(2) Taufiq Ramdani
(3) Nuning Juniarsih
*corresponding author
AbstractMasa pandemi Covid-19 membuat kondisi perekonomian masyarakat Indonesia mengalami perubahan sosial yang signifikan, sebab membuat masyarakat kesulitan dalam memenuhi kebutuhan dasarnya seperti sandang, pangan, papan dan pendidikan bagi anak-anak. Perihal ini terjadi pula pada masyarakat pesisir di Pantai Selong Belanak, Kabupaten Lombok Tengah yang terdiri dari masyarakat yang bermatapencaharian sebagai nelayan serta pengelola usaha wisata pantai. Pandemi Covid-19 di Lombok Tengah mengakibatkan penurunan jumlah kunjungan wisatawan pantai serta mengakibatkan nelayan kesulitan dalam melakukan pemasaran hasil laut, sehingga masyarakat melakukan upaya atau strategi bertahan hidup di tengah pandemi Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi bertahan hidup masyarakat pesisir pada masa pandemi Covid-19 di Lombok Tengah, dengan menggunakan metode penelitian kualitatif pendekatan studi kasus sehingga dapat mengungkap fenomena yang unik, khas serta mendalam pada kehidupan masyarakat pesisir di masa pandemi melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan teknik analisis data interaktif Miles dan Huberman sehingga mendapatkan data yang absah dan valid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat pesisir melaksanakan strategi bertahan hidup seperti berhutang kepada Bank Keliling atau rentenir, melakukan simpan pinjam di KUB kelompok nelayan, menjual benda-benda berharga seperti barang elektronik hingga perhiasan, memanfaatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT-DD), masyarakat pesisir juga melakukan inovasi dalam bisnis atau usahanya seperti melakukan metode pesan antar atau delivery untuk makanan yang dijual di kedainya. Â Disamping itu, masyarakat pesisir mengikuti kegiatan produktif di Kelompok Sadar Wisata Pantai Selong Belanak serta KUB Kelompok Nelayan Selong Belanak untuk mendapatkan fasilitas-fasilitas seperti kegiatan sosial, pelatihan, serta bantuan peralatan nelayan dan bantuan dana inovasi usaha pantai. KeywordsPandemi Covid-19, Strategi Bertahan Hidup, Masyarakat Pesisir
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v8i6.2021.1744-1753 |
Article metrics10.31604/jips.v8i6.2021.1744-1753 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Abbas, Jaffar; Mubeen, Riaqa; Lorember, Paul Terhemba; Raza, Saqlain; Mamirkulova, Gulnara. 2021. Exploring the impact of COVID-19 on tourism: transformational potential and implications for a sustainable recovery of the travel and leisure industry. Current Research in Behavioral Sciences. 2(1) doi: https://doi.org/10.1016/j.crbeha.2021.100033
Duro, Juan Antonio; Laborda, Alejandro Perez; Prats, Judith Turrion; Fernandez, Melchor Fernández. 2021. Covid-19 and Tourism Vulnerability. Tourism Management Perspectives. 38 (2) 100819 doi: https://doi.org/10.1016/j.tmp.2021.100819
Field, John. 2010. Modal Sosial (terjemahan). Yogyakarta: Kreasi Wacana
Fukuyama, Francis. 2001. Social capital, civil society and development. Third World Quarterly. 22(1): 7-20
Fukuyama, Francis. 2002. Social Capital and Development: The Coming Agenda. SAIS Review. 22(1): 23-37. Doi: https://doi.org/10.1353/sais.2002.0009
Malherbe, Willem; Sauer, Warwick; Aswani, Shankar. 2020. Social Capital Reduces Vulnerability in Rural Coastal Communities of Solomon Islands. Ocean & Coastal Management 191 https://doi.org/10.1016/j.ocecoaman.2020.105186
Mauthe, Michele Barnes; Oleson, Kirsten LL; Brander, Luke M; Zafindrasilivonona, Bienvenue; Oliver, Thomas A; Beukering, Pieter Van. 2015. Social capital as an ecosystem service: Evidence from a locally managed marine area. Ecosystem Services 16: 283-293 doi: https://doi.org/10.1016/j.ecoser.2014.10.009
Miles, Matthew B; Huberman, A. Michael, Saldana, ‎Johnny. (2018). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. London: SAGE Publications
Modjo, Mohamad Ikhsan. 2020. Memetakan Jalan Penguatan Ekonomi Pasca Pandemi. The Indonesian Journal of Development Planning. 4(2):103-116. https://doi.org/10.36574/jpp.v4i2.117
Nassaji, H. (2015). Qualitative and Descriptive Research: Data Type versus Data Analysis. Language Teaching Research. 19:129-132.
doi:10.1177/1362168815572747
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: CV. Alfabeta
Suparyana, Pande Komang; Indrawan, I Putu Eka; Syaputra, Maiser. 2021. Peran Modal Sosial Kelompok Nelayan Menghadapi Cuaca Buruk di Pesisir Pantai Desa Kuranji Dalang. Jurnal Emasains: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains 10(1):181-189. doi:10.5281/zenodo.4734345
Syahra, Rusydi. 2003. Modal Sosial: Konsep dan Aplikasi. Jurnal Masyarakat dan Budaya 5(1) 1-22
Syahriar, Galang Hendry dan Darwanto. 2015. Modal Sosial Dalam Pengembangan Ekonomi Pariwisata (Kasus Daerah Obyek Wisata Colo Kabupaten Kudus). Eko-Regional 10(2):126-137 doi: 10.20884/1.erjpe.2015.10.2.747
The World Bank Group. (2021, 14 Oktober). Oceans, Fisheries and Coastal Economies. 2 September 2021, diunduh dari https://www.worldbank.org/en/topic/oceans-fisheries-and-coastal-economies
Trinanda, Tommy Cahya. 2017. Pengelolaan Wilayah Pesisir Indonesia dalam Rangka Pembangunan Berbasis Pelestarian Lingkungan. MATRA PEMBARUAN Jurnal Inovasi Kebijakan 1(2) 75-84 doi: 10.21787/mp.1.2.2017
Umamahewari, Thavasiyandi; Sugumar, Gopalrajan; Khrisnan, Pandian; Ananthan, Pachampalayam Shanmugam; Anand, Arur; Jeevamani, Jeyapaul Joyson Joe; Mahendra, Ranganalli Somashekharappa; Infantina, John Amali; Rao, Cherukumalli Srinivasa. 2021. Vulnerability Assessment of Coastal Fishing Communities for Building Resilience and Adaptation: Evidences From Tamil Nadu, India. Environmental Science & Policy. 123(9):114-130 doi: 10.1016/j.envsci.2021.05.009
Wu, Chia Chi dan Tsai, Huei Min. 2014. A capital-based framework for assessing coastal and marine social–ecological dynamics and natural resource management: A case study of Penghu archipelago. Journal of Marine and Island Cultures 3(2): 60-68 doi: https://doi.org/10.1016/j.imic.2014.10.001
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download