REKONSEPTUALISASI PENJATUHAN PIDANA DAN PEMBERIAN ALTERNATIF PIDANA BAGI PELAKU TINDAK PIDANA LANJUT USIA

Try Wahyudi

Abstract


Pelaksanaan penjatuhan pidana tidak memandang usia seperti penjatuhan pidana bagi seorang lanjut usia, belum ada undang-undang hukum pidana yang mengatur perlakuan khusus terhadap seorang lanjut usia. Penjatuhan pidana bagi lanjut usia berbeda dengan peradilan pidana anak yang telah diatur khusus dalam Undang-undang sistem peradilan anak. Lanjut usia tergolong dalam kelompok rentan yang memiliki keterbatasan dimana mulai menurun kondisi kesehatan serta kondisi emosional yang tidak stabil sehingga diharapkan adanya penjatuhan pidana khusus bagi pelaku tindak pidana lanjut usia dengan mempertimbangkan keterbatasan yang ada dan memberikan alternatif pemidanan terhadap pelaku tindak pidana lanjut usia dimasa mendatang. Penulisan dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dengan pendekatan normatif berdasarkan undang-undang serta bahan hukum lain. Penjatuhan pidana bagi lanjut usia tidak bisa disamakan dengan penjatuhan pidana pada umumnya. Kondisi fisik yang sudah mulai menurun menjadi pertimbangan dalam penjatuhan pidana serta pemberian alternatif pemidanaan bagiĀ  lanjut usia yang sesuai dengan hak asasi manusia.


Keywords


Alternatif, Lanjut Usia, Pidana, Rekonseptualisasi

Full Text:

PDF

References


Krismiyarsi, K. (2016). Rekonseptualisasi Sistem Pemidanaan Bagi Pelaku Tindak Pidana Lanjut Usia Dalam Rangka Kebijakan Kriminal. Jurnal Spektrum Hukum, 13(1).

Wiryani, K. I., & Wirasila, A. A. N. Kebijakan Hukum Pidana Terhadap Pelaku Tindak Pidana Lanjut Usia. Kertha Wicara: Journal Ilmu Hukum, 8(7).

Kemenkes, R. I. (2014). Infodatin: pusat data dan informasi kementerian kesehatan RI. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI, 109(1), 1-8.

Tibbiyani, B. (2016). perlindungan hukum terhadap tersangka lansia dalam rangka penyidikan di polres bantul. universitas islam negri sunan kalijaga yogyakarta.

Syukri, K. (2019). Dasar Pertimbangan Hakim Dalam Menjatuhkan Putusan Pemidanaan Terhadap Terdakwa Yang Berusia Lanjut Di Persidangan PengadilaN (Studi Kasus di Pengadilan Negeri Padang Panjang) (Doctoral dissertation, Universitas Andalas).

Usman, U. (2017). Tinjauan Yuridis Penjatuhan Pidana terhadap Terdakwa Lanjut Usia pada Putusan Nomor 75/Pid. B/2016/PN. Maros (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar).

Makarao, T. (2013). Pengkajian hukum tentang penerapan restorative justice dalam penyelesaian tindak pidana yang dilakukan oleh anak-anak. Badan Pembinaan Hukum Nasional, Jakarta.

Badan Pusat Statistik. Statistik Penduduk Lanjut Usia 2019. Jakarta: Badan Pusat Statistik; 2019.




DOI: http://dx.doi.org/10.31604/justitia.v7i2.267-274

Article Metrics

Abstract view : 46 times
PDF - 26 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 JUSTITIA : Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora