ANALISIS SWOT TERHADAP PROGRAM KLA (KABUPATEN LAYAK ANAK) DI DINAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK KABUPATEN BEKASI

(1) Fany Fany Mail (Universitas Singaperbangsa Karawang, Indonesia)
(2) * Indra Aditya Mail (Universitas Singaperbangsa Karawang, Indonesia)
(3) Dewi Noor Azijah Mail (Universitas Singaperbangsa Karawang, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Program Kabupaten Layak Anak (KLA) merupakan kebijakan pemerintah yang bertujuan mewujudkan lingkungan yang menjamin pemenuhan hak dan perlindungan anak secara terpadu melalui sinergi berbagai pemangku kepentingan. Kabupaten Bekasi telah memperoleh predikat Madya pada tahun 2025, namun implementasi program masih menghadapi berbagai tantangan yang memerlukan evaluasi strategis. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor internal dan eksternal yang memengaruhi realisasi Program Kabupaten Layak Anak di Kabupaten Bekasi serta merumuskan strategi pengembangannya menggunakan analisis SWOT. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD), serta studi dokumen. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan yang dipadukan dengan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan implementasi Program KLA meliputi komitmen pemerintah daerah, dukungan regulasi, kelembagaan, serta kolaborasi lintas sektor. Kelemahannya meliputi masih tingginya angka stunting, koordinasi antarperangkat daerah yang belum optimal, dan belum meratanya fasilitas ramah anak. Peluang berasal dari dukungan kebijakan nasional, perkembangan teknologi informasi, serta potensi kemitraan dengan dunia usaha dan masyarakat. Sementara itu, ancaman meliputi meningkatnya kasus kekerasan terhadap anak, perundungan, kekerasan berbasis digital, serta rendahnya kesadaran masyarakat terhadap perlindungan anak. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kolaborasi, optimalisasi teknologi, peningkatan partisipasi masyarakat, dan pemerataan pelayanan berbasis hak anak guna mendukung keberlanjutan implementasi Program Kabupaten Layak Anak di Kabupaten Bekasi.


Keywords


Kabupaten Layak Anak,SWOT, perlindungan anak, Kabupaten Bekasi

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jips.v13i8.2026.2153-2163
      

Article metrics

10.31604/jips.v13i8.2026.2153-2163 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Ansell, C., & Gash, A. (2008). Collaborative governance in theory and practice. Journal of Public Administration Research and Theory, 18(4), 543–571. https://doi.org/10.1093/jopart/mum032

Badan Pusat Statistik Kabupaten Bekasi. (2025). Kabupaten Bekasi dalam Angka 2025. Badan Pusat Statistik Kabupaten Bekasi.

Bakhri, S., Herawati, C., & Nuroniyah, W. (2020). Prospek dan tantangan Kabupaten Layak Anak (KLA) di Kabupaten Cirebon. YINYANG: Jurnal Studi Islam, Gender, dan Anak, 15(2).

Elizabeth, A., & Hidayat, Z. (2016). Implementasi Program Kota Layak Anak dalam upaya pemenuhan hak-hak anak di Kota Bekasi. Journal of Public Policy and Management Review, 5(2).

Hardjaloka, L. (2014). Studi penerapan e-government di Indonesia dan negara lainnya sebagai solusi pemberantasan korupsi di sektor publik. Jurnal RechtsVinding, 3(3), 435–452.

Jehudat, Novaria, & Soesiantoro. (2024). Collaborative governance dalam implementasi Kabupaten/Kota Layak Anak. Journal of Governance and Public Administration.

Nurhanisah, & Maifizar, A. (2025). Dampak implementasi Kabupaten Layak Anak (KLA) dalam upaya perlindungan anak di Kabupaten Aceh Barat. Jurnal Sosiologi USK (Media Pemikiran & Aplikasi), 19(1).

Peraturan Daerah Kabupaten Bekasi Nomor 2 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak.

Peraturan Presiden Nomor 25 Tahun 2021 tentang Kebijakan Kabupaten/Kota Layak Anak.

Pemerintah Kabupaten Bekasi. (2024). Pemkab laporkan hasil pelaksanaan 8 aksi konvergensi penurunan stunting Kabupaten Bekasi Tahun 2023.

Pemerintah Kabupaten Bekasi. (2025). Pemkab Bekasi targetkan penurunan stunting ke angka satu digit.

Rahmawati, I., & Wahyuni, S. (2024). Implementasi kebijakan Kabupaten Layak Anak di Kabupaten Klaten (Studi kasus pada anak yang membutuhkan perlindungan khusus). Res Publica: Jurnal Hukum Kebijakan Publik, 8(1), 51–63.

Ratna Dewi, & Sri Dwi Friwarti. (2023). Implementasi pembentukan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) di Kabupaten Aceh Barat.

Sani, S. A. I., & Dwiono, S. (2025). Implementasi kebijakan Kabupaten Layak Anak dalam perspektif perlindungan hak anak. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora.

Siskasari, R., & Darumurti, A. (2021). Implementasi kebijakan Kabupaten/Kota Layak Anak melalui kolaborasi pemerintah dan stakeholder. Journal of Public Policy and Administration.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.