PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA TERINTEGRASI WAWASAN ECO-BHINEKA SISWA SEKOLAH DASAR

(1) * Wendy Dian Patriana Mail (Universitas Muhammadiyah Surakarta Indonesia, Indonesia)
(2) Sofyan Anif Mail (Universitas Muhammadiyah Surakarta Indonesia, Indonesia)
(3) Anam Sutopo Mail (Universitas Muhammadiyah Surakarta Indonesia, Indonesia)
(4) Sabar Narimo Mail (Universitas Muhammadiyah Surakarta Indonesia, Indonesia)
(5) Mauly Halwat Mail (Universitas Muhammadiyah Surakarta Indonesia, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Pembelajaran pendidikan Pancasila tidak semata bersifat kognitif bagaimana menjadi warga negara yang baik, tetapi juga pengamalan sebagai individu yang hidup dalam lingkungan yang beragam.  Tujuan penelitian artikel ini ada dua. 1) mengeksplorasi pembelajaran Pancasila terintegrasi wawasan lingkungan untuk penguatan sikap eco-bineka siswa sekolah dasar; dan 2) mengidentifikasi hasil pembelajaran sikap eco-bineka siswa sekolah dasar. Peneliti menggunakan desain penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data pada artikel ini wawancara dengan kepala sekolah dan guru, observasi dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan metode. Teknik analisis data secara induktif proses analisis data yaitu pengumpulan data, reduksi data, display data, verifikasi dan simpulan. Hasil penelitian ada dua. 1) Pembelajaran dilakukan dengan tiga langkah yaitu penjaringan informasi tema yang diangkat yaitu membangun jati diri dalam kebinekaan. Pembelajaran dengan pengamatan lingkungan kemudian dilakukan refleksi. Wawasan lingkungan digunakan sebagai perantara mengenalkan keberagaman dalam kehidupan sehari-hari. Bencana alam tanah longsor yang terjadi diwilayah sekolah dijadikan persoalan yang dielaborasi siswa. Refleksi atas hasil pengamatan siswa difokuskan untuk membentuk kompetensi pengamalan (A5) sikap berkebinekaan. 2) hasil pembelajaran yang dilakukan siswa memiliki kriteria mengorganisasi (A4) informasi tentang sikap berbineka dengan diskusi kelompok atas hasil pengamatan fenomena bencana. Kompetensi pengamalan (A5) ditunjukkan selama proses diskusi kelompok dan hasil refleksi yang disampaikan siswa yaitu diperlukan sikap menghargai perbedaan dalam gotong royong untuk mencegah dan menanggulangi bencana alam.


Keywords


berkebinekaan, bencana alam, sikap, Sekolah Dasar.

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jips.v12i2.2025.860-869
      

Article metrics

10.31604/jips.v12i2.2025.860-869 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Ali, M. (2016). Membedah Tujuan Pendidikan Muhammadiyah. Profetika: Jurnal Studi Islam, 17(01), 43–56. https://doi.org/10.23917/profetika.v17i01.2099

Andrean, S. S. (2021). Kontribusi Keharmonisan Keluarga Dalam Perkembangan Keterampilan Sosial Siswa Kelas V Di Sdn Bangun Harjo. Jemari (Jurnal Edukasi Madrasah Ibtidaiyah), 3(1), 31–40. https://doi.org/10.30599/jemari.v3i1.688

Brandis, B. (1993). A primer of educational philosophy. Educational Forum, 57(2), 209–214. https://doi.org/10.1080/00131729309335415

Cartwright, S. (2002). Double-Loop Learning : A Concept and Process for Leadership Educators. Journal of Leadership Education, 1(1), 68–71.

Dardiri, A. (2021). Richard Rorty: Neopragmatisme dan Pendidikan. CV Istana Agency.

Darling-Hammond, L. (2006). Constructing 21st-century teacher education. Journal of Teacher Education, 57(3), 300–314. https://doi.org/10.1177/0022487105285962

Dewey, J. (1986). Experience and education. Educational Forum, 50(3), 242–252. https://doi.org/10.1080/00131728609335764

Faiz, A., Pratama, A., & Kurniawaty, I. (2022). Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Program Guru Penggerak pada Modul 2.1. Jurnal Basicedu, 6(2), 2846–2853. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i2.2504

Holden, D. (1953). John Dewey and His Aims of Education. Educational Forum, 18(1), 72–81. https://doi.org/10.1080/00131725309341199

Irawati, D., Iqbal, A. M., Hasanah, A., & Arifin, B. S. (2022). Profil Pelajar Pancasila Sebagai Upaya Mewujudkan Karakter Bangsa. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 6(1), 1224–1238. https://doi.org/10.33487/edumaspul.v6i1.3622

Jackson, P. W. (1996). Dewey’s experience and education revisited? Educational Forum, 60(4), 328–337. https://doi.org/10.1080/00131729609335159

Kemendikbud. (2020). Surat Edaran Sekretaris Jenderal No.15 Tahun 2020 Pedoman Pelaksanaan Belajar Dari Rumah Selama Darurat Bencana COVID-19 di Indonesia. Sekretariat Nasional SPAB (Satuan Pendidikan Aman Bencana), 15, 1–16.

