(2) M Fachri Adnan
(3) Bakaruddin Rosyidi Ahmad
*corresponding author
AbstractBerakhirnya rezim Orde Baru membuat berubahnya peta persaingan politik secara Nasional, Golkar yang sebelumnya merupakan partai dominan tidak lagi mampu berkuasa seperti sebelumnya, hal ini seiring dengan munculnya Partai—partai politik baru, dan banyaknya elit Partai Golkar yang berpindah. Hal yang berbeda terjadi di Kabupaten Tanah Datar, Golkar tetap menjadi Partai yang mendominasi, baik itu di pemilu legislatif yang maupun pemilihan kepala daerah, sejak era reformasi, elit golkar adalah penguasa di pemerintahan dan DPRD. Elit Formal dan elit informal adalah orang-orang yang mempunyai peran dalam dominasi Partai Golkar di Kabupaten Tanah Datar ini, indikasi awal yang menunjukkan adanya peran elit ini adalah banyaknya elit (walinagari, KAN) yang dekat dengan Partai Golikar. Hal inilah yang dikaji melalui penelitian yang telah dilakukan untuk mencari bagaimana peran elit baik itu elit formal maupun elit informal dalam dominasi Partai Golkar di Kabupaten Tanah Datar. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori Elit, peran Elit dan Teori Partai Dominan. penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling dan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukan elit baik itu elit formal maupun elit informal memiliki peran tersendiri dalam pemilihan umum legislatif maupun pilkada, elit-elit ini melakukan mobilisasi, mempengaruhi massa, mempengaruhi elit lainnya, dan membentuk hubungan patronase dengan masyarakat. Hal inilah yang menyebabkan Partai Golkar di kabupaten Tanah Datar terus bertahan sebagai partai dominan disaat secara nasional maupun di daerah lain partai golkar mengalami kemerosotan hegemoninya  Kata Kunci : Elit, Partai Golkar, Dominasi |
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v6i2.2019.403-416 |
Article metrics10.31604/jips.v6i2.2019.403-416 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Anthonius Sitepu, 2002, Sistem Politik Indonesia, Medan: Fisip USU
Asrinaldi, 2017. Demokrasi Lokal di Indonesia :Otonomi , Nagari, dan Sosial Budaya di Sumatera Barat, Padang : Erka Publishing
Beli, Welhelmina Selfina. "Peranan Elit Lokal Dalam Upaya Mendukung Pemekaran Kabupaten Pantar Provinsi NTT." POLITIKA 6 (2015): 24.
Budiarjo, Miriam, 1991. Aneka Pemikiran Tentang Kuasa dan Wibawa, Jakarta : Pustaka Sinar Harapan,
Budiarjo Miriam,2008, Dasar-Dasar Ilmu Politik. Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama
Budiarjo Miriam, 1998. Partisipasi dan Partai Politik, Jakarta: Yayasan Obor
Cangara, Hafied, Komunikasi politik: Konsep, Teori, dan Strategi.(Cet.ke-3,Jakarta:PT Raja GrafindoPersada, 2011
Dwipayana, Ari, Teori Politik, Yogyakarta :PLOD UGM, 2005
Deddy Mulyana, Metode Penelitian Kualitatif, Paradigma Baru Ilmu Komunikasi & Ilmu Sosial lainnya. Bandung: Remaja Rosdakarya. 2001
Gaffar, Affan dkk. Demitologisasi Politik Indonesia, mengusung elitism dalam orde baru. Jakarta : PT Pustaka CIDESINDO. 1998
Gaffar, Afan. Politik Indonesia: Transisi Menuju Demokrasi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 1999.
Gary Yulk. 2010. Kepemimpinan Dalam Organisasi; terj. Budi Supriyanto. PT. Indeks : Jakarta
Haryanto. "Elit Politik Lokal dalam Perubahan Sistem Politik." Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 13 (2009): 133.
Haryanto, Kekuasaan Elite: Suatu Pengantar, Yogyakarta: PLOD UGM, 2005
Haryanto, Elit, Massa dan Kekuasaan : Suatu Bahasan Pengantar, Yogyakarta : PLOD UGM, 2017
Iskandar, Metodologi Peneliti Pendidikan dan Sosial. Jakarta : Gaung Persada Press, 2008
Maasaki, Okamoto, Kelompok Kekerasan dan Bos Lokal di Era Reformasi, Yogyakarta: IRE Press, 2006
Mohtar Mas’oed dan Colin MacAndrew, Perbandingan Sistem Politik,Yogyakarta: Gadjah Mada University Press ,2006
Migdal, Joel, State in Society: Studying How States and Societies Transform and Constitute One Another: Cambridge: Cambridge University Press, 2001
Pareto, Vilfredo. "The Mind and Society." Arthur Livingstone, 1916.
Pasolong, Harbani. 2010. Kepemimpinan Birokrasi. Bandung : Alfabeta.
Ramlan Surbakti. 1997. Memahami Ilmu Politik. PT. Gramedia Widiasarana: Jakarta
Sartori, Giovanni. 2005. Parties and Party System. ECPR Press
Suzanne Keller, Penguasa dan Kelompok Elit; Peranan Elit Penentu Dalam Masyarakat Modern, cet. II, PT. RadjaGrafindo Persada, Jakarta, 1995
Safruddin Bustam Layn, Dinamika Ikatan Patron Klien, Ambon : FISIP Unpatti : 2009
Scott, J. Weapons of The Weak. Yale University Pres, 1985.
Setiyono, Budi, Birokrasi dari Perspektif Politik dan Administrasi, Semarang : Undip Press, 2004
Shefter, Martin, Political Parties and the States :The American Historical Experience, New Jersey : Princeton University Press, 1994
Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. Bandung : Alfabeta, 2009
Suttner, R, "Party dominance 'theory': Of what value", Politikon 3, 2006
Tanjung, Akbar, The Golkar Way: Survival Partai Golkar di Tengah Turbelensi Politik Era Transisi, Jakarta : Gramedia Pustaka Utama, 2007
TB. Bottomore.2006. Elite dan Masyarakat. Jakarta : Akbar Tandjung Institute, 2006
Jumari, Peran Elit dan Basis Sosial Partai Demokrat dalam Pemilukada Kota Depok 2010. Fisip UI : 2010
Lexy J. Muleong, Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung : PT Remaja Rosdakarya, 2005
Widagdo, H. B, Managemen Pemasaran Partai Politik Era Reformasi, Jakarta: PT. Gramedia, 1999
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download