MAKNA RITUAL LENGGENG ALANG PADA PEREMPUAN DI DESA KOJAWAIR KECAMATAN HEWOKLOANG KABUPATEN SIKKA

(1) * Josef Kusi Mail (Pendidikan Sejarah, FKIP, Universitas Flores, Indonesia)
(2) Elisabeth Sustita Dua Jawa Mail (Pendidikan Sejarah, FKIP, Universitas Flores, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Permasalahan  yang diangkat dalam penelitian ini adalah apa makna lenggeng alang pada perempuan di desa Kojawair Kecamatan Hewokloang Kabupaten Sikka. Tujuan penelitian  adalah  untuk  mengetahui  makna lenggeng  alang  pada  rempuan di Desa Kajowair, Kecamatan Hewokloang, Kabupaten Sikka. Metode yang digunakan  dalam penelitian ini adalah metode penelitilian kualitatif dengan teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan  analisis data adalah reduksi data, pemaparan data dan, penarikan  kesimpulan.  Hasil  penelitian menunjukan bahwa makna yang terkandung dala ritual lenggeng alang adalah makna kedewasaan, makna keindahan dan makna budaya. Dewasa  dalam  hal  ini  artinya ia sanggup melaksanakan tugas sebagai ibu rumah tangga yang baik. Demikian lenggeng alang sebagai simbol identitas perempuan yang  merupakan  warisan  leluhur yang  mengandung nilai budaya dan simbol-simbol tersendiri yang merupakan  pesan moral  bagi masyarakat desa Kojawair, khususnya  generasi  muda agar tetap melestarikan budaya yang ada.


Keywords


Makna, Ritual, Lenggeng Alang, Perempuan

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jips.v9i5.2022.1552-1560
      

Article metrics

10.31604/jips.v9i5.2022.1552-1560 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Adeney, Benard. 2000. Etika Sosial Lintas Budaya. Yogyakarta: Kanisius.

____________. 1995. Etika Sosial Lintas Budaya. Yogyakarta: Kanisius.

Gunawan, I. 2013. Metode Penelitian Kualitatif. Jakarta: Bumi Aksara.

Haviland, William A. 1999. Anropologi. Surabaya: Erlangga.

Jurahman, dkk. 2013, Pengantar Ilmu Sosial & Budaya Dasar. Jakarta: Kanisius.

Moleong, I.J. 2011. Metode Penelitian Kualitatif. Jakarta: Rosdakarya.

___________. 2016. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Rosdakarya.

Puspoyo, dkk.1995 Sanggul-Sanggul Daerah Di Indonesia. Jakarta: Communication.

Putranto & Sutrisno. 2015. Teori – Teori Kebudayaan. Yogyakarta: Kanisius.

Soekanto, Solistyowati. 2013, Sosiolgi Suatu Pengantar. Jakarta: Raja Grafindo.

Spradeley, James P. 2007. Metode Etnografi.Yogyakarta: Taciara Wicana.

Winarno, Hermanto. 2012. Imu Sosial Budaya Dasar. Jakarta: Bumi Aksara


Refbacks

  • There are currently no refbacks.