(2) Weny Ratih Relasari
(3) Mega Oviasasti
(4) Tri Sunan Agung
(5) Sri Wulandari
(6) Defi Dachlian Nurdiana
*corresponding author
AbstractRusa bawean memiliki bentuk tubuh yang relative lebih kecil dibandingkan rusa jenis lainnya. Rusa ini juga rusa yang pemalu dan sensitive terhadap manusia. Balai besar konservasi sumberdaya alam jawa timur menyatakan bahwa, pada tahun 2019 rusa bawean tersisa 304 individu. Penangkaran sebagai upaya perbanyakan melalui pengembangbiakan dan pembesaran satwa liar dengan tetap mempertahankan kemurnian jenisnya. Upaya penangkaran rusa bawean dapat kita temui di Desa Pudakit Timur, Kecamatan Sangkapura, Kabupaten Gresik. Penangkaran rusa Bawean merupakan penangkaran yang berada pada habitat asli rusa bawean. Terkait uraian tersebut maka perlu dilakukan penelitian tentang pengembangan ekowisata berbasis penangkaran rusa. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan gambaran umum bagaimana kondisi penangkaran rusa Bawean. Penelitian ini merupakan jenis kualitatif deskrptif. Metode pengumpulan data didapatkan dengan pendekatan studi kepustakaan, observasi dan wawancara. Teknik analisis data mengunakan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukan strength berupa spesies endemik rusa bawean dengan kategori langkah, penangkaran yang masih asri, dan sebagai wahana wisata yang menarik maupun objek penelitian. Weakness masih menggunakan manajemen penangkaran kurang baik. Opportunities berupa visi menjadikan penangkaran rusa sebagai ekowisata baik dari pihak desa maupun pihak pengelola. Threats berupa kurang koordinasi dengan perangkat desa dan pejabat terkait. Adapun rekomendasi untuk penangkaran rusa bawean menjadi berkembang ekowisata lanjutan adalah membentuk kelembagaan yang berfokus pada pengelolaan ekowisata penangkaran rusa dan peningkatkan sarana dan prasarana, pelayanan serta regulasi tertulis untuk mendukung objek wisata yang menarik. KeywordsRusa Bawean, Penangkaran, Ekowisata, SWOT
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v9i10.2022.3931-3943 |
Article metrics10.31604/jips.v9i10.2022.3931-3943 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Adi Subrata, S., Faddel Jauhar, M., Konservasi Sumberdaya Rutan, J., Kehutanan UGM, F., Fakultas Kehutanan UGM, A., & ogyakarta, Y. (2013). Tingkat Kesukaan Rusa Bawean (Axis kuhlii) terhadap Jenis-Jenis Tumbuhan Bawah di Suaka Margasatwa dan Cagar Alam Pulau Bawean. Jurnal Ilmu Kehutanan, 1(2), 39–46. https://journal.ugm.ac.id/jikfkt/article/view/1554
Asy’ari, R., LastName Reiza D. Dienaputra2, LastNameAwaludin Nugraha3, LastNameRusdin Tahir4, LastNameCecep Ucu Rakhman5, & Rifki Rahmanda Putra. (2021). Kajian Konsep Ekowisata Berbasis Masyarakat Dalam Menunjang Pengembangan Pariwisata: Sebuah Studi Literatur. Pariwisata Budaya: Jurnal Ilmiah Pariwisata Agama Dan Budaya. http://ojs.uhnsugriwa.ac.id/index.php/parbud/article/view/113/63
Handiana, E., Mauliani, L., & Satwikasari, A. F. (2019). Pusat Penangkaran Hewan Langka Owa Jawa Dengan Pendekatan Arsitektur Ekologi Di Bogor. PURWARUPA Jurnal Arsitektur, 3(3), 199–206. https://jurnal.umj.ac.id/index.php/purwarupa/article/view/3789
Ichsan, A. C. (2018). Kajian Penggunaan Ruang Dan Waktu Rusa Totol (Axis Axis ) Di Lingkungan Istana Bogor Jawa Barat Study Of Spatial Use And Time Of Deer (Axis Axis) In Bogor Palace Environment. West Java. Jurnal Hutan Tropis, 6(1), 63–72. https://ppjp.ulm.ac.id/journal/index.php/jht/article/view/5106
Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor : P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2018, Pub. L. No. P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2018 (2018). https://jdih.maritim.go.id/cfind/source/files/permen-lhk/permenlhk-nomor-p.20-tahun-2018.pdf
Peraturan Menteri Kehutanan Nomor: P.19/Menhut-II/2005, Pub. L. No. P.19/Menhut-II/2005, Kementrian Kehutanan (2005).
