(2) Wiman Rizkidarajat
(3) Arizal Mutahir
*corresponding author
AbstractMasyarakat sering memandang punk sebagai hal yang negatif dan menyimpang, penelitian ini justru menemukan narasi yang berbeda. Tujuan dari penelitian ini mengeksplorasi kisah pengalaman Tutung Hitam sebagai punk yang mempraktikkan ideologi DIY (Do It Yourself) dan menunjukkan pandangan mengenai masa depan. penelitian ini akan menyelami bagaimana transgresivitas yang dianut justru membentuk pandangan masa depan yang berbeda dan bukan sekedar pelabelan negatif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi biografi oleh salah satu anggota komunitas punk Purwokerto yaitu Tutung Hitam. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Kemudian dilanjut dengan teknik analisis data menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Tutung Hitam tidak hanya menjadikan punk sebagai ekspresi penampilan, melainkan juga berpegang pada prinsip kemandirian DIY (Do It Yourself). Transgresivitas ditunjukan melalui perlawanan terhadap norma sosial yang dominan. Tutung Berhasil membuktikan bahwa Punk tidak selalu dikaitkan dengan penyimpangan dan masa depan yang negatif. Artikel ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai komunitas punk melihat masa depan mereka dan mengurangi stigma negatif yang melekat pada mereka.
KeywordsTransgresivitas, Punk, Masa Depan.
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v12i8.2025.3522-3529 |
Article metrics10.31604/jips.v12i8.2025.3522-3529 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Adriana, R. C., & Sarmini. (2021). STRATEGI KOMUNITAS DELTA PUNK ART DALAM MENGUBAH STIGMA NEGATIF. Kajian Moral dan Kewarganegaraan, 9(2), 468 – 484. https://doi.org/10.26740/kmkn.v9n2.p468-484
Agustiani, N., Lestari, D., & Saragih, H. M. (2024). Respon Anak Punk Terhadap Stigma Sosial Masyarakat Melalui Komunitas Tasawuf Underground. Himmah: Jurnal Kajian Islam Kontemporer, 7(2). https://doi.org/10.47313/jkik.v7i2.2970
Bennett, A. (2000). Popular Music and Youth Culture: Music, Identity and Place. Palgrave Macmillan. https://archive.org/details/popularmusicyout0000benn/page/n6/mode/1up
Fajri, N. C. (2020, April 1). Perlawanan Positif Komunitas Punk Endank Soekamti. Jurnal Pamator: Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo,, 13, 57-63. doi.org/10.21107/pamator.v13i1.6951
Firmansyah, F. A. A., & NIrmala, A. P. (2021). Persepsi Masyarakat Terhadap Komunitas Anak Punk Di Kota Pekalongan. Jurnal Litbang Kota Pekalongan, 19(2). https://doi.org/10.54911/litbang.v21i1.149
Fitria, Y. M., & Putra, E. V. (2021). Potret Sosial Komunitas Anak Punk di Kota Perawang, Provinsi Riau. Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, 4(1). http://dx.doi.org/10.24036/perspektif.v4i1.406
Garbaye, R., & Guibert, G. (2024). Musical Scenes and Social Class. Springer Nature Switzerland. https://doi.org/10.1007/978-3-031-56506-9
Hadi, A., Asrori, & Rusman. (2021). Penelitian Kualitatif Studi Fenomenologi, Case Study, Grounded Theory, Etnografi, Biografi (1st ed.). CV. Pena Persada.
Hebdige, D. (1999). Asal-usul & ideologi subkultur punk. Penerbit Buku Baik.
Hodkinson, P. (2002). Goth: Identity, Style and Subculture. Berg Publishers. https://archive.org/details/gothidentitystyl0000hodk/page/n237/mode/1up
Millennia, N. I., Anan, Y., Lestari, I., & Arifin, R. (2020). Punk Community in Criminology Study (Study in Ngaliyan District, Semarang City). Law Research Review Quarterly, 6(1), 37-52. https://doi.org/10.15294/lrrq.v6i1.31232
Muggleton, D. (2000). Inside subculture : the postmodern meaning of style (1st ed.). Berg Publishers.
Oner, M., & Bal, M. (2015). Home Rhapsodies: Caryl Phillips and Cartography of Transgressivity. Journal of Literature, Culture and Literary Translation, (1). https://doi.org/10.15291/SIC/1.6.LC.3
Pambudi, G. A., Hayat, N., & Widiansyah, S. (2024). Persepsi Masyarakat Terhadap Eksistensi Komunitas Sub-culture PUNK Ditinjau Dari Aspek Sosial (Studi Kasus Komunitas Punk di Kecamatan Cisoka). Edu Sociata: Jurnal Pendidikan Sosiologi, 7(2).
Rizkidarajat, W., Mutahir, A., Restuadhi, H., & Julianti, S. (2025). Kerja atau karier: Studi biografi pada strategi musisi DIY dalam menghadapi pilihan kemiskinan di Purwokerto, Jawa Tengah: Work or career: A biographical study of DIY musicians’ strategies in facing poverty options in Purwokerto, Central Java. SOSIOHUMANIORA: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora, 11(1), 122-140. https://doi.org/10.30738/sosio.v11i1.18061
Sartika, D., & Kurniawan, I. (2018). Eksistensi, Aktivitas serta Tinjauan Sosio Psikologis Komunitas Punk Kota Jambi. JIGC (Journal of Islamic Guidance and Counseling), 2(1), 1-21. https://doi.org/10.30631/JIGC.V2I1.12
Waldi, K. (2023). Persepsi Anak Punk Terhadap Pelaksanaan Syariat Islam di Kota Banda Aceh. Disertasi. UIN Ar-Raniry Fakultas Ilmu Ssosial dan Ilmu Pemerintahan.
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download