HUBUNGAN PENGGUNAAN BRAND AMBASSADOR TWICE TERHADAP MINAT BELI PRODUK SCARLETT PADA REMAJA

(1) * Ristiq Fariyani Qanaah Mail (Universitas Singaperbangsa Karawang, Indonesia)
(2) Zainal Abidin Mail (Universitas Singaperbangsa Karawang, Indonesia)
(3) Nurkinan Nurkinan Mail (Universitas Singaperbangsa Karawang, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Strategi periklanan yang kerap dilakukan oleh perusahaan salah satunya yaitu penggunaan brand ambassador. Penelitian ini berusaha menjelaskan bagaimana hubungan girl group Twice sebagai brand ambassador dengan minat beli produk Scarlett pada remaja di SMAN 5 Karawang. Besarnya minat khalayak pada produk perawatan kulit, menjadikan Scarlett memilih menggunakan brand ambassador dan diharapkan memberikan dampak terhadap minat beli konsumen. Dalam hal ini karakteristik brand ambassador menggunakan VisCAP model yang terdiri dari visibility, credibility, attraction dan power. Model VisCAP ini sebagai indikator dan pendukung variabel (X) brand ambassador, sedangkan variabel (Y) minat beli. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional untuk menguji ada tidaknya hubungan antara kedua variabel tersebut. Sampel penelitian ini adalah remaja di SMAN 5 Karawang sebanyak 72 orang. Teknik pengolahan data menggunakan korelasi pearson product moment melalui software SPSS Windows 28. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unsur visibility Twice sebagai brand ambassador Scarlett memiliki hubungan yang kuat dengan minat beli, unsur credibility Twice sebagai brand ambassador Scarlett memiliki hubungan yang cukup kuat dengan minat beli, unsur attraction Twice sebagai brand ambassador Scarlett memiliki hubungan yang cukup kuat dengan minat beli, unsur power Twice sebagai brand ambassador Scarlett memiliki hubungan yang kuat dengan minat beli.


Keywords


Hubungan, Brand ambassador, Minat Beli, Scarlett, Twice.

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jips.v10i1.2023.10-17
      

Article metrics

10.31604/jips.v10i1.2023.10-17 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Angelia, D., & Aditiya, I. M. (2021, December 12). Tren Produk Kecantikan di Indonesia Tahun 2021. https://www.goodnewsfromindonesia.id/2021/12/28/mengintip-tren-produk-kecantikan-di-indonesia-tahun-2021

Effendy, O. U. (2003). Ilmu, Teori dan Filsafat Komunikasi. PT. Citra Aditya Bakti.

Kertamukti, R. (2015). Strategi Kreatif Dalam Periklanan, Konsep, Media, Branding, Anggaran. Rajawali Pers.

Lestari, R. (2022, February 15). Industri Kosmetika Masih Bisa Tumbuh Satu Digit, Mandom Indonesia (TCID) Masih Ragu. Bisnis.Com. https://ekonomi.bisnis.com/read/20220215/257/1500636/industri-kosmetika-masih-bisa-tumbuh-satu-digit-mandom-indonesia-tcid-masih-ragu

Lilishanty, E. D., & Maryatmi, A. S. (2019). Hubungan Citra Tubuh Dan Kepercayaan Diri Dengan Psychological Well Being Pada Remaja Kelas 11 Di SMAN 21 Jakarta. IKRAITH-HUMANIORA, 3(1).

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif. Alfabeta.

Suryadi, E., Darmawan, D., & Mulyadi, A. (2019). Metode Penelitian Komunikasi (dengan pendekatan Kuantitatif). PT. Remaja Rosdakarya.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.