ANALISIS PROFIL PENGOBATAN, BIAYA MEDIS LANGSUNG DAN KUALITAS HIDUP PADA PASIEN HEMODIALISIS DI RUMAH SAKIT BHAKTI KARTINI KOTA BEKASI

(1) * Feby Supradono1 Mail (Magister Ilmu Kefarmasian Jurusan Farmasi Rumah Sakit Universitas Pancasila, Indonesia)
(2) Prih Sarnianto Mail (Magister Ilmu Kefarmasian Jurusan Farmasi Rumah Sakit Universitas Pancasila, Indonesia)
(3) Hesty Utami Ramadaniati Mail (Magister Ilmu Kefarmasian Jurusan Farmasi Rumah Sakit Universitas Pancasila, Indonesia)
(4) Afton Hidayat Mail (Magister Ilmu Kefarmasian Jurusan Farmasi Rumah Sakit Universitas Pancasila, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Penyakit gagal ginjal kronis (GGK) merupakan salah satu penyakit yang dibiayai oleh JKN dengan sistem Ina-CBGs (Indonesia casebased groups, paket pembiayaan berdasarkan kasus di Indonesia). Penetapan tarif ini membuat penyelenggara Unit Hemodialisis (HD) harus melakukan upaya kendali mutu-kendali biaya yang ketat agar tidak mengalami kerugian. Penelitian ini dilakukan untuk melihat kelayakan profil pengobatan riil dibandingkan dengan standar Pernefri (Perkumpulan Nefrologi Indonesia) dan konsekuensi biayanya untuk dibandingkan dengan tarif Ina-CBGs, serta melihat faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas hidup pasien. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional dengan rancangan potong-lintang (cross sectional). Data profil  pengobatan  diambil secara retrospektif dari rekam medis.  Data biaya langsung  diambil secara retrospektif dari dokumen biaya pengobatan pasien GGK. Data kualitas hidup pasien diambil secara  prospektif dari wawancara langsung menggunakan kuesioner EQ-5D tervalidasi dengan analisa regresi linier yang dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas hidup pasien HD. Populasi pasien 114 pasien dengan 92 pasien kriteria inklusi. Hasil penelitian 92 pasien dengan sosiodemografis diperoleh gambaran jenis kelamin 65,22% laki-laki dan 34,78% Perempuan dengan rentang usia terbanyak 50-59 tahun 42,93%, pekerjaan buruh 38,04% dan status perkawinan terbanyak adalah kawin 92,33%. Penyakit penyerta terbanyak hipertensi 76,09% dengan obat antihipertensi oral candesartan (Angiotensin reseptor-blocker-ARB) dan Amlodipin (calcium chanel-blocker-CCB). Hasil penelitian menunjukkan profil pengobatan 92 pasien diberikan Eritropoietin 1 kali dalam 2 kali HD. Berdasarkan Pernefri rerata biaya perkali kunjungan Rp 676.184 lebih kecil secara signifikan dari standar rumah sakit yaitu Rp 685.000  (p < 0,05, T-test) dan tarif Ina-CBGs yaitu Rp786.200. Dihasilkan nilai kualitas hidup rata-rata adalah 54,73% (p < 0,05, regresi linier), berarti terdapat perbedaan bermakna antara VAS (visual analogical scale) dengan sosiodemografi, biofisiologi dan EQ5D dengan persamaan Y = 82,249 -  5,880*perkawinan - 4,050*mobilitas - 5,270*aktivitas - 5,501*depresi. Dari hasil diatas disimpulkan bahwa terdapat perbedaan biaya langsung medis, biaya ideal dan tarif INA-CBGs. Terdapat perbedaan profil pengobatan terkait penggunaan Eritropoietin yang  mempengaruhi kualitas hidup pasien HD dengan nilai cukup.


Keywords


JKN, Ina-CBGs, Gagal Ginjal kronis, Hemodialisis, VAS, EQ5D

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jips.v8i8.2021.2493-2503
      

Article metrics

10.31604/jips.v8i8.2021.2493-2503 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Alam & Hadibroto. Gagal ginjal. 2008. PT.Gramedia. Jakarta

Anonim. Konsensus Dialisis Perhimpunan Nefrologi Indonesia. Pernefri 2003. Jakarta

Anonim, 8th Report of Indonesian Renal Registry. 2015. Jakarta.

