(2) * Dadang Mashur
*corresponding author
AbstractPenelitian ini dilatarbelakangi oleh dampak masif bencana banjir bandang (galodo) di Kabupaten Tanah Datar yang mengakibatkan kerusakan infrastruktur, keterisolasian wilayah, lumpuhnya sektor pertanian, serta trauma psikologis masyarakat. Masalah diperparah oleh perluasan dampak bencana, lambatnya pemulihan fisik, ketidakmerataan bantuan, dan resistensi budaya terkait relokasi lahan ulayat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen pemulihan pascabencana galodo serta mengidentifikasi faktor penghambatnya. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan informan), observasi, dan dokumentasi. Pendekatan ini dipilih untuk mendalami fenomena secara holistik dari sudut pandang multi-aktor dan membandingkan praktik lapangan dengan teori manajemen bencana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pemulihan belum optimal. Keberhasilan tercapai pada aspek legalitas hukum (dokumen R3P), partisipasi gotong royong, pemanfaatan teknologi mitigasi digital, dan pembangunan Hunian Tetap terpadu. Namun, kelemahan mendasar ditemukan pada aspek keadilan akibat data korban yang tidak valid, bantuan logistik yang timpang, serta penanganan psikososial yang bersifat temporer. Faktor penghambat utama meliputi keterbatasan anggaran, tumpang tindih data, dan konflik lahan ulayat. Disimpulkan bahwa pemulihan belum sepenuhnya selaras dengan asas manajemen bencana karena lemahnya keberlanjutan intervensi non-fisik dan absennya integrasi data tunggal. KeywordsPemulihan, Galodo, Azas Manajemen Bencana
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v13i7.2026.1858-1864 |
Article metrics10.31604/jips.v13i7.2026.1858-1864 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
BNPB. (2017). Peraturan BNPB No.5 Tahun 2017 tentang Penyusunan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana. Bnpb, 1570.
Farni, I. (2020). Manajemen Penanggulangan Bencana. Academia, 1, 13. https://www.academia.edu/33312585/MANAJEMEN PENANGGULANGAN BENCANA
Kaharuddin. (2021). Equilibrium : Jurnal Pendidikan Kualitatif : Ciri dan Karakter Sebagai Metodologi. Jurnal Pendidikan, IX(1), 1–8. http://journal.unismuh.ac.id/index.php/equilibrium
Koda, C. B., Ola, U., & Boro, V. I. A. (2025). Bencana Alam Di Kabupaten Lembata. Education and Government Wiyata, 3(1), 58–73.
Nugraha, S. (2022). Penanggulangan Bencana dalam Perspektif Hukum (Issue August).
NURUL SAHIRA. (2023). ( Bpbd ) Dalam Menanggulangi Bencana Banjir.
Ramadhani, S. S., & Hilman, Y. A. (2022). Strategi Bpbd Kabupaten Pacitan Dalam Upaya Penanggulangan Bencana Banjir Dan Tanah Longsor (Pacitan Regency Bpbd Strategy in Flood and Landslide Disaster Management Efforts). Riset Inossa |, 4(1), 24–37.
Ramli, S. (2010). Manajemen Bencana (H. Djajaningrat (ed.); 03 ed.). Dian Rakyat.
Soares, I., Araújo, A., Ximenes, R., Gomes, M., & Media, A. (2025). METODE PENELITIAN KUALITATIF.
Sebagai, D., Untuk, S., Studi, M., Studi, P., & Islam, P. (2025). Community Resilience In Facing The Galodo Disaster in Islamic Psychology Department Ushuluddin , Adab , and Da ’ wah Faculty Mahmud Yunus State Islamic University
Sofyan Ade Putra, Erwin Ananta, Yan Fuadi, Komeyni Rusba, & Muhamad Ramdan. (2024). Kinerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah Dalam Penanggulangan Bencana Tanah Longsor Di Kota Balikpapan. Jurnal Keselamatan, Kesehatan Kerja Dan Lindungan Lingkungan, 10(1), 49–56. https://jurnal.d4k3.uniba bpn.ac.id/index.php/identifikasi49
Sutrisno. (2021). Penelitian Kualitatif: Metode Penelitian Kualitatif. In Jurnal
Zulbaidah, S. (2022). Fakultas Dakwah Dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang. Eprints.Walisongo.Ac.Id, 1601016006. https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/5681/
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download