(2) David Hizkia Tobing
*corresponding author
AbstractStres kerja merupakan masalah yang sering dihadapi pekerja dari berbagai profesi, dengan dampak signifikan terhadap kesehatan fisik, mental, dan produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi efektivitas berbagai intervensi psikologis dalam mengurangi stres kerja. Metode narrative review digunakan dengan menganalisis 10 artikel penelitian yang dipublikasikan pada rentang waktu 2014–2024. Intervensi stres kerja yang dikaji dikelompokkan menjadi tiga pendekatan utama: terapi kognitif (pelatihan regulasi emosi, efikasi diri, kebersyukuran), terapi perilaku (yoga tawa, relaksasi otot progresif, relaksasi autogenik, terapi rendam kaki), dan terapi kognitif-perilaku (mindfulness dan EMDR Butterfly Hugs). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semua intervensi tersebut efektif dalam menurunkan tingkat stres kerja, dengan efektivitas yang bervariasi sesuai konteks pekerjaan dan karakteristik individu. Keywordsintervensi psikologis, stres kerja, literature review
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v12i10.2025.4073-4087 |
Article metrics10.31604/jips.v12i10.2025.4073-4087 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Alang, A. H. (2020). Teknik pelaksanaan terapi perilaku (behaviour). Al-Irsyad Al-Nafs: Jurnal Bimbingan dan Penyuluhan Islam, 7(1).
Bachroni, M., & Asnawi, S. (1999). Stres kerja. Buletin Psikologi, 7(2).
Cahyono, A. S. D., & Koentjoro, K. (2015). Appreciative inquiry coaching untuk menurunkan stres kerja. Gadjah Mada Journal of Professional Psychology (GamaJPP), 1(2), 89-107.
Cahyono, E.W. (2014). Pelatihan gratitude (bersyukur) untuk penurunan stres kerja karyawan di PT “X”. Jurnal Ilmiah Mahasiwa Universitas Surabaya, 3, (1), 1 – 15.
Carsita, W. N., Herlangga, A. R., & Puspitasari, N. R. (2018). Pengaruh terapi rendam kaki air hangat ditambah garam terhadap tingkat stres pekerja di pt x. The Indonesian Journal of Health Science, 10(2), 19-25.
Corey, Gerald. (2013). Teori dan praktek konseling & psikoterapi. Terjemah E. Koswara. Bandung. Refika Aditama.
Darmasanti, P., Anggraini, R., & Setianingsih. (2018). Pengaruh rendam kaki dengan air hangat terhadap tingkat kecemasan pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Pegandon Kendal. Nurscope: Jurnal Keperawatan dan Pemikiran Ilmiah, 4 (1), 1-10.
Davids, M., Elizabeth, R. M., Matthew, M. (2000). Panduan relaksasi dan reduksi stres. Jakarta:EGC.
Febriani, R. (2009). Pengaruh appreciative inquiry terhadap penurunan stres kerja (Tesis tidak diterbitkan). Yogyakarta: Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada.
Fernandez, I., Pagani, M., & Gallina, E. (2022). Post-traumatic stress disorder among healthcare workers during the COVID-19 pandemic in Italy: Effectiveness of an eye movement desensitization and reprocessing intervention protocol. Frontiers in Psychology, 13(September), 1–9. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2022.964334.
Girianto, P. W. R., Widayati, D., & Agusti, S. S. (2021). Butterfly hug reduce anxiety on elderly. Jurnal Ners Dan Kebidanan (Journal of Ners and Midwifery), 8(3), 295-300.
Gyllensten, K., & Palmer, S. (2005). Can coaching reduce workplace stress? The Coaching Psychologist, 1, 15–18.
Hayati, S. A., & Tohari, S. (2022). Cognitive Behavioral Therapy dalam Menurunkan Social Anxiety Disorder dan Obsessive Compulsive Disorder Pada Anak Remaja. Bulletin of Counseling and Psychotherapy,4(1).
Handayani, P. A., Dwidiyanti, M., & Mu'in, M. (2021). Pengaruh mindfulness terhadap tingkat stres pada ibu yang bekerja sebagai perawat critical care. Indonesian Journal of Nursing Research (IJNR), 4(1), 24-37.
Hasan, H., & Hasan, T.F. (2009). Laugh yourself into healthier person: a cross cultural analysis of the effect of varying level of laughter on health. International Journal of Medical Sciences, 6(4), 200-211.III, Edisi 4. Jakarta: FK UI
Inas, F. F., Winta, M. V. I., & Nusandhani, A. (2024). Kemampuan regulasi emosi karyawan instalasi gizi Rumah Sakit X pengaruhnya pada stres kerja. Reswara Journal of Psychology, 2(2), 93-106.
Kabat-Zinn, J. (1990). Full catasthrope living: using the wisdom of your body and mind to face stress,pain and illness. New York: Bantam Dell
Leguminosa, P., Nashori, F., & Rachmawati, M. A. (2017). Pelatihan kebersyukuran untuk menurunkan stres kerja guru di sekolah inklusi. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, 5(2), 186-201.
Lenferink, L. I. M., Meyerbröker, K., & Boelen, P. A. (2020). PTSD treatment in times of COVID-19: A systematic review of the effects of online EMDR. Psychiatry Research, 293(May), 113438. https://doi.org/10.1016/j.psychres.2020.113438
Maharani, E. A. (2016). Pengaruh pelatihan berbasis mindfulness terhadap tingkat stres pada guru PAUD. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan, 9(2), 100-110.