Barbara, C. Long. Perawatan Medikal Bedah jilid 3. Yayasan IAPK Pajajaran. 1996. Bandung

Brunner & Suddart. Keperawatan Medikal Bedah Edisi 8 Volume 3. 2012. EGC. Jakarta.

Bootman et al. A cost-of-illnes model. Arch intern Med. 1997

Crott, R. & Briggs, A. (2010). Mapping the QLQ-C30 quality of life cancer questionnaire to EQ-5D patient preferences. European Journal of Health Economics 11: 427–434.

Fayers, P.M. & Machin, D. (2007). Quality of Life: The Assessment, Analysis and Interpretation of Patient- Reported Outcomes, Second Edition, John Wiley & Sons, England.

Gurková, E. (2011). Issues in the definitions of HRQoL. Journal of Nursing, Social Studies and Rehabilitation 3–4: 190–197.

Halyard, M.Y. & Ferrans, C.E. (2008). Quality-of-life assessment for routine cancer clinical practice. Journal of Supportive Cancer 6[5]: 221–229.

Hogg RJ et al. National Kidney Foundation’s Kidney Disease Outcomes Quality Initiative Clinical Practice Guidelines for Chronic Kidney Disease in Children and Adolescents: Evaluation, Classification, and Stratification. Pediatrics 2003; 111:1416-1421.

Idris, fahmi. Info BPJS edisi VIII. 2014. Jakarta

Ioannidis I. Clinical Nephrology. Rotonda Publications. Thessaloniki. 2007. (In Greek)

Lemone P, Burke K. Medical and Surgical Nursing 3rd edition, volume B’. Ed. Lagos, Athens, 2006. (In Greek)

Matziou-Megapanou V. Nephrology Nursing. Ed., Lagos, Athens, 2009. (In Greek)

Mulyadi, Akuntansi Biaya, STIE YKPN, Yogyakarta, 2005.

Price SA, Wilson LM. 2012. Patofisiologi konsep klinis proses-proses penyakit, edisi ke-6. Jakarta: EGC.

Scott, N.W., Fayers, P.M., Aaronson, N.L., et al. (2008a). The relationship between overall quality of life and its subdimensions was influenced by culture: Analysis of an international database. Journal of Clinical Epidemiology 61: 788–795.

Sudoyo, Aru. W, dkk. 2009. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam jilid 2 Edisi 5. Jakarta.

Sukandar, Enday. Nefrologi Klinik edisi III. 2006. PPI bagian Ilmu Penyakit Dalam RSHS. Bandung

Sulastomo. Manajemen Kesehatan. PT. Gramedia Pusaka Utama. 2007. Jakarta

Teckle, P., Peacock, S., McTaggart-Cowan, H., et al. (2011). The ability of cancer-specific and generic preference-based instruments to discriminate across clinical and self-reported measures of cancer severities. Health and Quality of Life Outcome 9: 106. Tersedia di: http://www.hqlo.com/ content/pdf/1477-7525-9-106.pdf [diakses pada 14 Oktober 2018].

Tim Departemen Kesehatan. Profil Kesehatan Indonesia. 2007. Jakarta

Tim Kemenkes. bahan paparan Jaminan Kesehatan Nasional dan Sistem Jaminan Sosial Nasional. 2013. Jakarta.

Vogenberg, F.R. Introduction to Applied Pharmacoeconomics, McGraw-.Hill Companies. USA. 2001.

Warady BA, Chadha V. Chronic kidney disease in children: the global perspective. Pediatr Nephrol 2007; 22:1999–2009.

Whyte DA, Fine RN. Chronic Kidney Disease in Children. Pediatr. Rev. 2008;29:335-341.

www.kidneyfoundation.org. National kidney foundation 2015. Diakses pada Juli

Zirogiannis P, Pieridis A, Diamantopoulos A. Clinical nephrology, volume B. Technogramma Publications. Athens. 2005. (In Greek)


Refbacks

  • There are currently no refbacks.