Peran Pendidikan Jasmani Melalui Kegiatan Ekstrakurikuller Futsal Dalam Mencegah Kenakalan Remaja Pada Siswa SMK N 1 Karimun

(1) * Rahmat Sanusi Mail (Universitas Karimun, Indonesia)
(2) Eka Lenggang Dianasari Mail (Universitas Karimun, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak dari upaya yang dilakukan untuk mencegah kenakalan remaja pada siswa Sekolah Menengah Atas. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, kajian literatur, penyebaran kuisioner dan wawancara. Teknik analisa data mengunakan teknik deskriptif dengan cara reduksi data, penyajian data dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pendidikan jasmani dapat mencegah kenakalan remaja dengan tiga indikator yaitu pengembangan kegiatan olahraga unggulan, gaya kepemimpinan guru penjas dan partisipasi keseluruhan warga sekolah.

Kata Kunci: Kenakalan, Remaja dan Pendidikan Jasmani


   

DOI

https://doi.org/10.31604/jips.v6i2.2019.135-144
      

Article metrics

10.31604/jips.v6i2.2019.135-144 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Aviyah, E., & Farid, M. (2019). Religiusitas, Kontrol Diri dan Kenakalan Remaja. Persona: Jurnal Psikologi Indonesia, 3(02), 126–129.

Barrett, D. E., Katsiyannis, A., Zhang, D., & Zhang, D. (2014). Delinquency and Recidivism: A Multicohort, Matched-Control Study of the Role of Early Adverse Experiences, Mental Health Problems, and Disabilities. Journal of Emotional and Behavioral Disorders, 22(1), 3–15.

Beighle, A., & Morrow, Jamer R, J. (2014). Promoting physical activity : addressing barriers and moving forward. Journal of Physical Education, Recreation & Dance 85(7), 23.

Etzel-Wise, D., & Mears, B. (2004). Adapted Physical Education and Therapeutic Recreation in Schools. Intervention in School and Clinic, 39(4), 223–232.

Faulkner, G. E. J., Adlaf, E. M., Irving, H. M., Allison, K. R., Dwyer, J. J. M., & Goodman, J. (2007). The relationship between vigorous physical activity and juvenile delinquency: A mediating role for self-esteem? Journal of Behavioral Medicine, 30(2), 155–163.

Hardiyanto, S., & Romadhona, E. S. (2018). Remaja dan perilaku menyimpang (studi kasus remaja di Kota Padangsidimpuan). Jurnal Interaksi, 2(1), 23–32.

Heaney, C. A., Walker, N. C., Green, J. K., & Rostron, C. L. (2014). Sport Psychology Education for Sport Injury Rehabilitation Professionals: A Review. Physical Therapy in Sports, 1(1).

Jarrett, O. S. (2002). Recess in Elementary School : What Does the Research Say ? Recess and Child Health. ERIC DIGEST, 2(July), 1–5.

Noyori-corbett, C., & Moon, S. S. (2010). Multifaceted Reality of Juvenile Delinquency : An Empirical Analysis of Structural

Theories and Literature. Child Adolescent Social Work J, 245–268.

Oktaviani, D., & Lukmawati. (2018). Keharmonisan Keluarga Dan Kenakalan Remaja Pada Siswa Kelas 9 Mts Negeri 2 Palembang. Jurnal Psikologi Islami, 4(1), 52–60.

Shoemaker, D. J. (2009). Juvenile delinquency (i). sStover Road: Rowman & Littlefileld Publisher, INC.

Spruit, A., Put, C. Van Der, Vugt, E. Van, & Stams, G. J. (2017). Predictors of Intervention Success in a Sports-Based Program for Adolescents at Risk of Juvenile Delinquency. International Journal of Offender Therapy and Comparative Criminology, 1(22).

Sumara, D., Humaedi, S., & Santoso, M. B. (2017). Kenakalan remaja dan penanganannya. Jurnal Penelitian & PPM, 4(2), 129–389.

Taylor, M. J., Wamser, R. A., Sanchez, M. E., & Arellano, C. M. (2016). The Impact of Sports Participation on Violence and Victimization among Rural Minority Adolescent Girls. Women in Sport and Physical Activity Journal, 19(1), 3–13.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.