*corresponding author
AbstractStunting di Kota Bontang mencerminkan ketimpangan pembangunan manusia dalam konteks kota industri dengan pertumbuhan ekonomi tinggi, namun belum inklusif dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga rentan. Kajian ini bertujuan menganalisis determinan stunting secara multidimensi dan spasial serta merumuskan alternatif kebijakan yang tepat sasaran. Metode yang digunakan adalah mixed method, menggabungkan analisis kuantitatif berbasis data administratif (PDRB, konsumsi rumah tangga, sanitasi, dan demografi 1000 HPK) dengan analisis kualitatif melalui Focus Group Discussion (FGD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa stunting terkonsentrasi pada klaster kelurahan dengan karakteristik risiko tinggi, yaitu sanitasi buruk, pola konsumsi rendah protein, serta keterbatasan layanan dasar. Temuan ini menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak otomatis meningkatkan kualitas gizi, sehingga memperkuat ketimpangan intra-kota. Berdasarkan model evaluasi kebijakan dari William N. Dunn, alternatif kebijakan yang dipilih adalah intervensi berbasis klaster risiko (place-based intervention). Kebijakan ini memiliki efektivitas tinggi karena menargetkan wilayah prioritas secara spesifik, kecukupan tinggi dalam menjawab akar masalah spasial, serta tingkat keadilan sangat tinggi karena berfokus pada kelompok rentan. Dari sisi efisiensi, kebijakan berada pada kategori sedang karena memerlukan realokasi sumber daya tanpa peningkatan anggaran signifikan. Kebijakan ini juga memiliki responsivitas tinggi terhadap kondisi lokal dan sangat layak karena selaras dengan arah kebijakan nasional penurunan stunting. Jadi pendekatan berbasis klaster menjadi strategi paling tepat untuk mendorong penurunan stunting yang presisi, merata, dan berkelanjutan di Kota Bontang
KeywordsStunting; Household Consumption, Spatial Analysis, Location-Based Policy
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v13i8.2026.2318-2340 |
Article metrics10.31604/jips.v13i8.2026.2318-2340 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Annashr, N. N., A. Muharry, N. Neni, and ... 2023. “PENGUATAN 5 PILAR SANITASI TOTAL BERBASIS MASYARAKAT DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING.” … (Jurnal Masyarakat ….
Clark, H., A. M. Coll-Seck, A. Banerjee, S. Peterson, and ... 2020. “A Future for the World’s Children? A WHO–UNICEF–Lancet Commission.” The Lancet.
Dewi, Ratih Kumala, and Rahmadani Yusran. 2023. “Dinamika Advokasi Kebijakan Pencegahan Stunting Di Kota Padang.” Mandalanursa 7(2):1119–24.
Komarulzaman, Ahmad, Robi Andoyo, Zuzy Anna, Aisyah Amatul Ghina, Putri Riswani Halim, Herlina Napitupulu, Monica Ruth Karunia, and Annisa Andriani. 2023. “Achieving Zero Stunting: A Sustainable Development Goal Interlinkage Approach at District Level.” Sustainability. doi: 10.3390/su15118890.
Oswal, Deshna, Mahantashetti, Mubashir Angolkar, Mayank Singh, Shivani Haritay, and Madan Godbole. 2026. “Anaemia in Early Childhood: Prevalence, Co-Existence with Undernutrition, and Its Correlates in Urban Slums of Belagavi.” BMC Public Health 26(1). doi: 10.1186/s12889-026-26404-6.
Prasetyo, Andjar, Nana Noviana, Weni Rosdiana, M. Arief Anwar, Hartiningsih, Hendrixon, Bekti Putri Harwijayanti, and Mochammad Fahlevi. 2023. “Stunting Convergence Management Framework Through System Integration Based on Regional Service Governance.” Sustainability. doi: 10.3390/su15031821.
Sari, Dian Permata, and Rahmadani Yusran. 2022. “Evaluasi Kebijakan Pencegahan Stunting Di Nagari Pulakek Koto Baru Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan.” Journal of Civic Education 5(1):90–100.
Yin, Robert K. 2018. Case Study Research and Applications: Design and Methods. Vol. 53.
Zhang, Hongxia, Yan Song, Chaosu Li, Qi Liu, Huatai Cui, Chen Zeng, Zhongcheng Wang, Qian Zhang, Yanan Li, and Yiling Rong. 2019. “Exploring the Impact of Individual Characteristics Associated With Government Officials on the Severity of Real Estate Corruption.” Sustainability. doi: 10.3390/su11123351.
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download