PERAN KOMUNIKASI DALAM PENANGANAN PASCA PANDEMI COVID-19

(1) * Ambia B Boestam Mail (Universitas Nasional, Jakarta Selatan, Indonesia)
(2) Adi Prakosa Mail (Universitas Nasional, Jakarta Selatan, Indonesia)
(3) Bhakti Nur Avianto Mail (Universitas Nasional, Jakarta Selatan, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Komunikasi adalah bagian terpenting dalam menghadapi ancaman pandemi. Kepercayaan publik perlu dibangun dan dijaga agar tidak terjadi kepanikan dalam masyarakat dan agar penanganan dapat berjalan lancar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pola komunikasi pemerintah dalam penanganan Covid-19 di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi literature. Berdasarkan hasil penelitian diketahui Pola Komunikasi Pemerintah dalam penangan Covid-19 di masyarakat dapat dikatakan belum berjalan efektif. Berdasarkan pola komunikasi yang dibentuk oleh pemerintah terkesan tidak serius, fokus, dan terintegrasi dalam melahirkan kebijakan penanganan atau pencegahan Covid-19. Komunikasi yang disampaikan oleh pemerintah terkesan buru-buru dan tidak adanya integritas antar pimpinan. Informasi terkait penanganan Covid-19 sering berubah-ubah serta kurangnya transparansi dari pemerintah terkait bahaya Covid-19. Sehingga partisipasi masyarakat dalam mencegah penyebaran Covid-19 ini masih dianggap minim partisipasi. Pesan-pesan yang disampaikan pemerintah baik verbal ataupun non verbal serta secara simbolik, tidak diikuti oleh konsistensi perilaku para pimpinan pemerintahan, sehingga menjadikan pesan pencegahan atau penanganan Covid-19 tidak efektif.


Keywords


Komunikasi, Pemerintah, Covid-19.

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jips.v9i10.2022.3856-3867
      

Article metrics

10.31604/jips.v9i10.2022.3856-3867 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Arif, A., “Krisis Data dalam Penanganan Pageblukâ€, Jendela, 5 Agustus 2020, hal. 18.

Astutik, Y. “Ramai-ramai Warga Tolak Rapid Test Covid-19, Ada Apa?â€, 19 Juni 2020, https://www.cnbcindonesia.com/news/20200619165744-4-166686/ramai-ramai-wargatolak-rapid-test-Covid-19-adaapa, diakses 19 Juli 2020

Deddy Mulyana, 2010. Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar, Cet. XIV (Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Egeham, L., “Jokowi ke Menteri: Kondisi Krisis, Jangan Kerja Biasa-Biasa Sajaâ€, 8 Juli 2020, https://www.liputan6.com/news/read/4300133/jokowike-menteri-kondisi-krisisjangan-kerja-biasa-biasa-saja diakses 19 Juli 2021.

Flo, E. 2020. MPR Soroti Perbedaan Data Korban COVID-19 antara BNPB dan Kemenkes. Retrieved from merahputih.com website:

Handrini Ardiyanti. 2020. Komunikasi Pemerintahan Dalam Penanganan Pandemi Covid-19. Info Singkat : Kajian Singkat Terhadap Isu Aktual dan Strategis. Pusat Penelitian Badan Keahlian DPR RI: Jakarta Pusat. Vol. XII, No.15/I/Puslit/Agustus/2020.

Hasan, Erliana 2005. Komunikasi pemerintahan .Bandung: Rafika aditama.

Kantor Staff Presiden. 2020. Penanganan Covid-19: Protokol Komunikasi Publik. Internet: https://ksp.go.id/wp-content/uploads/2020/03/Protokol-Komunikasi-COVID-19.pdf , Diakses pada 17 Juli 2021

Kompas.com. 2021. Satgas Covid-19: Kepatuhan Masyarakat terhadap Protokol Kesehatan Turun Sejak September. Website: https://nasional.kompas.com/read/2021/01/08/06310151/satgas-covid-19-kepatuhan-masyarakat-terhadap-protokol-kesehatan-turun-sejak. Diakses pada 19 Juli 2021.

Mello, D. A. 1997. Sadhana. Diterjemahkan oleh: Suhardja. Yogyakarta: Kanisius

Nitisemito, Alex. 1982. Manajemen Personalia. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Onnong U. Effendy, 2003, Ilmu teori & Filsafat Komunikasi, Bandung, Citra Aditya Bakti

Sasa Djuarsa Sendjaja, 1993. Pengantar Komunikasi. Universitas Indonesia.

Vardiansyah, Dani. Filsafat Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar, Cet. II (Jakarta: PT Indeks, 2008) h. 25-26


Refbacks

  • There are currently no refbacks.