RESISTENSI REMAJA GENERASI Z BERPERILAKU NOMOPHOBIA DALAM KELUARGA BATIH DI KELURAHAN TELADAN TIMUR KECAMATAN MEDAN KOTA

(1) * Onma Meyrin Sihite Mail (Universitas Negeri Medan, Indonesia)
(2) Rosramadhana Rosramadhana Mail (Universitas Negeri Medan, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penyebab remaja generasi Z mengalami perilaku nomophobia dalam keluarga batih di Kelurahan Teladan Timur, menganalisis resistensi remaja generasi Z mempertahankan perilaku nomophobia dalam keluarga batih di Kelurahan Teladan Timur, serta menganalisis cara orang tua dalam keluarga batih mengatasi remaja generasi Z mengalami perilaku nomophobia di Kelurahan Teladan Timur, Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab perilaku nomophobia pada remaja generasi Z terdiri dari hiburan, pengaruh teman, fomo, pengaruh konten digital, stress dan bosan, lemahnya kontrol diri, serta lingkungan budaya digital permisif. Resistensi remaja generasi Z mempertahankan perilaku nomophobia dalam keluarga batih yaitu resistensi pasif; remaja sembunyi-sembunyi bermain gadget, resistensi verbal; remaja memprotes orang tua  dengan nada keras, resistensi non-verbal remaja tidak ngomong langsung tapi menunjukkan perlawannya melalui tindakan fisik. Adapun cara yang dilakukan orang tua dalam keluarga batih mengatasi remaja generasi Z mengalami perilaku nomophobia meliputi komunikasi secara langsung, menjadi role model bagi remaja, menanamkan nilai agama, bertindak tegas, menerapkan aplikasi Alli Kids360 sebagai pengontrol orang tua terhadap remaja generasi Z serta mendorong kegiatan fisik bagi remaja generasi Z.


Keywords


Resistensi, Remaja Generasi Z, Nomophobia, Keluarga Batih

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jips.v13i1.2026.98-103
      

Article metrics

10.31604/jips.v13i1.2026.98-103 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Arfan, M. Dampak Perilaku Nomophobia Terhadap Interaksi Sosial (Studi Kasus Remaja di Desa Jabon Mekar, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor (Bachelor's thesis, Jakarta: FITK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta).

Hamdi, M., & Gautama, M. I. (2024). Nomophobia di Kalangan Siswa Pengguna Smarthpone SMA Negeri 1 Lembah Gumanti. Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Padang, 7(1), 66-74.

Kambali, Z., Syahid, A., & Dewi, R. S. (2022). Peran Orang Tua Dalam Mengatasi Nomophobia Pada Anak Usia Dini Saat Masa Pandemi Covid-19 Di Bimba Aiueo Kota Bekasi. Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus), 7(2).

Lenaini, I., & Artikel, R. (2021). teknik pengambilan sampel purposive dan snowball sampling info artikel abstrak. 6(1), 33–39.

Moleong. (2019). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya.

Muarif, M. R. F., & Darmiyanti, A. (2022). Resistensi dalam Kajian Manajemen Perubahan pada Pendidikan. Jurnal Pendidikan Dan Konseling (JPDK), (4), 5842-5847.

Rahma, K., Fatimah, E., Mubarak, S., & Cinta, N. (2024). Analisis Pengguna Ponsel Terhadap Perilaku Generasi Z dalam Kehidupan Sehari-hari. Karimah Tauhid, 3(2), 1548–1554.

Safaria, N. D. (2022). Nomophobia: Riset Teori dan Pengukurannya. Yogyakarta: UAD PRESS.

Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kualitatif (Untuk penelitian bersifat: eksploratif, enterpretif, interaktif dan konstruktif). Bandung: ALFABETA

Widyastuti, D. A., & Muyana, S. (2018). Potret Nomophobia (No Mobile Phone Phobia) Di Kalangan Remaja. Jurnal Fokus Konseling, 4(1), 62.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.