PERAN KEPERCAYAAN DIRI DAN POLA ASUH PERMISIF TERHADAP DEPRESI REMAJA DI DENPASAR

(1) * Anak Agung Istri Diah Savitri Mail (Universitas Udayana, Indonesia)
(2) Ni Luh Indah Desira Swandi Mail (Universitas Udayana, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Masa remaja merupakan tahap perkembangan yang penuh dinamika dan rentan terhadap gangguan emosional, seperti depresi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kepercayaan diri dan pola asuh permisif orangtua terhadap terjadinya depresi pada remaja di Denpasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel nonprobability sampling jenis incidental sampling. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 131 remaja yang berusia 15–19 tahun dan berdomisili di Denpasar. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala kepercayaan diri, skala pola asuh permisif, dan skala depresi BDI II. Analisis data menggunakan teknik regresi linear berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa kepercayaan diri dan pola asuh permisif secara simultan berperan terhadap terjadinya depresi pada remaja dengan nilai F = 39,809 dan signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,383, menunjukkan bahwa kedua variabel bebas memberikan kontribusi sebesar 38,3% terhadap depresi remaja. Secara parsial, kepercayaan diri memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap depresi, sedangkan pola asuh permisif memiliki pengaruh positif signifikan. Temuan ini menunjukkan pentingnya penguatan kepercayaan diri dan penerapan pola asuh yang adaptif untuk mencegah depresi pada remaja.


Keywords


kepercayaan diri, pola asuh permisif, depresi, remaja, Denpasar.

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jips.v12i6.2025.%25p
      

Article metrics

10.31604/jips.v12i6.2025.%p Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Alford, & Beck. (2009). Depression: Causes and Treatment. Philadelphia: University of Pennsylvania Press.

Ali, Z. (2016). Metode Penelitian Hukum. Sinar Grafika.

APA. (2013). The Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorder, 5 th Edition (DSM-V). United States.

Baumrind. (1991). The influence of parenting style on adolescent competence and substance use. The journal of early adolescence, 11(1), 56-95.

Beck. (1996). The Beck Depression Inventory—Second Editing Manual. San Antonio: The Psychological Corporation.

Blazer. (1982). Depression in late life. The C.V. Mosby Company.

Chapman. (2016). Do you worship the celebs? Dipetik November 1, 2018, dari dailymail.co.uk: Https://www.dailymail.co.uk/tvshowbiz/article176598/Do-worship-celebs.html.

Devita, Y. (2020). Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Masalah Mental Emosional Remaja. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 20(2), Article 2. https://doi.org/10.33087/jiubj.v20i2.967

Ghufron, & Rini Risnawati. (2012). Teori- Teori Psikologi, Ar-ruzz Media, Jogjakarta.

Hakim. (2005). Mengatasi rasa tidak percaya diri. Jakarta: Puspa Swara.

Hardjasasmita, Roswiyani, & Satyadi. (2023). Peran Semangat Dalam Memediasi Hubungan Antara Rasa Syukur Dan Depresi Pada Remaja. Jurnal Muara Medika Dan Psikologi Klinis, 03(02), 138–146.

Hurlock. (1997). Psikologi perkembangan: Suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan.

Kaplan, & Sadock. (2015). Synopsis Of Psychiatry: Behavioral Scienes/Cinical/Psychiatri-Elevent Edition.

Lauster. (2003). Tes Kepercayaan Diri, Bumi Aksara, Jakarta.

Lestari. (2012). Psikologi Keluarga: Penanaman Nilai dan Penanganan Konflik dalam Keluarga. Kencana Prenada Media Grup.

Lorant, Croux, Weich, Deliège, Mackenbach, & Ansseau. (2007). Depression and socio-economic risk factors: 7-year longitudinal population study. British Journal of Psychiatry, 190(4), 293–298. Https://doi.org/10.1192/bjp.bp.105.020040.

Maccoby. (1980). Social development-psycho-logical growth and the parent-child relationship. Harcourt Brace Jovanovich.

Mash, & Wolfe. (2010). Abnormal child psychology fourth edition. USA: Wandsworth cengage learning.

Risnawati, & Ghufron. (2019). Teori-Teori Psikologi. Jogjakarta: Ar Ruzz Media.

Santrock. (2012). Life Span Development: Perkembangan Masa Hidup Jilid I. (B. Widyasinta, Penerj.) Jakarta: Penerbit Erlangga.

Santrock. (2017). Child development (13th ed.). McGraw-Hill Education.

Stanley. (2006). Adolescence: Brilliance and nonsense. Https://doi.org/10.1037/1093-4510.9.3.186.

Thoha. (1996). Kapita selekta pendidikan. Pustaka Belajar.

WHO. (2018). Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi. World Bank, 2018.

Zahra, & Saleem. (2021). Family cohesion and depression in adolescents: A mediating role of self-confidence. Journal of the Pakistan Medical Association, 71(2B), 677-680.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.