PENGARUH PENAMBAHAN BUBUK ALUMINIUM DAN SILIKA FUME TERHADAP KUAT TEKAN DAN POROSITAS BETON NON PASIR

(1) * Verby Reza Surya Nurdiana Mail (Politeknik Negeri Pontianak, Indonesia)
(2) Noviza Ramadhaningsih Aziz Mail (Politeknik Negeri Pontianak, Indonesia)
(3) Susi Hariyani Mail (Politeknik Negeri Pontianak, Indonesia)
(4) Innino Justitiannisa Mail (Politeknik Negeri Pontianak, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penambahan bubuk aluminium dan silica fume terhadap kuat tekan dan porositas beton non-pasir. Metode yang digunakan adalah eksperimen kuantitatif dengan variasi bubuk aluminium (0%, 0,3%, 0,5%, 0,7%, dan 0,9%) serta silica fume (0%, 2,5%, 5%, 7,5%, dan 10%) berdasarkan berat semen. Sampel paving block diuji pada umur 28 hari untuk mengetahui nilai kuat tekan dan porositas. Pengujian kuat tekan dilakukan menggunakan Compression Testing Machine (CTM), sedangkan porositas diukur dengan membandingkan volume rongga pada setiap benda uji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa campuran optimum diperoleh pada penggunaan 0,9% bubuk aluminium dan 2,5% silica fume, dengan kuat tekan sebesar 42,55 kg/cm² dan porositas sebesar 21,07%. Penambahan bubuk aluminium cenderung meningkatkan porositas, sedangkan silica fume dapat meningkatkan kuat tekan. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan material paving block yang ramah lingkungan serta mampu mengurangi genangan air di permukaan pada area publik.


Keywords


beton non pasir, bubuk aluminium, silika fume, kuat tekan, porositas.

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jips.v13i5.2026.1006-1010
      

Article metrics

10.31604/jips.v13i5.2026.1006-1010 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


American Concrete Institute. (2007). E1-07: Aggregates for concrete (Education Bulletin).

American Concrete Institute. (2010). Report on pervious concrete (ACI 522R-10).

American Society for Testing and Materials International. (2012). Standard test method for density and void content of hardened pervious concrete (ASTM C1754/C1754M?12). ASTM International.

Arifin, S., Kurniawan, B., & Nugroho, D. (2007). Teknologi beton. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.

Awtayuda, Y. (2016). Tinjauan penataan kawasan ruang publik Alun-Alun Kapuas Pontianak. Jurnal Arsitektur dan Kota, 12(1), 33–41.

Badan Standardisasi Nasional. (1996). Bata beton untuk paving (SNI 03-0691-1996).

Badan Standardisasi Nasional. (1990). Metode pengujian analisis saringan agregat halus dan kasar (SNI 03-1968-1990).

Badan Standardisasi Nasional. (1990). Metode pengujian kadar air agregat (SNI 03-1971-1990).

Badan Standardisasi Nasional. (1990). Metode pengujian berat isi beton (SNI 03-1973-1990).

Badan Standardisasi Nasional. (1991). Metode pengujian keausan agregat dengan mesin abrasi Los Angeles (SNI 03-2417-1991).

Badan Standardisasi Nasional. (1991). Metode perawatan beton di laboratorium (SNI 03-2493-1991).

Badan Standardisasi Nasional. (1998). Metode berat isi dan rongga udaradalam agregat (SNI 03-4804-1998).

Badan Standardisasi Nasional. (2004). Semen portland pomposit (SNI 15-7064-2004).

Badan Standardisasi Nasional. (2008). Metode uji berat jenis dan penyerapan air agregat kasar (SNI 1669:2008).

Badan Standardisasi Nasional. (2008). Cara uji slump beton (SNI 1972:2008).

Badan Standardisasi Nasional. (2011). Cara uji kuat tekan beton dengan benda uji silinder (SNI 03-1974-2011).

Banjai, B. (2020). Pervious concrete dari limbah paving block trotoar sebagai resapan untuk mendukung usu menjadi kampus hijau (Skripsi, Universitas Sumatera Utara).

