(2) Ichlasul Nuryasjudan
(3) Indriyanti Aziz
(4) Mahmuddin Mahmuddin
*corresponding author
AbstractSistem drainase dirancang untuk menilai kemampuan drainase dalam menampung aliran limpasan serta menilai upaya untuk meningkatkan kinerja drainase agar dapat berfungsi dengan baik. Air dialirkan dengan membuat saluran sekunder untuk menampung air hujan yang mengalir di atas tanah, serta untuk mengalirkan air limbah seperti limbah rumah tangga dan industri, serta air yang berasal dari siklus hidrologi yang dapat menimbulkan banjir. Ketika terjadi hujan deras di Makassar, hampir semua lokasi mengalami genangan, terutama di tepi dan badan jalan. Contohnya terjadi di beberapa kecamatan di Makassar, yaitu Kecamatan Tallo di Jalan Sunu. Dari hasil analisis, ditemukan bahwa kapasitas debit saluran yang ada adalah 1,11 m3/detik. Sementara itu, debit yang direncanakan untuk periode ulang 10 tahun adalah 1,77 m3/detik. Perencanaan dimensi saluran yang sudah direvisi memiliki kapasitas debit untuk saluran yang ada sebesar 2,83 m3/detik dengan lebar atas (B) = 1,40 m, lebar bawah = 1,40 m, dan tinggi saluran (H) = 4,50 m. Sedangkan untuk saluran yang dirancang ulang, debitnya adalah 75,03 m3/detik dengan lebar atas (B) = 1,40 m, lebar bawah (b) = 1,40 m, dan tinggi saluran (H) = 0,8 m. Oleh karena itu, debit saluran yang dirancang kembali lebih besar daripada debit yang direncanakan. KeywordsEksisting, Genangan, Daya Tampung, Banjir.
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v13i7.2026.1917-1926 |
Article metrics10.31604/jips.v13i7.2026.1917-1926 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Anonim, Tata Cara Penyusunan Rencana Induk Sistem Sistem Drainase Perkotaan, Dit. PLP, Ditjen Cipta Karya, 2011
Asmorowati, Rahmawati, Sarasanty, dkk, 2021. DRAINASE PERKOTAAN. Tasikmalaya: Perkumpulan Rumah Cemerlang Indonesia.
Bambang Triatmojo. 2008. Hidrologi Terapan: Yogyakarta.
Chay Asdak, 2014. Hidrologi Dan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai: Universitas Gajah Mada.
Daud, J., Maulana, A., & Anisah, A. (2019). PERENCANAAN ULANG SISTEM DRAINASE UNTUK MENGATASI BANJIR PADA PEMUKIMAN PADAT PENDUDUK. Menara: Jurnal Teknik Sipil, 14(1).18-26.
Fairizi, D. (2015). Analisis dan evaluasi saluran drainase pada kawasan perumnas talang kelapa di subdas lambidaro Kota Palembang. Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan, 3(1), 755-765.
Hadihardjaja, Joetata, 1997, “Drainase Perkotaan”, Universitas Guna Darma, Jakarta
Kamiana, I. Made, and Allan Restu Jaya. "Koefisien Manning Saluran Drainase di Ruas Jalan Bapuyu dan Jalan Lele Kota Palangka Raya." Prosiding Seminar Sains Nasional dan Teknologi. Vol. 1. No. 1. 2019
Linsley Ray K., Ir., Kohler Max A., Paulhus Joseph L.H, 1986, Hidrologi Untuk Insinyur. Erlangga: Jakarta.
Martha, W. dan Adidarma, W. (1983). Mengenal Dasar-Dasar Hidrologi. Bandung: Nova.
NUGROHO, Dandy; LEKSONO, Bowo; SHOLIKHAH, Irani. Perencanaan Ulang Sistem Saluran Drainase di Kecamatan Menganti Kabupaten Gresik. Wahana Teknik, 2021, 10.1: 15-22.
Singh, P. V, 1992. Elementary Hydrology. Prentice-Hall Englewood Cliffs, New Jersey.
Triatmodjo, B., 2010. Hidrologi Terapan, 2nd ed. Beta Offset, Yogyakarta. (Asmorowati, Rahmawati, Sarasanty, & dkk, 2021
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download