(2) Rina Susanti
*corresponding author
AbstractFenomena meningkatnya aktivitas arisan di kalangan perempuan perkotaan yang tidak dilakukan di rumah, melainkan di ruang publik seperti coffee shop. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui alasan pemilihan coffee shop sebagai tempat arisan dan mengetahui makna ruang coffee shop bagi perempuan perkotaan dalam kelompok arisan luxury di Kota Pekanbaru serta mengetahui ruang coffee shop dimaknai oleh kelompok arisan luxury di Kota Pekanbaru. Teori yang gunakan adalah teori interaksi simbolik Herbert Mead yang menekankan pada proses interaksi dalam membangun simbol dan makna sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian diambil secara purposive sampling dengan enam orang informan yang merupakan anggota aktif kelompok arisan luxury. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa coffee shop dimaknai sebagai representasi gaya hidup modern, ruang relaksasi, dan sarana membangun citra sosial. Pemilihan coffee shop didasarkan pada pertimbangan suasana yang santai, estetik, serta mendukung aktivitas sosial seperti berfoto dan berbagi di media sosial. Melalui interaksi yang terjalin, coffee shop juga menjadi simbol identitas kelompok, memperkuat relasi antaranggota, dan mencerminkan selera serta preferensi mereka terhadap konsumsi. Coffee shop tidak hanya berfungsi sebagai ruang fisik, tetapi juga sebagai ruang simbolik yang mempresentasikan modernitas, kebersamaan, dan ekspresi diri anggota kelompok arisan luxury di pekanbaru. KeywordsArisan, Coffee Shop, Perempuan Perkotaan
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v12i11.2025.4492-4499 |
Article metrics10.31604/jips.v12i11.2025.4492-4499 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Agustin, N., Soleh, A., & Susena, K. C. (2024). Caffe Shop Business : Trend Gaya Hidup Milenial , Identitas Sosial Dan Desain Coffee Shop Caffe Shop Business : Millennial Lifestyle Trends , Social Identity And Coffee Shop Design. Seminar Nasional Ekonomi, Manajemen, Bisnis Dan Akuntansi, 177–184.
Anggriani, Ayudya, & Sukmajati. (2025). Inclusion Coffee Shop as Third Place: User Design and Experience Perrpective. BORDER Jurnal Arsitektur, 7(1).
Argeto, V., Karina, A., Hertati, L., Terttiaavini, Heryati, A., & Asmawati. (2021). Sosialisasi Mahasiswa Indo Global Mandiri Pengembangan Coffee Shop Kopi Eksis Pkm Menggunakan E-Commerce. Journal of Sustainable Community Service, 1(3), 150–163. https://doi.org/10.55047/jscs.v1i3.412
Boediman, V. J., Tasik, F. C. ., & Kawung, E. (2023). Gaya hidup hedonis di kalangan mahasiswa kost (studi kasus pada mahasiswa Fisip Unsrat). Journal Ilmiah Society, 3(1), 1–6.
Bustamam, N., Yulyanti, S., & Septiana Dewi, K. (2021). Analisis Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Indikator Kesejahteraan Masyarakat di Kota Pekanbaru. Jurnal Ekonomi KIAT, 32(1), 85–92. https://doi.org/10.25299/kiat.2021.vol32(1).7677
Citraningsih, D., & Noviandari, H. (2022). Interaksionisme Simbolik: Peran Kepemimpinan Dalam Pengambilan Keputusan. Social Science Studies, 2(1), 72–86. https://doi.org/10.47153/sss21.3152022
Dandi, L., Afwa, A., & Hasan, H. (2023). Pengaruuh store atmosphere dan social media promotion terhadap keputusan pembelian pada coffee shop di Pekanbaru (studi kasus rehat coffee). Jurnal Apresiasi Ekonomi, 11(1), 158–166.
Efendi, E., Fadila, F., Tariq, K., Pratama, T., & Azmi, W. (2024). Interaksionisme Simbolik dan Prakmatis. Da’watuna: Journal of Communication and Islamic Broadcasting, 4(3), 1088–1095. https://doi.org/10.47467/dawatuna.v4i3.514
Emzir. (2010). Metodologi Penelitian Kualitatif Analisis Data.
