(2) Ade Kusuma
*corresponding author
AbstractIsu kesehatan mental masih dianggap suatu hal yang sepele bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, oleh karena itu perlu dilakukan penyembuhan mental secara mandiri atau self healing. Dimulai dari metode mendengarkan musik terutama musik genre K-Pop, penggemarnya disebut dengan K-Popers. K-Popers memaknai lagu Bahasa Korea yang dapat memberikan ketenangan bagi kondisi mental mereka. Salah satu musik yang dapat didengarkan sebagai self healing adalah album BTS berjudul “Love Yourself†dirilis tepat pada tahun 2017 dan 2018, album ini mengandung pesan untuk mencintai diri sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerimaan makna K-Popers terhadap lagu di album BTS “Love Yourself†sebagai metode self healing. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi analisis resepsi model encoding-decoding oleh Stuart Hall. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam (in-depth interview) pada informan yang merupakan penggemar K-Pop (K-Popers) dan pernah atau sedang mengalami stress, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa K-Popers termasuk ke dalam tiga posisi diantaranya posisi hegemoni dominan, posisi negosiasi, dan posisi oposisi pada proses penerimaan makna self healing terhadap lagu di album BTS “Love Yourselfâ€. KeywordsBTS “Love Yourselfâ€Album, Music, Reception Analysis, Self Healing.
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v10i1.2023.374-383 |
Article metrics10.31604/jips.v10i1.2023.374-383 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Aprilda, M., & Lim, N. (2014). PEMAKNAAN MENGENAI BUDAYA POPULER KOREA SELATAN (Studi Fenomenologi terhadap Pendiri dan Anggota Korean Wave Indo. Universitas Multimedia Nusantara.
Ardila, S. N. (2020). GENERASI Z & SELF HEALING DALAM KARYA MUSIK (Studi Analisis Resepsi Self Healing Generasi Z Dalam Album “Mantra_mantra†Oleh Kunto Aji). UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL “VETERAN†JAWA TIMUR.
Big Hit Entertaiment. (2020). About. https://ibighit.com/eng/about
Chan, E. S., Koh, D., Teo, Y. C., Hj Tamin, R., Lim, A., & Fredericks, S. (2013). Biochemical and psychometric evaluation of Self-Healing Qigong as a stress reduction tool among first year nursing and midwifery students. Complementary Therapies in Clinical Practice. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.ctcp.2013.08.001
Djohan. (2009). Psikologi musik. Best Publisher.
Firmansyah, D. A. (2022). Peran Mendengarkan Musik Sebagai Self Healing dalam Penurunan Stres pada Penyintas Covid-19 di Surabaya. Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya.
Hall, S. (1997). Chapter Two. The work of representation. In Representation: Cultural representations and signifying practices. Sage.
Kamus Besar Bahasa Indonesia. (n.d.). Musik. https://kbbi.web.id/musik
Kompas.com. (2017). Perempuan 30 Tahun Mengaku Atasi Depresi dengan Lagu BTS. https://entertainment.kompas.com/read/2017/12/17/093937310/perempuan-30-tahun-mengaku-atasi-depresi-dengan-lagu-bts?page=all
Kompas.com. (2021). Mengapa BTS Bisa Sangat Terkenal? https://www.kompas.com/tren/read/2021/06/13/090400365/mengapa-bts-bisa-sangat-terkenal-?page=all
Kusuma, A., Putri Purbantina, A., Nahdiyah, V., & Khasanah, U. U. (2020). A Virtual Ethnography Study: Fandom and Social Impact in Digital Era. ETNOSIA : Jurnal Etnografi Indonesia, 5(2), 238–251. https://doi.org/10.31947/etnosia.v5i2.10898
Sa’diyah, S. S. (2019). Budaya penggemar di era digital (studi etnografi virtual pada penggemar BTS di twitter). Jurnal Ilmu Komunikasi : JKOM, 2(1), 1–10.
Storey, J. (2006). Cultural studies dan kajian budaya pop: pengantar komprehensif Teori dan metode. diterjemahkan oleh Rahmawati Laily. Kreasi Wacana.
Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Alfabeta.
Tifani, N. A. (2019). Analisis Resepsi Kalangan Ibu Rumah Tangga Terhadap Informasi Diduga Hoaks Di Era Post Truth. Universitas Multimedia Nusantara.
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download