UJI PEMBERIAN ZAT PENGATUR TUMBUH AUKSIN DAN PUPUK SINTETIK TERHADAP PERTUMBUHAN PEMBIBITAN BAMBU TALI (Gigantochloa apus)

Suryanto - Suryanto

Abstract


Penelitian ini telah dilaksanakan di di desa Bange, Kec. Bukit Malintang, Kabupaten Mandailing Natal, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Uji Pemberian Zat Pengatur Tumbuh Auksin dan Pupuk Sintetik Terhadap Pertumbuhan Pembibitan Bambu Tali. Rancangan yang di gunakan adalah faktorial 4 x 4 dalam rancangan acak kelompok (RAK) dengan 3 ulangan. Taraf 1 (0 ppm, 100 ppm, 200 ppm, 400 ppm) dan pupuk sintetik dengan   taraf 2 ( 0 kontrol, NPK Mutiara, NPK Cantik, NPK Phonska). Hasil yang didapatkan dari kombinasi pemberian zpt Auksin dan pupuk sintetik bervariasi. perendaman auksin berpengaruh nyata pada parameter jumlah daun umur 5,6,7 dan 11 MST,dan jumlah akar, Sedangkan Perlakuan pupuk sintetik berpengaruh nyata pada parameter jumlah tunas, diameter tunas umur 8 dan 11 MST, dan parameter jumlah akar umur 11 MST, Perlakuan Auksin dan pupuk sintetik berpengaruh nyata pada parameter jumlah tunas umur 10 dan 11 MST, dan perlakuan jumlah akar hasil terbaik tali menggunakan auksin dengan dosis 400 ppm dan menggunakan pupuk sintetik NPK Phonska 


Keywords


Zat pengatur tumbuh, pupuk sintetik, bambu tali (Gigantochloa apus)

Full Text:

PDF

References


Berlin, N. V. A., dan Estu, R. 1995. Jenis dan Prospek Bisnis Bambu. Penebar Swadaya. Jakarta.

Hardjowigeno, S., 2007. Ilmu Tanah. Akademika Pressindo. Jakarta.

Jumin. H. B., 1992. Ekologi Tanaman. Rajawali Press, Jakarta. 2(2), 139-154

.

Lakitan, B. 2008. Dasar-dasar Fisiologi Tumbuhan. Raja Grafinda, Jakarta.

Mayasari, A., & Suryawan, A. 2012. Keragaman Jenis Bambu dan Pemanfaatannya Di Taman Nasional Alas Purwo. Info BPK Manado, 2(2), 139-154.

Radja, R. D. D. dan S, Susanto. 2009. Pengaruh Pupuk Fosfor terhadap Pertumbuhan Vegetatif Dan Generatif Rosela (Hibiscus sabdariffa L.)., Makalah Seminar DepartemennAgronomi Hortikultura, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor.

Sitompul, S. M. dan B, Guritno. 1995. Analisis Pertumbuhan Tanaman. UGM Press, Yogyakarta.

Sujarwo, w., Arinasa. I. B. K., & Peneng, I. N. 2010. Inventarisasi Jenis-Jenis Bambu Yang Berpotensi Sebagai Obat Di Kabupaten Karangasem Bali. Buletin Kebun Raya, 13 (1).

Sumarlin. 2016. Pengaruh Konsentrasi Auksin Terhadap Pertumbuhan Sambungan Kopi Robusta. Bengkulu.

Wijayanti, P. 2010. Budidaya Tanaman Obat Rosela Merah (Hibiscus Sabdariffa L.) dan Pemanfaatan Senyawa Metabolis Sekundernya. PT. Temu Kencono, Semarang. Tugas Akhir Program Diploma III, Jurusan Agribisnis Agrofarmaka, Fakultas Pertanian, Universitas Sebelas Maret, Surakarta

Widjaja, E. A., Rahayuningsih, Y., Rahajoe, J., s., Ubaidillah, R., Maryanto, L., Walujo E , B., & Semiadi, G. 2014. Kekinian Keanekaragaman Hayati Indonesia 2014 (PP. 88-91). Jakarta : LIPI Press.

Widjaja, E. A. 2006. Pelajaran Dari Mendalami Bambu Indonesia Untuk Pengembangan di Masa Depan. Berita Biologi, 8(3).




DOI: http://dx.doi.org/10.31604/jap.v9i1.15786

Article Metrics

Abstract view : 130 times
PDF - 221 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal AGROHITA
Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Jl. Stn Mhd Arief N0 32 Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara

ISSN Online : 2615-336X   ISSN Cetak : 2541-5956

 Lisensi Creative Commons

Jurnal AGROHITA disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.