(2) * M. Rafi
*corresponding author
AbstractPenelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya pengelolaan objek wisata oleh pemerintah lokal dalam hal ini Disparpora, yang terlihat dari minimnya promosi, kurangnya fasilitas, rendahnya aktivitas pedagang, serta menurunnya kontribusi sektor pariwisata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapabilitas Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lima Puluh Kota dalam pengembangan Objek Wisata Taman Bermain Anak Aka Barayun Lembah Harau Tahun 2023-2024, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan data diperoleh melalui wawancara dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari pejabat Disparpora, Wali Nagari Harau, penjaga taman, masyarakat, dan pengunjung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapabilitas Disparpora dalam pengembangan objek wisata belum optimal. Kelembagaan dan koordinasi antarbidang masih lemah, sumber daya manusia dan anggaran terbatas, implementasi kebijakan belum maksimal, fasilitas belum memadai, serta kepemimpinan belum inovatif. Faktor pendukungnya adalah potensi alam Lembah Harau dan dukungan pemerintah daerah, sedangkan faktor penghambatnya meliputi keterbatasan anggaran, rendahnya partisipasi masyarakat, dan minimnya peran swasta. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kapabilitas Disparpora perlu dilakukan melalui penguatan sumber daya manusia, optimalisasi promosi digital, serta kolaborasi lintas sektor agar pengelolaan pariwisata di Kabupaten Lima Puluh Kota lebih efektif dan berkelanjutan.
KeywordsKapabilitas Organisasi, Pemerintah Daerah, Objek Wisata, Wisata Lokal
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v12i12.2025.4697-4706 |
Article metrics10.31604/jips.v12i12.2025.4697-4706 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Adityaji, R. (2018). Formulasi Strategi Pengembangan Destinasi Pariwisata Dengan Menggunakan Metode Analisis Swot: Studi Kasus Kawasan Pecinan Kapasan Surabaya. Jurnal Pariwisata Pesona, 3(1), 19–32. https://doi.org/10.26905/jpp.v3i1.2188
Cristanty, C., & Amin, M. J. (2024). Strategi Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Dalam Pengembangan Potensi Pariwisata Kabupaten Paser Strategy of the Department of Youth , Sports and Tourism in Developing the Tourism Potential of Paser Regency. 12(1), 36–42.
Hani Syarifah, Diane Tanti Poli, Miftah Ali, Hayatul Khairul Rahmat, I. D. K. K. W. (2020). Kapabilitas Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Balikpapan Dalam Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan Dan Lahan. Nusantara: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 7(4), 398–407.
Kaya, I. (2024). Menyelami Keindahan Dinding Alam Lembah Harau, Sumatra Barat. Indonesia Kaya. https://indonesiakaya.com/pustaka-indonesia/lembah-harau-bentangan-dinding-alam-di-ujung-timur-sumatera-barat/
Kusumasari, B. (2014). Manajemen Bencana dan Kapabilitas Pemerintahan Lokal. Yogyakarta: Gava Media.
Maharani, P. (2024). Pariwisata di Sumatera Barat: Sejarah dan Potensi yang Luar Biasa. Ayo Sumbar. https://www.ayosumbar.id/pariwisata-di-sumatera-barat-sejarah-dan-potensi-yang-luar-biasa/
Nurhadi et.al. (2020). Strategi Pengembangan Pariwisata Oleh Pemerintah Daerah Terhadap Pendapatan Asli Daerah (Studi pada Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Mojokero). Jurnal Administrasi Publik (JAP), 2(2), 325–331.
Padangekspresdigitalmedia. (2024). Bencana Hambat PAD dari Pariwisata Limapuluh Kota. Padang Ekspres Digital Media. https://padek.jawapos.com/limapuluh-kota/2365455541/bencana-hambat-pad-dari-pariwisata-limapuluh-kota
Promono, Dodi, A. (2023). Pengaruh Promosi Wisata Lembah Harau Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat (Studi Kasus Desa Harau Kecamatan Harau Kabupaten Limapuluh Kota) Oleh. J-Mabisya, 4(2).
Putri, S., Hanani, R., & Kimartini. (2021). Kapabilitas Pemerintah Kabupaten Boyolali Dalam Program Sister Village Sebagai Upaya Mitigasi Bencana Erupsi Gunung Merapi. 167–186.
Rahmi, A. (2015). Pengembangan Kawasan Wisata Resort Akar Berayun Lembah Harau Oleh Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Limapuluh Kota Sumatera Barat. JOM FISIP, 16(1), 1–23.
Roli, M., Aziz, A., & Syahar, F. (2016). Perkembangan Objek Wisata Di Kabupaten Lima Puluh Kota. Jurnal Geografi, 5(2), 143. https://doi.org/10.24036/geografi/vol5-iss2/25
Saputra, R., & Rodhiyah. (2016). Strategi Pengembangan Wisata di Kawasan Gunung Andong Magelang. Journal Ilmu Administrasi Bisnis, 2(4), 571–586.
Scientia. (2024). Sumatera Barat Catat Rekor Baru, Pariwisata Jadi Penopang Ekonomi Daerah. Scientia. https://scientia.id/2024/12/05/sumatera-barat-catat-rekor-baru-pariwisata-jadi-penopang-ekonomi-daerah/
Selvia, N. (2025). Menikmati Pesona Celah Lembah di Harau Sky, Fasilitas Liburan Ternyaman di Lembah Harau. Padang Ekspres Digital Media. https://padek.jawapos.com/pariwisata/2363764682/menikmati-pesona-celah-lembah-di-harau-sky-fasilitas-liburan-ternyaman-di-lembah-harau#google_vignette
Sijabat, K., Putera, R. E., & Rahayu, W. K. (2021). Kapabilitas Pemerintah Kota Padang Dalam Mitigasi Bencana Melalui Sekolah Cerdas Bencana. Jurnal Administrasi Publik Dan Pembangunan, 2(2), 130. https://doi.org/10.20527/jpp.v2i2.3144
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. Bandung: In Alfabeta.
Virginio Y. L Ndjurumbaha, Maria I. H.Tiwu, & Fransina W. Ballo. (2024). Peran Sektor Pariwisata Dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Sumba Timur. Jurnal Manajemen Dan Ekonomi Kreatif, 2(3), 46–55. https://doi.org/10.59024/jumek.v2i3.366
Yolanda, P., Soekmadi, R., Prihadi, N., & Adhi Pratama, R. (2024). Analisis Keberlanjutan Taman Wisata Alam Lembah Harau Di Kabupaten Lima Puluh Kota. Jurnal Tekonologi Lingkungan, 25(1), 48.
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download