DAMPAK KEGIATAN PENAMBANGAN PASIR TRADISIONAL TERHADAP KONDISI SOSIAL EKONOMI KELUARGA PENAMBANG DI JORONG PALUPUH NAGARI PASIA LAWEH KECAMATAN PALUPUH KABUPATEN AGAM

(1) * Zikri Saputra Mail (Universitas Riau, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Penelitian ini mengkaji dampak sosial-ekonomi dari kegiatan penambangan pasir tradisional terhadap keluarga penambang di Jorong Palupuh, Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam. Penambangan pasir tradisional berfungsi sebagai mata pencaharian utama bagi masyarakat setempat, tetapi menghadirkan tantangan signifikan terhadap kesejahteraan sosial-ekonomi para penambang dan keluarga mereka. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Temuan menunjukkan bahwa kondisi sosial-ekonomi keluarga penambang masih rendah, dengan rata-rata pendapatan bulanan sebesar Rp 1.445.515,63, di bawah garis kemiskinan Kabupaten Agam. Penambangan pasir menyumbang 51% dari pendapatan keluarga, sementara 49% sisanya berasal dari sumber lain seperti pertanian atau peternakan. Studi ini menyimpulkan bahwa meskipun penambangan pasir tradisional memberikan bagian substansial dari pendapatan keluarga, hal ini tidak secara signifikan meningkatkan kondisi sosial-ekonomi para penambang.


Keywords


Penambangan Pasir Tradisional, Kondisi Sosial Ekonomi, Keluarga Penambang, Jorong Palupuh.

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jips.v12i4.2025.1701-1710
      

Article metrics

10.31604/jips.v12i4.2025.1701-1710 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Bahtiar, R., & Yusuf, B. (2018). Dampak Keberadaan Tambang Emas Terhadap Kondisi Soial Ekonomi Masyarakat Petani. Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952., 3(1), 10–27.

Eriyanto. (1999). metodologi polling memberdayakan suara rakyat. Bandung : Remaja Rosdakarya.

Fatonah, S. (2018). Dampak Kegiatan Penambangan Pasir terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat : Studi di Desa Sendang Sari, Pajangan, Bantul, Yogyakarta (Vol. 3, Issue 2). Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga.

Galigo, A. M. R. (2016). Perlindungan Hukum Terhadap Masyarakat Terkait Pencemaran Lingkungan Hidup Berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup(studi kasus pencemaran sungai). Media Konservasi, 2(1), 11–40.

Hendrik. (2011). Analisis Pendapatan dan Tingkat Kesejahteraan Masyarakat Nelayan Danau Pulau Besar dan Danau Bawah di Kecamatan Dayun Kabupaten Siak Provinsi Riau. Jurnal Perikanan Dan Kelautan, 1(16), 21–32.

Martono, N. (2010). Metode Penelitian Kuantitatif. PT Raja Grafindo Persada : Jakarta.

Maumura, Z. (2022). Dampak penambangan pasir terhadap kehidupan ekonomi dan lingkungan masyarakat di gampong pasi pinang kecamatan meureubo kabupaten aceh barat.

Rahlianda, T. (2018). Upaya Buruh Tambang Pasir Tradisional dalam Pemenuhan Kebutuhan Pokok Keluarga di Desa Gondoruso Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang. Digital Repository, 1–2.

Soekanto, S. (2010). Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta : Rajawali Pers.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung : Alfabeta.

Suratmo, G. (2002). Analisis Mengenai Dampak Lingkungan. Yogyakarta : Gadja Mada Universitity.

Wibisono, B. (2013). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Kecelakaan Kerja pada Pekerja Tambang Pasir Gali di Desa Pegiringan Kabupaten Pemalang Tahun 2013 [Universitas Dian Nuswantoro]. https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/65962

Widya, M., Setiani, O., & Lanang. (2018). Hubungan Intensitas Kebisingan Dengan Tekanan Darah Sistolik Dan Diastolik Pada Pekerja Pertambangan Pasir Dan Batu Pt. X Rowosari, Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(6), 2356–3346. http://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jkm

Yoga, A. M. (2014). Dampak Penambangan Pasir Bagi Sosial Ekonomi Penambang Di Nagari Pasir Laweh Kecamatan Lubuk Alung Kabupaten Padang Pariaman. Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 11(1), 1–3. https://jim.upgrisba.ac.id/jurnal/view/YjAo.(Diakses pada 8 Juni 2024).

Yudhistira, Hidayat, W. K., & Hidayarto, A. (2011). Kajian Dampak Kerusakan Lingkungan Akibat Kegiatan Gunung Merapi. Jurnal Ilmu Lingkungan, 9(2), 76–84.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.