(2) Djaimi Bakce
(3) Novia Dewi
*corresponding author
AbstractPenelitian ini dilatarbelakangi oleh fluktuasi harga cabai merah keriting yang berdampak pada tingkat konsumsi rumahtangga berpendapatan rendah peserta Program Keluarga Harapan di Kota Pekanbaru. Cabai merah keriting merupakan salah satu sumber vitamin C yang berperan penting dalam pemenuhan kebutuhan gizi harian, sehingga perubahan harga berpotensi memengaruhi kecukupan konsumsi vitamin C rumahtangga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola konsumsi cabai merah keriting pada rumahtangga peserta Program Keluarga Harapan. Responden penelitian berjumlah 315 rumahtangga yang dipilih dengan metode multistage sampling menggunakan teknik simple random sampling. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif. Pola konsumsi dianalisis berdasarkan karakteristik rumahtangga, jenis pekerjaan kepala, serta tingkat pendidikan ibu/kepala rumahtangga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat konsumsi cabai merah keriting rumahtangga peserta Program Keluarga Harapan masih belum optimal dalam memenuhi kebutuhan vitamin C harian, terutama pada rumahtangga dengan jumlah anggota yang lebih besar dan pekerjaan informal. Implikasi kebijakan dari penelitian ini adalah perlunya stabilisasi harga cabai merah keriting serta edukasi konsumsi pangan bergizi untuk mendukung pemenuhan vitamin C pada rumahtangga berpendapatan rendah.
KeywordsCabai merah keriting, pola konsumsi, Program Keluarga Harapan, rumahtangga
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v13i3.2026.707-713 |
Article metrics10.31604/jips.v13i3.2026.707-713 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Anggara, R. T., & Alfahma, E. G. (2024). Does Informal Labor Affect Food Security? Evidence from Indonesia. Economics Development Analysis Journal. 13(4). https://doi.org/10.15294/edaj.v13i4.19971
Asmaida, A., & Putra, I. A. (2023). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Konsumen dalam Volume Pembelian Cabe Merah di Pasar Sulak Kecamatan Kayu Aro Kabupaten Kerinci. Media Agribisnis (MeA). 8(1): 30–41. https://doi.org/10.33087/mea.v8i1.154
Aulia, W. D., & Yuliana, R. (2024). Patterns, Determinants, and Elasticity of Household Food Consumption in Indonesia (Period 2021–2022). Jurnal Aplikasi Statistika & Komputasi Statistik. 16(2): 87–100.
Badan Pusat Statistik. (2024). Persentase Penduduk Miskin dan Garis Kemiskinan Indonesia September 2024 (Berita Resmi Statistik). Jakarta: Badan Pusat Statistik. https://www.bps.go.id/en/pressrelease/2025/01/15/2401
Fauzi, A., Andriani, V., Febrian, A. Z., Apriyana, G., Sella, B. S., Akbar, R. A., & Fadilah, M. F. (2023). Pengaruh Meningkatnya Harga Cabai terhadap Permintaan dan Penawaran di Indonesia. Jurnal JAMAN. 3(1): 73–79.
Handayani, S., & Yulistiyono, H. (2023). Pengaruh Pendapatan, Jumlah Anggota Keluarga dan Pendidikan terhadap Konsumsi Rumah Tangga Miskin di Kabupaten Banyuwangi. Neo-Bis. 12(1): 32–47.
Harun, M. J., Canon, S., & Akib, H. Y. (2024). Pola Konsumsi dan Tingkat Ketahanan Pangan Rumah Tangga Miskin di Desa Sukamaju Kecamatan Mootilango Kabupaten Gorontalo. Jurnal Economic Resource. 8(2). https://doi.org/10.57178/jer.v8i2.2079
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2019 tentang Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan untuk Masyarakat Indonesia. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Tabel Komposisi Pangan Indonesia (TKPI). Jakarta: Kementerian Kesehatan RI. https://badanpangan.go.id/tabel-komposisi-pangan-segar-indonesia
Lestari, E., & Sarana, J. (2018). Determinants of Household’s Food and Nutrition Security in Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan. 26(2): 105–115. https://doi.org/10.14203/JEP.26.2.2018.105-115
Nadia, S., & Umar, M. (2022). Dampak Jumlah Anggota Keluarga dan Pendidikan terhadap Pola Konsumsi Rumah Tangga Miskin. Bulletin of Economic Studies (BEST). 2(1): 35–43.
Rusdan, R., Susila, A. D., & Suketi, K. (2023). Respons Produksi dan Kepedasan terhadap Kepadatan Populasi pada Budidaya Cabai Menggunakan Mulsa Polyethylene dan Irigasi Tetes. Jurnal Hortikultura Indonesia. 14(1): 24–32. https://doi.org/10.29244/jhi.14.1.24-32
Sipahutar, R. (2022). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Permintaan Konsumen Cabai Merah Keriting di Pasar Horas Kota Pematangsiantar. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian (JIMTANI). 2(5).
Sukmawati, D., & Dasipah, E. (2021). Pembentukan Harga Cabai Merah Keriting Secara Teoritis dan Empiris. Paspalum: Jurnal Ilmiah Pertanian. 9(2): 104–109.
Tiandora, M., Widyawati, W., & Darmawangsa, D. (2019). Kadar Hambat Minimum (KHM) dan Kadar Bunuh Minimum (KBM) pada Buah Cabai Keriting (Capsicum annum L.) terhadap Bakteri Streptococcus viridans secara In Vitro. B-Dent: Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah. 4(1): 9–14. https://doi.org/10.33854/JBDjbd.94
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download