(2) Yanladila Yeltas Putra
*corresponding author
AbstractStrategi pengusaha warnet dalam mempertahankan loyalitas pelanggan di tengah persaingan dengan smartphone menjadi tantangan yang menarik untuk diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk memahami strategi yang diterapkan oleh pengusaha warnet dalam menjaga pelanggan tetap setia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus serta teknik analisis data Miles dan Huberman yang terdiri dari tiga tahap utama: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Wawancara semi-terstruktur dilakukan dengan satu subjek penelitian yang merupakan pemilik warnet di Bukittinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek meyakini bahwa pengalaman bermain game di komputer lebih menyenangkan dibandingkan dengan smartphone. Subjek juga menerapkan berbagai strategi bisnis seperti menjaga kebersihan, memberikan pelayanan yang ramah, harga yang terjangkau, serta inovasi berupa turnamen e-sport. Hubungan emosional yang erat dengan pelanggan juga menjadi faktor penting dalam menciptakan loyalitas, yang diwujudkan melalui sikap peduli dan pemberian bonus. Temuan ini mengindikasikan bahwa kombinasi antara keyakinan diri, strategi bisnis yang adaptif, dan hubungan emosional yang baik menjadi faktor kunci dalam mempertahankan loyalitas pelanggan di era digital. KeywordsCostumer loyalty, pengusaha warnet, gempuran smarthphone.
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v12i3.2025.1248-1255 |
Article metrics10.31604/jips.v12i3.2025.1248-1255 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Daeng, I. T. M., Mewengkang, N. N. & Kalesaran, E. R. (2017). Penggunaan smartphone dalam menunjang aktivitas perkuliahan oleh mahasiswa Fispol Unsrat Manado. Acta Diurnakomunikasi, 3(2): 85-92. Diunduh di https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/actadiurnakomunikasi/article/view/15482
Gani, A. G. (2020). Sejarah dan Perkembangan Internet di Indonesia. Jurnal Mitra Manajemen, 5(2).
Herdiansyah, H. (2019). Metodologi penelitian kualitatif untuk ilmu-ilmu sosial: Perspektif konvensional dan kontemporer.
Kotler, P. (2000). Marketing Management. Jakarta: PT Indeks.
Baines, P. R., Fill, C. & Page, K. (2011). Marketing. Oxford University Press.
Lestari, S. (2018). Hubungan antara sense of belonging dengan homesickness pada siswa baru di pondok pesantren. Al-Qalb: Jurnal Psikologi Islam, 8(2): 135-145. Diunduh di https://ejournal.uinib.ac.id/jurnal/index.php/alqalb/article/view/2214
Oktavia, M. & Suryoko, S. (2016). Self efficacy, locus of control dan kinerja karyawan. Yume: Jurnal Manajemen, 7(1): 48-58. Diunduh di https://journal.stieamkop.ac.id/index.php/yume/article/view/6255
Setiawan, I. A. Analisis Studi Kelayakan Bisnis Warung Internet (Warnet) (Studi Kasus Pada Warnet “Yo Netâ€, Cibinong, Kabupaten Bogor).
Sugiyono, D. (2013). Metode penelitian pendidikan pendekatan kuantitatif, kualitatif dan R&D.
Sugiyono, (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta, CV.
Suyanto, (2012). Motivasi Pengguna Warung Internet (Warnet) Dalam Kebutuhan Bermedia di Perkotaan.
Zeithaml, V. A., Berry, L. L. & Parasuraman, A. (2009). Service Quality and Customer Loyalty: Measurement of Customer Perceptions of Service Quality. New York: McGraw-Hill.
Wijaya, H. (2018). Analisis data kualitatif ilmu pendidikan teologi. Sekolah Tinggi Theologia Jaffray.
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download