Manalu, M. (2023). Transforming Da’wah into Interreligious Engagement: Examining the Eco-Bhinneka Muhammadiyah Initiative. … : Jurnal Penelitian Agama Dan Masyarakat, 7(1). https://ejournal.uin-suka.ac.id/pusat/panangkaran/article/view/0702-05

Marsudi, M. S., & Zayadi, Z. (2021). Gerakan Progresif Muhammadiyah Dalam Pembaharuan Pendidikan Islam Dan Sosial Keagamaan Di Indonesia. MAWA IZH JURNAL DAKWAH DAN PENGEMBANGAN SOSIAL KEMANUSIAAN, 12(2), 160–179. https://doi.org/10.32923/maw.v12i2.2035

Novitasari, M. (2019). Inovasi Pembelajaran Matematika berbasis Double Loop Learning: Menyiapkan Peserta Didik Berkarakter. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Dan Call for Paper (SNDIK), 98–105. https://publikasiilmiah.ums.ac.id/xmlui/handle/11617/11186

Nurfirdaus, N., & Sutisna, A. (2021). Lingkungan Sekolah dalam Membentuk Perilaku Sosial Siswa. NATURALISTIC : Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 5(2b), 895–902. https://doi.org/10.35568/naturalistic.v5i2b.1219

Nurhayati, Jamaris, & Sufyarma Marsidin. (2022). Strengthening Pancasila Student Profiles In Independent Learning Curriculum In Elementary School. International Journal Of Humanities Education and Social Sciences (IJHESS), 1(6), 976–988. https://doi.org/10.55227/ijhess.v1i6.183

Priharto, Y. L. & D. N. (2021). Buku Panduan Guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan untuk SD Kelas IV. http://www.fkip.unsyiah.ac.id/wp-content/uploads/2015/06/Hasil-Tes-Online-2015.pdf

Qurotu, A. (2020). Infrastruktur Sekolah Dasar Siaga Bencana. Higeia Journal of Public Health Research and Development, 1(3), 625–634.

Rachmawati, N., Marini, A., Nafiah, M., & Nurasiah, I. (2022). Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dalam Impelementasi Kurikulum Prototipe di Sekolah Penggerak Jenjang Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 6(3), 3613–3625. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i3.2714

Rusydi, R. (2017). Peran Muhammadiyah ( Konsep Pendidikan, Usaha-Usaha Di Bidang Pendidikan, Dan Tokoh). TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(2), 139–148. https://doi.org/10.26618/jtw.v1i2.367

Sa’diyah, M. K., Dewi, D. A., & Furnamasari, Y. F. (2021). Pendidikan Kewarganegaraan Mengenai Keragaman Budaya Indonesia Di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(3), 7704–7710. https://www.jptam.org/index.php/jptam/article/view/2222%0Ahttps://www.jptam.org/index.php/jptam/article/download/2222/1943

Septikasari, Z., Retnawati, H., Wilujeng, I., Shaw, R., & Handaka, I. B. (2024). Needs assessment: strategy of integration disaster education at elementary schools in disaster prone areas. Journal of Education and Learning, 18(1), 244–252. https://doi.org/10.11591/edulearn.v18i1.20921

Shouse, J. B. (1951). Some Modern Philosophers on Education. Educational Forum, 16(1), 55–63. https://doi.org/10.1080/00131725109341417

Sinaga, S. B. (2022). Measuring the Urgency of Pancasila Student (Pelajar Pancasila) Profiles: Prospective Primary Education Teachers’Perpectives. Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 3, 388–394. http://www.uniflor.ac.id/e-journal/index.php/JPM/article/view/2166

Stande, P. (1974). Bertrand russell on the aims of education. Educational Forum, 38(4), 447–456. https://doi.org/10.1080/00131727409338133

Subarkah, M. A. (2017). Muhammadiyahdan Amal Usaha Di Bidang Pendidikan. Rausyan Fikr, 13(2), 11–24.

Sutama. (2019). Metode Penelitian Pendidikan. CV Jasmine.

Tukiran, S. A., Long, A. S., & Hassan, B. R. A. (2019). John Dewey’s pragmatism and lifelong learning as in “Muallaf.†International Journal of Islamic Thought, 15(June 2019), 129–139. https://doi.org/10.24035/ijit.15.2019.012

Uddin, M. E. (2017). Ecological Framework for Primary School Attainment in Ethnic Minority Children in Bangladesh. Child Indicators Research, 10(3), 693–713. https://doi.org/10.1007/s12187-016-9401-3

Widyawati, E. (2017). Pengembangan Kompetensi Lintas Budaya dalam Buku Ajar Kurikulum 2013. Semnasbahtera, September 2016, 364–374.

Yuniawan, T., Rokhman, F., Retnoningsih, A., Prasetiyo, B., & Maretta, Y. A. (2022). Students’ Eco-Literacy Level at Conservation-Minded University in Indonesia. Academic Journal of Interdisciplinary Studies, 11(6), 300–312. https://doi.org/10.36941/ajis-2022-0169

Zuriah, N., & Sunaryo, H. (2022). Kontruksi Profil Pelajar Pancasila dalam Buku Panduan Guru Ppkn di Sekolah Dasar. Civic Hukum, 7(1), 71–87.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.