(2) Ni Made Swasti Wulanyani
*corresponding author
AbstractProkrastinasi akademik adalah kecenderungan menunda tugas akademik yang seharusnya diselesaikan dalam jangka waktu tertentu. Hal ini selanjutnya berdampak pada penundaan penyelesaian studi. Mahasiswa yang idealnya menyelesaikan perkuliahan dalam waktu 4 tahun akan menempuh hingga 6–7 tahun akibat mengalami prokrastinasi akademik. Keterlambatan dalam menyelesaikan studi dikarenakan adanya beberapa hambatan dan tekanan yang dialami mahasiswa. Adapun hambatan yang dialami mahasiswa dalam menyusun skripsi dapat menimbulkan perasaan cemas karena terlambat menyelesaikan masa studi yang berujung pada stres. Salah satu jenis koping stres yang dilakukan mahasiswa adalah dengan emotional eating. Emotional eating merupakan upaya individu yang mengalami emosi negatif dan mengatasinya dengan mengonsumsi makanan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh stres terhadap emotional eating pada mahasiswa yang mengalami prokrastinasi akademik. Responden dalam penelitian ini adalah mahasiswa aktif di universitas yang ada di Bali dan sedang menyusun skripsi di atas semester 8. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan menggunakan teknik sampling purposive sampling dengan melibatkan 105 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebar kuesioner secara daring menggunakan Skala Stres berupa skala yang dibuat berdasarkan teori dari Gadzella dan skala yang dibuat berdasarkan teori milik Arnow. Data dianalisis menggunakan uji spearman rank dengan nilai sig. = 0,203; p > 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa stres tidak memiliki pengaruh terhadap emotional eating pada mahasiswa yang mengalami prokrastinasi akademik. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kesadaran bagi mahasiswa agar dapat mengelola stres dengan melakukan manajemen waktu yang baik sehingga mahasiswa dapat mengurangi kecemasan yang dirasakan dan melakukan perilaku makan yang baik. Keywordsemotional eating, mahasiswa, prokrastinasi akademik, stres
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v12i4.2025.1711-1719 |
Article metrics10.31604/jips.v12i4.2025.1711-1719 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Abizar, I. Y. (2023). Perbedaan kecerdasan emosi dan efikasi diri mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi ditinjau dari jenis kelamin. [Skripsi, Universitas Islam Negeri Walisongo].
Afia, D., Dwiriani, C. M., & Dina, R. A. (2023). Stress levels, emotional eating, snacking habit, and nutrient intake among college students during the covid-19 pandemic. Jurnal Gizi Pangan, 18(1), 14-15.
Agusmar, A. Y., Vani, A. T., & Wahyuni, S. (2019). Perbandingan tingkat stres pada mahasiswa angkatan 2018 dengan angkatan 2015 fakultas kedokteran universitas baiturrahmah. Health and Medical Journal, 1(2), 34-38. https://doi.org/10.33854/heme.v1i2.238.g188
Aldily, R. (2019). SEQ sosial & emosi: Memaksimalkan kesadaran sosial & emosi. Psikologi Corner.
Arnow, B. K. (1995). The Emotional Eating Scale: The Development of a Measure to Assess Consumption of Energy- Dense Snack Foods Are Modified by Sex and Depressive Symptomatology. The Journal of nutrition, 144(8): 1264-73.
Astuti, F. W., & Nio, S. R. (2022). Hubungan kebersyukuran dengan kesejahteraan psikologis pada mahasiswa yang terancam drop out (do). Ranah Research: Journal of Multidisciplinary Research and Development, 4(4), 294-300. doi: 10.38035/rrj.v4i4.511.
Aziz, A., & Rahardjo, P. (2013). Faktor-faktor prokrastinasi akademik pada mahasiswa tingkat akhir yang menyusun skripsi di universitas muhammadiyah purwokerto tahun akademik 2011/2012. Psycho Idea, 11(1), 61-68.
Beutel, M. E., Watzl, C., & Franke, L. (2016). Stress and Emotional Eating in College Students: A Study of Gender Differences. Journal of Behavioral Health, 38(4), 223-230.
Catrunada, L., & Puspitawati, I. (2009). Perbedaan kecenderungan prokrastinasi tugas skripsi berdasarkan tipe kepribadian intovert dan ekstrovert. [Skripsi, Universitas Gunadarma].
Chirico, A., Nardi, L., & Baldassi, S. (2020). "Academic procrastination and its relation to stress and anxiety." Journal of Educational Psychology, 112(4), 815–826. https://doi.org/10.1037/edu0000375.
