(2) Teguh Widodo
*corresponding author
AbstractPenelitian ini bertujuan untuk menjelaskan persepsi anggota Zahri Gym terhadap program latihan dan lingkungan sosial, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi tersebut. Fenomena gym sebagai gaya hidup sehat telah menjadi tren di kalangan masyarakat perkotaan, namun masih terdapat persepsi yang beragam terkait efektivitas program dan dinamika sosial di dalamnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods dengan metode survei dan analisis deskriptif-kuantitatif. Populasi penelitian adalah anggota aktif Zahri Gym yang telah bergabung minimal satu bulan, dengan sampel ditentukan melalui teknik simple random sampling menggunakan rumus Slovin. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan distribusi frekuensi, analisis interval, dan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas anggota memiliki persepsi sangat positif terhadap program latihan dan lingkungan sosial di Zahri Gym. Variasi latihan dinilai sangat beragam dan sesuai dengan kebutuhan kebugaran anggota, program latihan dianggap efektif dalam membantu mencapai tujuan kebugaran, serta lingkungan sosial menciptakan suasana yang nyaman, aman, dan penuh keakraban. Uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara program latihan dengan persepsi anggota, serta antara lingkungan sosial dengan persepsi anggota. Faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi meliputi faktor internal seperti pengalaman berlatih sebelumnya, tingkat pemahaman terhadap program, dan motivasi pribadi, serta faktor eksternal seperti variasi program latihan, penerapan norma dan etika di gym, kualitas interaksi antaranggota, dan rutinitas latihan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Zahri Gym berhasil menciptakan program latihan yang variatif dan efektif serta lingkungan sosial yang suportif, sehingga membentuk persepsi positif anggota dan mendorong konsistensi dalam berlatih. Gym tidak hanya berfungsi sebagai ruang latihan fisik, tetapi juga sebagai ruang sosial yang mendukung pertemanan, kenyamanan emosional, dan motivasi berlatih. Keywordspersepsi anggota gym, program latihan, lingkungan sosial, interaksionisme simbolik, Zahri Gym
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v13i1.2026.195-199 |
Article metrics10.31604/jips.v13i1.2026.195-199 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Damayanti, M. E., Pawenang, S., & AY, B. (2022). Motivasi, Lokasi dan Kualitas Pelayanan Terhadap Keputusan Pemilihan Fitness Center Sebagai Tempat Berolahgara (Studi Kasus pada Classic Gym Klaten). Al-Kharaj : Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah, 4(6), 1653–1662. https://doi.org/10.47467/alkharaj.v4i6.1038
Dr. Irwan, Hamsah, Siska Felia, Yulia Septi, Mesra Romi, Syahrul, etc. (2021). Pengantar Sosiologi Umum Menelusuri Kajian-Kajian Sosiologi. Yogyakarta: cv budi utama
Durkheim, É. (1982). The Rules of Sociological Method. New York: Free Press.
Edhie Rachmad, Y., Mellina Tobing, S., Johannes Johny Koynja, M., Rianto, M., Nina Yuliana, M., & Juliana Mangngi, Sp. (2022). Pengantar Antropologi. Pengantar Antropologi, 1–196.
Fatma, R. A. (2017). Pengaruh Motivasi Persepsi dan Sikap Konsumen Terhadap Keputusan Pemilihan Jasa Kebugaran Tubuh (Studi Pada Hunter Gym Pekanbaru). Jurnal Akuntansi, 11.
Hamza, Sarlina; Bulu Ban, A. (2021). Persepsi Member Fitness Terhadap Program Latihan Abstrak Kebutuhan manusia meliputi primer dan sekunder , kebutuhan primermeliputi solusi yang tepatuntuk segala ancaman yang Saat ini gaya hidup sehat juga sudah banyak digemari oleh masyarakat pada umumnya. 0383, 80–90.
Iskandar. (2012). Sosiologi Kesehatan. In Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952. (Vol. 3, Issue Mi).
Jayadi, Suparman. (2022). Konsep Dasar Sosiologi Budaya Definisi Dan Teori. Yogyakarta: pustaka egaliter
Joanes, Soffian, A. A., Z., G. X., & S., K. (2014). Presepsi & Logik. Universiti Teknologi Malaysia, 1.Contoh-contoh penulisan dapat dilihat pada penjelasan setiap jenis pustaka yang layak dirujuk.
Langgeng, pambudi. (2023). survei Tingkat Kepuasan Member Terhadap Program Latihan dan Jasa Layanan Yang Diberikan Oleh Trainer di Queen Gym Sedayu Bantul Yogyakarta. PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Mohamad Jamil, F., Hermawan, I., Arifin, Z., & Kurniawati, A. (2024). Partisipasi Masyarakat Garut dalam Melakukan Olahraga Gym (Penelitian Kualitatif Deskriptif di Masagi Fitness Garut) - Participation of The Garut Community in Doing Gym Sports (Descriptive Qualitative Research at Masagi Fitness Garut). JICN: Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara , 1(2), 3806–3822. https://jicnusantara.com/index.php/jicn.
Mead, G. H. (1934). Mind, Self, and Society. Chicago: University of Chicago Press.
Prasetyo, D. (2020). Memahami Masyarakat Dan Perspektifnya. Jurnal Manajemen Pendidikan Dan IImu Sosial, 1(2), 506–515. https://doi.org/10.38035/JMPIS
Riduwan. (2015). Metode & Teknik Menyusun Proposal Penelitian (Husdarta (ed.)). Alfabeta. Bandung
Raho, Bernard. (2016). Sosiologi. Yogyakarta: Ledalero
Rohman, Y. F. (2020). Transformasi Gym: Antara Olahraga, Simbol, dan Representasi Status Sosial. Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, 7(1), 1. https://doi.org/10.24036/scs.v7i1.172
Raho, Bernard. (2021). Teori Sosiologi Modern. Yogyakarta: Moya zam zam
Saifudin, A. (2022). Psikologi Umum Dasar. Grup, Prenamedia.
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif dan R&D. Alfabeta
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download