Candra, W. K. (2017). Pengaruh penambahan bubuk alumunium terhadap kuat tekan dan porositas beton non pasir (Skripsi, Universitas Muhammadiyah Surakarta).

Erdiansyah, M. (2024). Pengaruh penambahan aluminium powder terhadap sifat beton ringan berpori. Jurnal Teknik Sipil, 8(1)14–22.

Febrianto, E. (2016). Pengaruh penambahan silica fume terhadap kuat tekan dan porositas beton non pasir (Skripsi, Universitas Negeri Yogyakarta).

Ginting, A. (2019). Pengaruh penambahan styrofoam terhadap beton non pasir dengan variasi fas (Skripsi, Universitas Sumatera Utara).

Gobel, F. M. V. (2019). Pengenalan uji slump beton dan implikasinya terhadap kualitas konstruksi. Jurnal Sipil Bangun, 5(1), 17–23.

Grajuantomo, W. (2008). Analisis beton berpori dengan metode perbandingan densitas dan porositas. Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, 5(2), 11–19.

Hariyani, S. (2025). Pemanfaatan serbuk kayu jati sebagai material inovatif pada kusen beton. CV Bravo Press Indonesia. ISBN: 978-634-7182-52-4.

Hariyani, S. (2025). Pengembangan dan karakterisasi beton berpori melalui desain campuran, modifikasi material, dan evaluasi kinerja. CV Bravo Press Indonesia. ISBN: 978-634-7543-26-4.

Hidayat, N. A., Herlina, N., & Nursani, R. (2021). Analisa karakteristik kuat tekan beton fc’25 mpa dengan menggunakan bahan tambah gula merah. Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, 3(1), 1 11.

Kumaat, E. J. (2022). Teknologi bahan konstruksi (Bahan ajar TSL 1062). Universitas Sam Ratulangi, Fakultas Teknik, Jurusan Teknik Sipil.

Kurniadi, B. (2019). Evaluasi penggunaan beton non pasir sebagai perkerasan jalan lingkungan. Jurnal Inovasi Konstruksi, 10(1), 55–61.

Kurniasyih, S. (2020). Pengaruh abu arang kayu terhadap kuat tekan, porositas dan permeabilitas beton non pasir (Skripsi, Universitas Negeri Yogyakarta).

Marten, T. (2021). Pengenalan Portland composite cement dalam proyek infrastruktur. Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan, 7(3), 88–94.

Maryoto, A., Lie, A.H., & Purwanto. (2018). Pengantar teknologi beton pengertian, pengujian, perilaku dan sifat mekanik (Bahan ajar mata

kuliah keilmuan dan keterampilan). CV. Markumi. ISBN: 978-602-60701-8-0.

Mulyono, T. (2004). Teknologi bahan. CV. Andi Offset. ISBN: 979-763-054-4.

Nugraha, P. & Antoni. (2007). Teknologi Beton. CV. Andi Offset. ISBN: 978-979-29-0099-6.

Puslitbang Jalan dan Jembatan. (2012). Pedoman penggunaan agregat slag besi dan baja untuk campuran beraspal panas (T-04-2005-B). Kementerian Pekerjaan Umum.

Sebayang, S. (2011). Penerapan paving block dalam infrastruktur ramah lingkungan. Jurnal Rekayasa Sipil, 4(2), 19–25.

Suryavanshi, V. (2018). Study on silica fume in concrete applications. International Journal of Engineering Research, 6(4), 222–229.

Tarru, R. O., Arnanto, B., Bandaso, S. R., et al. (2017). Pengaruh penambahan silika fume terhadap kuat tekan beton mutu tinggi (Skripsi, Universitas Hasanuddin).

Trisnoyuwono, D. (2022). Beton non-pasir edisi 2. CV. Graha Ilmu. ISBN: 978-623-376-167-3.

Zainudin, A. (2014). Analisa pembuatan bata beton dengan tambahan bubuk alumunium. Jurnal Konstruksi dan Material, 3(1), 27–33

Zulkarnain, F. (2021). Teknologi Beton. UMSU Press. ISBN;978-623-6888-44-5.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.