Devina, S. (2010). Hubungan antara kecerdasan emosional dan prokrastinasi pada mahasiswa yang menyusun skripsi di fakultas psikologi universitas gunadarma. Jurnal Psikologi Universitas Gunadarma, 1-12.
Evan, Wiyono, J., & Candrawati, E. (2017). Hubungan antara pola makan dengan kejadian obesitas pada mahasiswa di Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang. Nursing News, 2, 708-717.
Firmin, M. (2019). Academic Stress in College Students and Its Impact on Mental Health. Journal of Higher Education and Development, 14(1), 50-60.
Folkman, S. (1984). Personal control and stress and coping processes: a theoretical analysis. Journal of Personality and Social Psychology, 46(4), 839–852. https://doi.org/10.1037/0022-3514.46.4.839
Frayanti, A. (2022). Hubungan kecerdasan emosional dengan stres pada mahasiswa yang mengalami quarterlife crisis (qlc) di fakultas psikologi universitas medan area stambuk 2017. [Skripsi, Universitas Medan Area]
Frost, R. O., Marten, P. A., Lahart, C. M., & Rosenblate, R. (2020).
The dimensions of perfectionism. Cognitive Therapy and Research, 44(5), 1455-1469. https://doi.org/10.1007/s10608-020-10152-5
Gadzella, B. M. (1994). Student-life stress inventory: Identification of and reactions to stressors. Psychological Reports, 74(2), 395-402.
Garaulet, M., Canteras, M., Morales, E., dkk. (2012). Validation of a questionnaire on emotional eating for use in cases of obesity: The Emotional Eater Questionnaire (EEQ). Nutrición Hospitalaria, 27(2), 645-651.
Gryzela. E., & Ariana, A. D. (2021). Buletin riset psikologi dan kesehatan mental hubungan antara stres dengan emotional eating pada mahasiswa perempuan yang sedang mengerjakan skripsi. Jurnal Universitas Airlangga, 1(1), 18-26.
Hendrawan, N. E. J. (2018). Hubungan antara motivasi berprestasi dengan stres pada mahasiswa yang terancam drop out. [Skripsi, UNIKA Soegijapranata Semarang].
Jacques, A., Chaaya, N., Beecher, K., Ali, S. A., Belmer, A., & Bartlett, S. (2019). The impact of sugar consumption on stress-driven, emotional, and addictive behaviors. Neuroscience & Biobehavioral Reviews, 103, 178-199.
Jusuf, H., Adityaningrum, A., & Yunus, R. (2022). Determinan kejadian gastritis pada mahasiswa. Jambura Health and Sport Journal, 4(2), 108-118. https://doi.org/10.37311/jhsj.v4i2.15171
Kemenkes.go.id. (2019). Peneliti: pola makan buruk/menu tidak sehat penyebab satu dari lima kematian. Diakses pada tanggal 2 Februari 2025 dari https://p2ptm.kemkes.go.id/artikel-sehat/peneliti-pola-makan-burukmenu-tidak-sehat-penyebab-satu-dari-lima-kematian.
Lumban G. N. T. (2016). Teori Stres: Stimulus, Respons, dan Transaksional. Buletin Psikologi, 24(1), 1. https://doi.org/10.22146/bpsi.11224
Marais, M., & Strydom, P. (2011). Stres akademik pada mahasiswa perguruan tinggi negeri di Afrika Selatan: Sebuah studi empiris. Jurnal Pendidikan dan Psikologi, 15(3), 201-210.
Mohamed, B. A., Mahfouz, M. S., & Badr, M. F. (2020). Food selection under stress among undergraduate students in Riyadh, Saudi Arabia. Psychology Research and Behavior Management, 13, 211-220.
Mohamed, S., Ramadan, F., & Hadi, Z. (2020). Eating Habits and Stress Among College Students: A Cross-Sectional Study. Nutrition and Health Journal, 22(1), 65-73.
Miller, J., & Collins, D. (2017). The impact of academic stress on university students: An investigation of coping strategies. Journal of College Student Development, 58(3), 233-244.
Pribadi, S. P., & Ruhana, A. (2023). Perbedaan konsumsi gula selama stres akademik antara mahasiswa gizi dengan mahasiswa non-gizi angkatan 2018 Universitas Negeri Surabaya. Jurnal Gizi Unesa, 3(3), 409-418.