Hesty Fazar Afriani, Sembada, W. Y., & Sutowo, I. R. (2022). Interaksi Simbolik Pada Organisasi Persit Kartika Chandra Kirana Cabang Xvi Batalyon Arhanud 13. Communications, 4(2), 244–261. https://doi.org/10.21009/communications.4.2.8
Iskandar, I. (2019). Faktor Pendorong Respon Komunitas Pondok Pesantren Madura Terhadap Bank Syariah. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 5(1), 66–72. https://doi.org/10.29040/jiei.v5i01.363
Kurniati, N., Zulkarnain, Z., & Lestari Garnasih, R. (2022). Strategi Meningkatkan Keunggulan Bersaing Melalui Inovasi, Orientasi Pasar, Dan Kewirausahaan Pada Coffee Shop Di Kota Pekanbaru. Procuratio : Jurnal Ilmiah Manajemen, 10(3), 244–255. https://doi.org/10.35145/procuratio.v10i3.1675
Latifa, A., & Hakim, Z. A. (2023). Perilaku Konsumtif Pembelian Produk Perawatan Kulit (Skin-care) ditinjau dari Kontrol Diri pada Anggota Komunitas Arisan Bhayangkari. Jurnal Psikologi Terapan (JPT), 4(2), 72. https://doi.org/10.29103/jpt.v4i2.10210
Malik, A. (2024). Tesis Mugiya Aljandi Malik MIK.
Nugroho, A. C. (2021). Teori Utama Sosiologi Komunikasi (Fungsionalisme Struktural, Teori Konflik, Interaksi Simbolik). Majalah Semi Ilmiah Populer Komunikasi Massa, 2(2).
Petty Arisanti. (2021). Tren Gaya Hidup Milenial, Identitas Sosial dan Desain Coffe Shop Petty Arisanti. Jurnal Manajemen Bisnis, 18(4), 579–590.
Purnamasari, I. (2019). Arisan Thalia: Gaya Hidup Para Sosialita Jember.
Putri, S. M. S. S. (2018). Makna Gaya Hidup “Brand Minded” pada Konsumen Sosialita. Idea : Jurnal Humaniora, 84–95. https://doi.org/10.29313/idea.v0i0.4176
Putriani, Fitri, L. E., & Rafiqi. (2023). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi Masyarakat Musliam Mengikuti Arisan Online (Studi Kasus pada Komunitas Arisan Online Jambi). 4(2), 125–131.
Qazzafi, S. (2020). Factor Affecting Consumer Buying Behavior: A Conceptual Study. IJSRD-International Journal for Scientific Research & Development|, 8(2), 1205–1208.
Rifa, A., & Haryadi, R. N. (2023). The Influence of Individual Creativity and Product Innovation on Coffee Shop Barista Career Development in Pekanbaru. 11(2), 691–703.
Rizki, B. A., & Marsudi, E. (2022). ( The Impact Of The Covid-19 Pandemic On The Culinary Business Of The Coffee Shop Ulee Kareng District Banda Aceh City ). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian, 7(November), 515–522.
Rizki, R., & Kurniawan, H. (2023). Identifikasi Transformasi Spasial Pada Rumah-Coffee Shop Di Kota Pekanbaru. Tesa Arsitektur, 21(1), 27–39. https://doi.org/10.24167/tesa.v21i1.10111
Saidang, & Suparman. (2019). Pola Pembentukan Solidaritas Sosial dalam Kelompok Sosial Antara Pelajar. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 3(2), 122–126. https://doi.org/10.33487/edumaspul.v3i2.140
Sireki, & Wibisono. (2022). Karakteristik Third Place dan Tipologi Kafe di Yogyakarta: Kasus Kasawan Karangwuni dan Sekitarnya. Tataloka, 22(3), 435–452.
Suryani, C. D., & Kristiyani, D. N. (2021). Studi Fenomenologi Pada Gaya Hidup Baru Anak Muda Sebagai Pengunjung Coffee Shop Di Kota Salatiga. PRecious: Public Relations Journal, 1(2), 177–201.
Susanto, A., Wahyuni, Mirawati, Muharram, B., Asdar, Taufiq, M., Nasrullah, Nisar, Aulia Karim, P., Murida, I., Rahma, S., Febri, M. Z., Musmuliana, Nugrahayu, Imran, M. A. I., Masna, Ilham, Aisyah, N., Karvina, … Sakti. (2020). Biografi tokoh-tokoh sosiologi klasik sampai postmodern. IAIN Parepare.
Wahyono, E. (2018). Komunikasi Kelompok : Studi Dialog Komunitas Dalam Pengembangan Masyarakat di Perkotaan. Nyimak (Journal of Communication), 2(2), 113–130. https://doi.org/10.31000/nyimak.v2i2.961
Widi, R. K. (2010). Asas Metodologi Penelitian. Graha Ilmu.
Zainul Ahwan, Anwar, K., & Ninuk Riswandari. (2023). Self Concept- Indigenous Local Leadership Dukun Pandita Sebagai Pemangku Adat Suku Tengger Di Desa Tosari Kabupaten Pasuruan. Al-Ittishol: Jurnal Komunikasi Dan Penyiaran Islam, 4(2), 205–222. https://doi.org/10.51339/ittishol.v4i2.1227
Zanki, H. A. (2020). Teori Psikologi Dan Sosial Pendidikan (Teori Interaksi Simbolik). Scolae: Journal of Pedagogy, 3(2). https://doi.org/10.56488/scolae.v3i2.82
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download