Kementrian Lingkungan Hidup. (n.d.). UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Retrieved September 6, 2022, from https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/38771/uu-no-32-tahun-2009
Khotimah Wilopo, K., & Hakim, L. (2017). “Strategi Pengembangan Destinasi Pariwisata Budaya (Studi Kasus Pada Kawasan Situs Trowulan Sebagai Pariwisata Budaya Unggulan Di Kabupaten Mojokerto). Jurnal Administrasi Bisnis S1 Universitas Brawijaya, 42(1), 55–65. https://doi.org/10.21107/agriscience.v1i2.9183
Rahman, D. A., Gonzales, G., & Aulanier, S. (2016). Population size, distribution and status of the remote and Critically Endangered Bawean deer Axis kuhlii. https://doi.org/10.1017/S0030605316000429
Ramli, M., E.K.S.HARINI MUNTASIB, & DANAGUS PRIYONO KARTONO. (2012). Strategi Pengembangan Wisata Di Pulau Bawean Kabupaten Gresik. Media Konservasi. https://journal.ipb.ac.id/index.php/konservasi/article/view/12874/9761
Rijal, S., Zainal, F. A., & Badollahi, Muh. Z. (2020). Potensi Hutan Mangrove Sebagai Daya Tarik Wisata. PUSAKA (Journal of Tourism, Hospitality, Travel and Business Event), 2(2), 153–159. https://doi.org/10.33649/pusaka.v2i2.59
Satria, D. (2009). STRATEGI PENGEMBANGAN EKOWISATA BERBASIS EKONOMI LOKAL DALAM RANGKA PROGRAM PENGENTASAN KEMISKINAN DI WILAYAH KABUPATEN MALANG. Journal of Indonesian Applied Economics, 3(1), 1–2009. https://doi.org/10.21776/UB.JIAE.2009.003.01.5
Semiadi, G., R. Taufiq Purna Nugraha, & Nugraha, R. T. P. (2004). PANDUAN PEMELIHARAAN RUSA TROPIS (Y. Jamal, Ed.; 2nd ed.).
Sholik, M., Sholik, M. I., Rosyid, F., Mufa’idah, K., Agustina, T., & Ashari, U. R. (2016). MERANTAU SEBAGAI BUDAYA (EKSPLORASI SISTEM SOSIAL MASYARAKAT PULAU BAWEAN). CAKRAWALA, 10(2), 143–153. https://doi.org/10.32781/cakrawala.v10i2.39
Turwewi, M. H. R., Kaho, L. M. R., & Kaho, N. P. L. B. R. (2020). IDENTIFIKASI DAERAH JELAJAH RUSA TIMOR (Rusa timorensis) DI TAMAN WISATA ALAM PULAU MENIPO, KECAMATAN AMARASI TIMUR BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS. IDENTIFIKASI DAERAH JELAJAH RUSA TIMOR (Rusa Timorensis) DI TAMAN WISATA ALAM PULAU MENIPO, KECAMATAN AMARASI TIMUR BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS, 1(2)
Utari, P. S., & Kampana, I. M. A. (2014). Perencanaan Fasilitas Pariwisata ( Tourism Amenities ) Pantai Pandawa Desa Kutuh Kuta Selatan Badung. Jurnal Destinasi Pariwisata, 2(1).
Zebua, F. N. (2018). PERSEPSI WISATAWAN TERHADAP FASILITAS OBJEK WISATA DATARAN TINGGI DIENG PROVINSI JAWA TENGAH. Jurnal Planologi UNPAS
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download