Mooventhan, A., & Nivethitha, L. (2014). Scientific evidence-based effects of hydrotherapy on various systems of the body. North American Journal of Medical Sciences, 6(5), 199–209. doi: 10.4103/1947-2714.132935.
National Safety Council. (2004). Managemen stress. Jakarta: EGC.
NIOSH. (2000). Occupational Stress Index. www.cdc.gov. Diakses tanggal 20 Oktober 2024.
Pasaribu, S. B., Hasibuan, A. S., Pratiwi, D. A., & Salianto, S. (2024). Dampak stress kerja dan cara mengatasinya terhadap kinerja karyawan. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP), 7(3), 8112-8118.
Prasetyo, A. R., & Nurtjahjanti, H. (2012). Pengaruh penerapan terapi tawa terhadap penurunan tingkat stres kerja pada pegawai kereta api. 11(1).
Prasetyo, A. R., Nurtjahjanti, H., Fauziah, N., & Kustanti, E. R. (2016). Penurunan tingkat stres kerja pada penerbang militer melalui penerapan terapi yoga tawa. Jurnal Psikologi Undip, 15(1), 11.
Purnawati, S. (2014). Program manajemen stres kerja di perusahaan: sebuah petunjuk untuk menerapkannya. Buletin Psikologi, 22(1), 36-44.
Pusvitasari, P., Wahyuningsih, H., & Astuti, Y. D. (2016). Efektivitas pelatihan regulasi emosi untuk menurunkan stres kerja pada anggota reskrim. JIP (Jurnal Intervensi Psikologi), 8(1), 127-145.
Rabinowitz, S. L. (2004). Organizational stress management: A case for positive psychology-based psychoducational intervention (Tesis master, The George L. Graziadio School of Business and Management Pepperdine University). Diunduh dari: http://Appreciative Inquiry.case.edu/research/bibCompleteDissertationsDetail.cfm?coid=7502 tanggal 6 Maret 2010.
Rizki, M., Hamid, D., & Mayowan, Y. (2016). Pengaruh lingkungan kerja terhadap stres kerja karyawan. Jurnal Administrasi Bisnis, 41(1).
Safitri, H. (2023). Pengaruh teknik mindfulness terhadap stres kerja pada pegawai Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Sumatera Selatan (Doctoral dissertation, Universitas Bina Darma).
Sahari, S., & Paputungan, D. K. (2023). Hubungan antara regulasi emosi dengan tingkat stres kerja pada perawat di Rumah Sakit Manado Medical Center. Jurnal JINNSA (Jurnal Interdipliner Sosiologi Agama), 3(2), 106-115.
Santarnecchi, E., Bossini, L., Vatti, G., Fagiolini, A., Porta, P. La, Di Lorenzo, G., Siracusano, A., Rossi, S., & Rossi, A. (2019). Psychological and brain connectivity changes following trauma-focused CBT and EMDR treatment in single-episode PTSD patients. Frontiers in Psychology, 10(FEB), 1–17. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2019.00129
Sari, R. P., Pratiwi, A., & Sari, R. S. (2019). Pengaruh teknik relaksasi otot progresif terhadap tingkat stres kerja pada staff Stikes Yatsi. Jurnal Kesehatan, 8(2), 1-10.
Situmorang, D. D. B. (2018). Academic anxiety terhadap skripsi sebuah cognitive distortion dari core belief yang maladaptive: Integrasi konseling cognitive behavior therapy dengan music therapy. Jurnal Bimbingan dan Konseling Terapan, 2(2), 103-127.
Soewondo, S. (2003). Manajemen dan evaluasi kinerja. Jakarta: Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi UI.
Soewondo. (2009). Buku ajar penyakit dalam: insulin : ketoasidosis diabetik, Jilid
Styorini, A., & Fauzia, A. R. I. (2019). Pengaruh terapi rendam kaki dengan air garam hangat terhadap tingkat stres pada lansia wanita di Puskesmas Dlingo II Kabupaten Bantul Yogyakarta. Jurnal Kesehatan Al-Irsyad, 12(2), 132-143.
Suara, E., & Retnaningsih, D. (2023). Efektifitas Eye Movement Desensitizion and Reprocessing Butterfly Hugs sebagai self healing untuk stres kerja perawat. Jurnal Keperawatan, 15(4), 1573-1580.
Sudrajat, A. (2009). Terapi Kognitif-Behavioral. Diunduh dari: http://akhmad sudrajat.wordpress.com/2009/09/05/terapikog -nitif-behavioral/ tanggal 22 November 2024.
Sukma, A. A. D. S., Astuti, K., & Fatmah, S. N. (2018). Pelatihan efikasi diri untuk menurunkan stres kerja pada anggota polri ditsabhara Polda DIY. Jurnal Psikologi, 14(1), 12-19.
Sumanta, J., Indah, M. F., & Hadi, Z. (2022). Analisis stress kerja pada karyawan ditinjau dari beban kerja, masa kerja dan peran organisasi di pt. X Kab. Tapin Kalimantan Selatan. An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal), 9(1), 102-107.
Syafitri, E. N. (2018). Pengaruh teknik relaksasi autogenik terhadap penurunan tingkat stres kerja pada karyawan Pt. Astra Honda Motor di Yogyakarta. Jurnal keperawatan Respati yogyakarta, 5(2), 395-398.
WHO. (1995). Deteksi dini penyakit akibat kerja. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran ECG.
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download