Putri, P. A. (2022). Hubungan pola konsumsi makanan tinggi kalori dan kopi, durasi tidur, dan tingkat stres dengan status gizi pada mahasiswa tingkat akhir. Media Gizi Kesmas, 11(2), 464-474.
Racine, S. E., & Wildes, J. E. (2013). Emotion dysregulation and symptoms of aneroxia nervosa: the unique of lack emotional awareness and impulse control difficulties when upset. International Jpurnal of Eating Disorders, 46(7), 713-720. https://doi.org/10.1002/eat.22145
Ramadhani, I. R. (2022). Hubungan antara stres akademik dengan emotional eating pada mahasiswa. [Skripsi, Universitas Airlangga].
Rositoh, F., Sarjuningsih, & Sa’adati, T. I. (2017). Strategi coping stres mahasiswi yang telah menikah dalam menulis tugas akhir. Hapinnes, 1(2), 59-74.
Roth, S., & Cohen, L. J. (1986). Approach, Avoidance, and Coping with Stress. American Psychologist, 41(7), 813-819.
Santrock, J. W. (2007). Remaja (11th ed.). Jakarta: Erlangga.
Sari, A. M., & Rahayu, D. (2022). Peran efikasi diri terhadap stres akademik pada mahasiswa tingkat akhir. Jurnal Ilmiah Psikologi, 10(4), 741-751.
Schraw, G., Wadkins, T., & Olafson, L. (2007). Doing the things we do: A grounded theory of academic procrastination. Journal of Educational Psychology, 99(1), 12-25.
Septyari, N. M., Adiputra, I. M. S., & Devhy, N. L. P. (2022). Tingkat stres dan mekanisme koping mahasiswa dalam penyusunan skripsi pada masa pandemi. Jurnal Akademik Baiturrahim Jambi (JABJ), 11(1), 14-22.
Setyaji, R. S. (2021). Hubungan kecerdasan emosi dengan stres akademik pada mahasiswa fakultas psikologi universitas muhammadiyah surakarta yang terdampak pandemi covid-19. [Skripsi, Universitas Muhammadiyah Surakarta]. https://eprints.ums.ac.id/93834/1/Naskah Publikasi.pdf
Steel, P. (2016). The procrastination equation: How to stop putting things off and start getting things done. HarperOne
Sulaiman, N. (2017). Pengaruh tekanan akademik terhadap stres mahasiswa di perguruan tinggi. Jurnal Psikologi, 12(2), 123-134.
Syarofi, Z. N., & Muniroh, L. (2020). Apakah perilaku dan asupan makan berlebih berkaitan dengan stres pada mahasiswa gizi yang menyusun skripsi? Media Gizi Indonesia, 15(1), 38-44.
Tan, C. C., & Chow, C. M. (2014). Stress and emotional eating: The mediating role of eating dysregulation. Personality and Individual Differences, 66, 1-4.
Thompson, D., Karpe, F., Lafontan, M., & Frayn, K. (2012). Physical activity and exercise in the regulation of human adipose tissue physiology. Physiol Rev, 92(1), 157-191.
Tuaputimain, H., & Tutupary, V. (2022). Hubungan antara dukungan sosial dengan prokrastinasi akademik di kalangan mahasiswa dalam menyelesaikan skripsi. TANGKOLEH PUTAI, 18(2), 146-152.
Van Strein, T., Frijters, J. E. R., Bergers, G. P. A., & Defares, P. B. (1986). The Dutch Eating Behavior Questionnaire (DEBQ) For Assesment of Restrained, Emotional, and External Eating. International Journal of Eating Disorder, 5(2), 295-315.
Wijayanti, F. P. N., Lubis, N. A., & Hidayat, B. (2021). Frekuensi, jumlah dan jenis konsumsi sugar sweetened beverages pada mahasiswa fakultas kedokteran. Prosiding Pendidikan Dokter, 7(1), 642-646.
Wijaya, I.N.C., Budarma, I.K., Murni, N.G.N.S. (2023). Exploring the culinary heritage: strategies for promoting gastonomy tourism in tourism village tista Tabanan. Journal of Applied Sciences in Travel and Hospitality, 6(2), 107-116.
Yau, Y. H., & Potenza, M. N. (2013). Stres and eating behaviors. Minerva Endocrinologica, 38(3), 255.
Yilmazturk, N. H., Demir, A., & Orucu, M. C. (2023). The mediator role of emotion-focused coping on the relationship between perceived stress and emotional eating. Trend in Psychology, 31, 383-399.
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download