ANALISIS DAMPAK CANCEL CULTURE DI TWITTER DAN PENGARUHNYA TERHADAP MASYARAKAT

(1) * Vila Hasya Mail (Universitas Pendidikan Indonesia, Indonesia)
(2) Mirna Nur Alia Abdullah Mail (Universitas Pendidikan Indonesia, Indonesia)
(3) Muhammad Retsa Rizaldi Mujayapura Mail (Universitas Pendidikan Indonesia, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Fenomena cancel culture di Twitter berkembang sebagai bentuk reaksi kolektif terhadap individu atau institusi yang dianggap melanggar norma sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab cancel culture, dampak positif dan negatifnya, serta keterkaitannya dengan teori interaksionisme simbolik. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, dengan mengkaji berbagai literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cancel culture dipicu oleh kecepatan penyebaran informasi, mentalitas massa, dan pengaruh opini publik. Dampak positifnya meliputi peningkatan akuntabilitas dan kesadaran sosial, sedangkan dampak negatifnya mencakup tekanan psikologis, penghakiman yang tidak adil, dan pembatasan kebebasan berekspresi. Jika tidak dikelola dengan bijak, cancel culture dapat memperburuk polarisasi dan menghambat diskusi yang sehat. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman kritis dan regulasi yang lebih baik di media sosial agar fenomena ini dapat tetap menjadi alat kontrol sosial yang efektif tanpa menimbulkan dampak yang merugikan.


Keywords


cancel culture, media sosial, interaksionisme simbolik, kebebasan berekspresi, kontrol sosial.

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jips.v12i5.2025.1787-1791
      

Article metrics

10.31604/jips.v12i5.2025.1787-1791 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Bunga Altamira, M., & Gemala Movementi, S. (2023). FENOMENA CANCEL CULTURE DI INDONESIA: SEBUAH TINJAUAN LITERATUR. Dalam Jurnal Vokasi Indonesia (Vol. 10, Nomor 1). https://scholarhub.ui.ac.id/jviAvailableat:https://scholarhub.ui.ac.id/jvi/vol10/iss1/5

Dwi, L., Khairunniza, E., Maftuh, B., & Setiadi, E. M. (2023). MEMAHAMI HUBUNGAN ANTARA FENOMENA CANCEL CULTURE DAN PEMBENTUKKAN KETERAMPILAN RESOLUSI KONFLIK DALAM PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (MEDIA SOSIAL SEBAGAI ARENA KONFLIK).

Jehovani, S., Mourina, R., Lukmantoro, T., & Naryoso, A. (2024). CANCEL CULTURE SEBAGAI RESPONS MASYARAKAT TERHADAP PELAKU KASUS PERSELINGKUHAN : KAJIAN PADA AKUN INSTAGRAM @ARAWINDAK. https://fisip.undip.ac.id

Latief Rahmawati. (2023). Fenomena Cancel Culture, Kecaman Komunikasi Verbal dan Kesehatan Mental Netizen di Instagram.

Malik Zuhdi, A., Utami, E., & Raharjo, S. (2019). ANALISIS SENTIMENT TWITTER TERHADAP CAPRES INDONESIA 2019 DENGAN METODE K-NN (Vol. 5).

Mardeson, E., & Mardesci, H. (2022). FENOMENA BOIKOT MASSAL (CANCEL CULTURE) DI MEDIA SOSIAL The Phenomenon of Cancel Culture on Social Media. Dalam JURNAL RISET INDRAGIRI (Vol. 1).

Muharman, N., Yudha Teguh Pratama, M., Anisah, N., Sartika, M., & Yanuar, D. (2022). Medkom: Jurnal Media dan Komunikasi Cancel Culture sebagai Bentuk Kontrol Sosial di Twitter. https://e-journal.unair.ac.id/Medkom

Witrie Amalia, F. I. U. , S. N. A. (2023). Mengungkap Cancel Culture: Studi Fenomenologis tentang Kebangkitan dan Dampaknya di Era Digital.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.