(2) Yoskar Kadarisman
*corresponding author
AbstractPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana nail art dimaknai sebagai simbol status sosial di kalangan perempuan. Fenomena nail art mengalami perkembangan signifikan dalam industri kecantikan modern dimana nail art tidak lagi dipandang sekadar praktik estetika, melainkan telah berkembang menjadi bagian dari konsumsi simbolik dalam masyarakat modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana perempuan memaknai nail art sebagai simbol status sosial serta representasi yang ingin ditampilkan melalui praktik tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling terhadap lima informan pelanggan dan satu key informan di Salon Vlash.Nails Kota Pekanbaru. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nail art berfungsi sebagai media representasi identitas dan status sosial melalui nilai tanda (sign value). Konsumen tidak hanya mempertimbangkan aspek estetika, tetapi juga citra, prestise salon, serta persepsi sosial yang melekat. Selain itu, ditemukan adanya ambivalensi makna, di mana nail art dipandang sebagai bentuk kepuasan diri sekaligus sarana membangun citra sosial. Dengan demikian, nail art dapat dipahami sebagai praktik konsumsi simbolik yang berperan dalam konstruksi identitas dan stratifikasi sosial perempuan di masyarakat modern. Keywordsnail art, status sosial, konsumsi simbolik, perempuan, Baudrillard
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v13i6.2026.1332-1341 |
Article metrics10.31604/jips.v13i6.2026.1332-1341 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Baudrillard, J. (2020). The finest consumer object: The body. In The consumer society. Routledge. https://doi.org/10.4324/9781003060338-46
Carolan, M. S. (2005). The conspicuous body: Capitalism, consumption, and the body. Worldviews, 9(1), 82–111. https://brill.com/view/journals/wo/9/1/article-p82_4.xml
Featherstone, M. (1982). The body in consumer culture. Theory, Culture & Society, 1(2), 18–33. https://doi.org/10.1177/026327648200100203
Holbrook, M. B., & Block, L. G. (1998). The role of appearance in consumption. Consumption, Markets and Culture, 1(1), 1–20. https://doi.org/10.1080/10253866.1998.9670310
Joy, A., & Venkatesh, A. (1994). Postmodernism, feminism, and the body: The visible and the invisible in consumer research. International Journal of Research in Marketing, 11(4), 333–357. https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/0167811694900116
Schouten, J. W. (1991). Selves in transition: Symbolic consumption in personal rites of passage. Journal of Consumer Research, 17(4), 412–425. https://academic.oup.com/jcr/article-abstract/17/4/412/1797226
Silviana, P., & Mustain, M. (2019). Consumption practices in the Baudrillard perspective. https://cyberleninka.ru/article/n/consumption-pratice-in-the-baudrillard-perspective
Soekanto, S. (2003). Sosiologi suatu pengantar. Rajawali Press.
Thompson, C. J., & Haytko, D. L. (1997). Speaking of fashion: Consumers’ uses of fashion discourses. Journal of Consumer Research, 24(1), 15–42. https://academic.oup.com/jcr/article-abstract/24/1/15/1835372
Thompson, C. J., & Hirschman, E. C. (1995). Understanding the socialized body. Journal of Consumer Research, 22(2), 139–153. https://academic.oup.com/jcr/article-abstract/22/2/139/1822499
Xu, X. (2019). Beauty as symbolic capital: A sociological perspective. SAGE Open, 9(2). https://doi.org/10.1177/2158244019850236
Indaryani. (2016). Modul Paket Keahlian Kecantikan Kulit Sekolah Menengah Kejuruan Nail art Usaha dan Kecantikan. Direktorat Jendral Guru dan Tenaga Kependidikan.
Ulinuha. (2015). Nail art Sebagai Fashion Statement Dalam Fotografi [Skripsi]. Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
Wasilah. (2020). tudi Perbandingan Hasil Ombre Nail art Dengan Sponge dan Air Brush [Skripsi]. Universitas Negeri Semarang.
Djalal, Arlin, & Syamsu. (2022). “Masyarakat Konsumen dalam Perspektif Teori Kritis Jean Baudrillard” .Journal of Social and Educational Studies.
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download