Pengumpulan sampel serangga  di lapangan menggunakan alat perangkap seperti yellow trap, light trap,dan pitfall trap. Metode yang digunakan untuk kunjungan serangga menggunakan scan sampling, yaitu dilakukan pengamatan dan pengambilan sampel dalam dua periode waktu. Hasil analisis menggunakan indeks keanekaragaman, indeks dominasi, dan indeks kemerataan menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang nyata keanekaragaman pada tanaman tebu umur 3 bulan dan umur 10 bulan

Keywords


serangga; tanaman tebu; umur 3 bulan; umur 10 bulan.

Full Text:

PDF

References


Anonim. (2008). Akselerasi Meningkatkan Produksi Dan Produktivitas Tebu. Www.Google.Com.

Borror, Charles, & Norman. (1996). Pengenalan Pelajaran Serangga (An Introduction to the Study Of Insect). Yogyakarta: Literasi Media Publishing.

Borror, Triplehorn, & Johnson. (1992). Pengenalan Pelajaran Serangga, Ed. 6 (diterjemahkan oleh P. soetiyono dan D.B. Mukayat). Gadjah Mada University Press.

Busnia. (2006). Entomologi. Andalas University Press.

Gruhl, Gunsalam, & Linsenmair. (1998). Stratification of ants (Hymenoptera, Formicidae) in primary rain forest in Sabah, Borneo. Journal of Tropical Ecology, 14(1), 285–297.

Haneda, Cecep, & Fitria. (2013). Keanekaragaman serangga di ekosistem mangrove. Jurnal silvikultur tropika. Jurnal Silvikultur Tropika, 4(1), 42–46.

Hariyanti, Rahayudan, & Tuarita. (2015). Keanekaragaman dan Kelimpahan Serangga Parasitoid Di Lahan Tebu Desa Pakisjajar Kecamatan Pakis Kabupaten Malang. Jurnal Universitas Negeri Malang, 1(1), 1–7.

Hashimoto. (2003). Identification Guide To The Ant Subfamili of Borneo. Tools for Monitoring Soil Biodiversity in The ASEAN Region.

Hasyimuddin, Syahribulan, & Usman. (2017). Peran Ekologis Serangga Tanah di Perkebunan Patallassang Kecamatan Patallassang Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan. Prosiding Seminar Nasional Biology for Life, 70–78.

Indreswari, I. I. (2010). Pola Keberadaan Larva Genus Chrysomya Pada Bangkai Kelinci Utuh, Bangkai Kelinci Dilukai dan Bangkai Kelinci Membusuk dalam Menunjang Perkiraan saat Kematian. Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang.

Indriasih. (2015). Pemanfaatan Ekstrak Daun Cengkeh (Syzigium Aromaticum) Sebagai Repellent Nabati Dalam Mengurangi Jumlah Lalat Yang Hinggap Selama Proses Penjemuran Ikan Asin. Universitas Airlangga.

Odum. (1998). Dasar-Dasar Ekologi. Edisi ketiga. Terjemahan Tjahjono Samingan. Gadjah Mada University Press.

Pennycuik, Johnston, Westwood, & Reisner. (1986). Variation in numbers in a house mouse population housed in a large outdoor enclosure: seasonal fluctuations. Journal of Animal Ecology, 33(1), 371–391.

Price. (1975). Insect Ecology. John Wiley and Sons.

Rahmawati. (2007). Studi Keanekaragaman Mesofauna Tanah di Kawasan Hutan Wisata Alam Sibolangit. Universitas Surakarta.

Stalle, V. (1986). A review of the genus Proutista Kirkaldy (Homoptera, Derbidae) in New Guinea. Journal of Biology, 3(1), 87–96.

Wuriyanto. (2015). Pengaruh Habitat Termodifikasi Perimeter Trap Crop Menggunakan Insectary Plant pada Lahan Tembakau (Nicotiana tabacum L), terhadap Komunitas Arthropoda Musuh Alam. Jurusan Biologi Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Surabaya.




DOI: http://dx.doi.org/10.31604/jap.v7i2.6114

Article Metrics

Abstract view : 220 times
PDF - 150 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal AGROHITA
Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Jl. Stn Mhd Arief N0 32 Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara

ISSN Online : 2615-336X   ISSN Cetak : 2541-5956

 Lisensi Creative Commons

Jurnal AGROHITA disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.