(2) Carolus Borromeus Mulyatno
(3) V. Indra Sanjaya
*corresponding author
AbstractPenelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data tentang bentuk-bentuk gerakan ekologi merawat bumi yang ada di Edu Camp Berkah Bumi Blembem, Yogyakarta. Gerakan ekologi merupakan wujud dari tindakan konkret merawat dan memelihara bumi. Saat ini, bumi sedang mengalami berbagai persoalan ekologi yang disebabkan oleh dominasi dan eksploitasi manusia atas bumi ini. Manusia menempatkan dirinya sebagai subyek yang mendominasi bumi, sedangkan bumi dipandang sebagai objek yang dapat dieksploitasi sesuai dengan kebutuhan dan keinginan manusia yang tak terbatas. Akibatnya, bumi menjadi rusak karena ulah manusia yang melakukan dominasi dan eksploitasi atas bumi ini. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode wawancara sebagai sarana untuk mengumpulkan data dan metode pendekatan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) sebagai kerangka analisis data. Berdasarkan hasil penelitian ini, Edu Camp Berkah Bumi Blembem memiliki berbagai bentuk gerakan ekologi merawat bumi dan fokus utamanya adalah pertanian dan perkebunan organik. Nama Berkah Bumi mengandung harapan agar tempat tersebut dapat menjadi berkah bagi banyak orang. Penelitian ini diharapkan dapat menginspirasi banyak orang agar tergerak melakukan berbagai gerakan ekologi untuk merawat dan memelihara bumi. Keywordsbumi; manusia; ekologi; organik; blembem
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v10i1.2023.310-319 |
Article metrics10.31604/jips.v10i1.2023.310-319 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Amirrulah. (2015). Krisis Ekologi: Problematika Sains Modern. Lentera, 1(18): 1-21.
Clifford, A.M. (2002). Memperkenalkan Teologi Feminis. Terjemahan Yosef M. Florisan. Maumere: Ledalero.
Dewantara, A.W. (2017). Filsafat Moral: Pergumulan Etis Keseharian Hidup Manusia. Yogyakarta: Kanisius.
Eatough, V., dan Smith, J.A., (2017) Interpretative phenomenological analysis. London: Sage.
Fios, Frederikus. (2019). Menjadi Manusia Spiritual-Ekologis Di Tengah Krisis Lingkungan. Jurnal Sosial Humaniora, 12 (1): 39-50.
Irawan. (2017). Ekologi Spiritual: Solusi Krisis Lingkungan. Scientia: Jurnal Hasil Penelitian, 2 (1): 1-21.
Jambeck, J.R., Andrady, A., Geyer, R., Narayan, R., Perryman, M., Siegler, T., Wilcox, C., Lavender L.K., (2015). Plastic Waste Inputs from Land Inti the Ocean. Science, 347, p. 768-771. Diunduh di https://jambeck.engr.uga.edu/landplasticinput
Karim, Abdul. (2017). Mengembangkan Kesadaran Melestarikan Lingkungan Hidup Berbasis Humanisme Pendidikan Agama. Edukasia: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 12(2): 309-330.
Kovalenko, K. dan Kovalenko, N. (2018). Ecological problem of modernity as a global problem pf humanity. MATEC Web of Conferences. 109(7):1-7.
Kusuma, D.R., dan Latif, A. (2019). Inaplas: Pengelolaan Sampak Plastik di Indonesia Masih Buruk. Diunduh di https://kumparan.com/kumparanbisnis/inaplas-pengelolaan-sampah-plastik-di-indonesia-masih-buruk-1rcttZ6yqr0/full
Mulyatno, C.B. (2020). Religiosity and Socio-Ecological Spirituality of Indonesian Community According to Y.B. Mangunwijaya. International Journal of Science and Society, 2(2): 394-408.
Mulyatno, C.B. (2022) Pendidikan Lingkungan Sejak Usia Dini dalam Perspektif Teologi Pemerdekaan Y.B Mangunwijaya. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini. 6(5): 4099-4110.
Putra, D.A. (2021). Merengkuh Bumi Merawat Semesta: Mengupayakan Hermeneutika Ekologis dalam Rangka Menanggapi Kerusakan Lingkungan Dewasa Ini. Aradha. 1(1): 71-85.
Putri, A.S. (2020). Penyelamatan Bumi dan Isinya dalam Pandangan Ekoteologi: Sebuah Analisis Biblikal. Angelion: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen. 1(2): 164-181. Doi https://doi.org/10.38189/jan.v1i2.76
Rahayu, M.IF., dan Susanto, A.F. (2021). Paradigma Relasi Manusia dan Lingkungan Hidup Berbasis Kearifan Lokal di Masa Pandemi Covid-19. Bina Hukum Lingkungan. 5(3): 483-493.
Ruether, R.R. (1993). Gaia and God: An Ecofeminist Theologi of Earth Healing. Britain: SCM Press.
___________ (2011). Ecology and Theology: Ecojustice at the Center of the Church’s Mission. Interpretation: A Journal of Bible and Theology. 65(4): 354-363. Doi https://doi.org/10.1177/002096431106500403
Rukmini, M.N. (2019). Kebiasaan Membuang Sampah. Diunduh di https://www.gurusiana.id/read/nmiminrukmini/article/kebiasaan-membuang-sampah-12429
Setyani, I., Yulistianto, A., dan Gunawan, Y.W. (2019). Eksplorasi Peran Perempuan Samin Dalam Melestarikan Lingkungan Alam (Exploring the Roles of Samin Women in Preseving the Natural Environment). Jurnal Psikologi Perseptual, 4(2): 111-119.
Smith, J.A., Flower, P and Larkin, M. (2009). Interpretative Phenomenological Analysis: Theory, Method and Research. London: Sage
Smith, J.A., and Osborn, M. (2007). Interpretative phenomenological analysis. London: Routledge
Mali, Mateus. Ekologi dan Moral. dalam: Sunarko, A. & Kristiyanto, A.E. (Eds.). (2008). Menyapa Bumi Menyembah Hyang Ilahi: Tinjauan Ekologis atas Lingkungan. Yogyakarta: Kanisius.
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download